18 poin oleh frogred8 2024-11-14 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Mengubah urutan permintaan DNS
    • Urutan dasarnya adalah hosts -> cache -> permintaan ke server DNS
    • Di Linux, urutan ini dapat diubah dengan memodifikasi file /etc/nsswitch.conf
  • Penelusuran DNS
    • Dicek dengan urutan user -> RR(recusive resolver) -> root -> TLD -> authoritative DNS server
    • Di RR, permintaan dikirim secara berurutan ke root, TLD, dan authoritative DNS, lalu respons yang diterima dijadikan acuan untuk mengirim permintaan berikutnya
    • Biasanya cache diperiksa lebih dulu untuk meningkatkan efisiensi
  • Server root
    • Berperan mengembalikan daftar server TLD yang sesuai berdasarkan domain seperti .com, .kr, dan sebagainya
    • Ada 13 kelompok server di seluruh dunia (a-m)
      • mis. a.root-servers.net
    • Disebutkan bahwa karena batas paket DNS 512 byte, penambahan lebih lanjut dari 13 yang ada saat ini tidak memungkinkan
  • Server TLD (top-level DNS)
    • Berperan mengembalikan daftar authoritative DNS server yang memiliki informasi domain
    • Penjelasan tentang gTLD dan ccTLD
    • Negara yang mendapat kode negara yang bagus terkadang justru menjadikannya sumber pendapatan (.ai, .io)
  • Server DNS otoritatif (authoritative DNS)
    • Berperan mengembalikan IP yang disetel pada domain
    • Server yang diotorisasi sebagai pihak pendaftaran dan pengelolaan domain, seperti Cloudflare dan GoDaddy
    • Di perusahaan big tech, ada juga yang mendapatkan otorisasi sendiri untuk digunakan (AWS, Google..)

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.