- Perkembangan AI yang sangat cepat sedang mengubah cara berpikir tentang desain, dan industri desain berada di titik balik penting seiring kemajuan teknologi AI
1. AI memasuki tahap output akhir
- AI kini melampaui sekadar alat pembuat ide dan sedang bergerak ke tahap output akhir dalam pekerjaan desain yang sesungguhnya.
- Fitur AI kini tertanam sangat dalam di alat desain, seperti fitur 'Generative Fill' di Photoshop, sehingga desainer mau tak mau harus menggunakannya
- Penting untuk memahami keterbatasan dan kekuatan AI lalu memanfaatkannya di tempat yang tepat
- AI akan keluar dari tahap sketsa atau ide dan menjadi alat utama untuk menghasilkan aset merek dan konten secara real-time, dan ini kemungkinan besar akan memengaruhi pekerjaan sebagian desainer
2. Kembali ke pengalaman fisik
- Seiring kemajuan teknologi, muncul arus berlawanan yang kembali ke kerajinan tangan dan desain yang berpusat pada manusia
- Dunia digital tetap penting, tetapi pengalaman langsung di dunia nyata akan kembali menjadi hal yang penting
- Seiring AI berkembang, justru akan ada fokus yang lebih besar pada pekerjaan yang membangun koneksi antarmanusia
- Di bidang retail juga, showcase online dan offline mulai lebih seimbang, dan detail yang manusiawi serta unsur ketidaksempurnaan kembali ditonjolkan
- Generasi muda sedang kembali ke masa ketika kehidupan nyata dan koneksi tatap muka yang autentik dianggap penting
3. Kebangkitan craft
- Sebagai reaksi terhadap produksi massal dan kejenuhan digital, minat pada kerajinan tradisional dan keberlanjutan semakin meningkat.
- Personalisasi, keberlanjutan, dan perpaduan antara teknik kerajinan tradisional dengan teknologi terbaru mendorong tren ini
- Personalisasi: semakin banyak konsumen yang menginginkan produk buatan tangan yang memiliki makna personal, alih-alih produk hasil produksi massal
- Keberlanjutan: kerajinan dengan proses produksi yang lambat dan disengaja selaras dengan konsumsi ramah lingkungan dan etis
- Perpaduan kemajuan teknologi dan teknik tradisional akan melahirkan desain yang inovatif namun tetap autentik
4. Peningkatan desain eksperimental
- Munculnya alat desain murah seperti Canva membuat siapa pun bisa menjadi desainer, tetapi desain berbasis template juga menghasilkan konten yang seragam.
- Terlepas dari masalah ini, kini lebih banyak eksperimen dan pendekatan kreatif yang dimungkinkan
- Tren "tidak didesain", kekacauan, maksimalisme, dan bentuk-bentuk perlawanan lain terhadap kerapian biasa yang terus disajikan algoritme diperkirakan akan terus berulang
5. Meningkatnya peran penulisan dalam desain
- Saat AI mencapai tingkat di mana ia bisa menghasilkan gambar akhir hanya dari input teks, kemampuan menulis muncul sebagai skill desain yang penting
- Kemampuan mengekspresikan ide dengan jelas melalui tulisan dapat memberi arah baru pada hasil desain
6. Pentingnya sound design
- Seiring perkembangan web yang membuat audio lebih mudah diakses, suara muncul sebagai elemen inti dalam desain digital
- Suara dapat sangat memengaruhi pengalaman pengguna, dan kemungkinan untuk mencerminkan opsi suara yang disukai pengguna semakin besar
7. Keberlanjutan sebagai pusat
- Dengan meningkatnya kesadaran terhadap lingkungan, keberlanjutan telah menjadi elemen inti dalam desain.
- Brand menekankan keberlanjutan melalui tekstur dan warna yang natural, serta mengadopsi kemasan minimalis dengan material ramah lingkungan
8. Maksimalisme minimalis
- 'Maksimalisme minimalis', yang menggabungkan kebersihan minimalisme dengan keberanian maksimalisme, sedang menarik perhatian.
- Sambil mempertahankan garis bersih dan ruang kosong khas minimalisme, elemen-elemen berani dan tak terduga ditambahkan: warna yang kuat dan atmosferik, tipografi besar, serta unsur-unsur eklektik lainnya
9. Kesehatan muncul sebagai kemewahan baru
- Dengan perkembangan wearable technology dan visualisasi data, desain yang terkait kesehatan menjadi semakin premium
- Mengekspresikan data kesehatan secara visual agar mudah dipahami pengguna akan menjadi tren penting
- Khususnya brand kesehatan perempuan menarik popularitas lewat produk inovatif dan komunikasi yang jujur
10. Inklusivitas menjadi elemen wajib
- Brand bergerak melampaui inklusivitas yang sekadar formalitas, menuju arah yang secara autentik merefleksikan beragam budaya dan kemampuan.
- Khususnya, meski konsumen berusia 50-an ke atas memiliki daya beli besar, masih banyak pemasaran yang hanya menargetkan generasi muda
- Ke depan, desain yang mencakup kelompok usia, budaya, dan beragam pengalaman hidup akan semakin penting, dan pendekatan yang autentik menjadi kuncinya
Sudut pandang menuju masa depan
- Industri desain secara bersamaan menerima arus-arus yang saling berlawanan, seperti teknologi versus sentuhan manusia, minimalisme versus maksimalisme, dan digital versus pengalaman fisik
- Desainer dan brand yang sukses akan mampu menyelaraskan dualitas ini dengan baik, serta menciptakan karya yang membangkitkan empati pada level emosional maupun praktis
Belum ada komentar.