- Spin adalah alat pengembangan open source untuk membangun, menerapkan, dan menjalankan aplikasi WebAssembly (Wasm) serverless di mana saja
- Menawarkan keunggulan berupa biner portabel berukuran kecil, latensi startup rendah, dan throughput tinggi, sehingga aplikasi dapat dijalankan di berbagai lingkungan
Sorotan Spin 3.0
- Berkat sifat Wasm yang ringan, waktu startup cepat, dan keamanan yang tinggi, Wasm cocok untuk use case sisi server, unggul untuk kasus saat container terlalu lambat atau terlalu besar, saat sandboxing wajib, dan untuk use case serverless
- WebAssembly Component Model menstandarkan interoperabilitas antar berbagai bahasa pemrograman, sehingga memberi lebih banyak kemungkinan bagi developer
- Dependensi komponen - kemudahan pemrograman multi-bahasa
- Spin 3.0 memperkenalkan workflow pengembangan seperti menggunakan library yang ditulis dalam Rust sebagai dependensi di aplikasi JavaScript.
- Komponen dapat disimpan, dicari, dan diimpor dari registry OCI, memberikan pengalaman seperti npm/NuGet/crates.io.
- Deployment selektif - build sekali dan deploy secara selektif
- Sebagian komponen aplikasi Spin dapat dijalankan secara lokal atau melalui SpinKube.
- Dengan flag
spin up --component-id, komponen yang akan dijalankan dapat ditentukan, membuka skenario baru bagi platform engineer untuk menjalankan komponen secara selektif pada node yang memenuhi persyaratan tertentu.
- Integrasi mendalam dengan standar WASI
- Proyek Spin berkontribusi pada API WASI dan mengintegrasikannya ke dalam Spin untuk memenuhi kebutuhan komunitas.
- WASI Key-Value dan WASI Config API didukung secara resmi di Spin.
- Integrasi OpenTelemetry(OTel) - observability bawaan
- Spin 3.0 secara resmi mendukung observability OpenTelemetry(OTel), sehingga dapat terintegrasi dengan alat seperti Grafana, Jaegar, dan Prometheus.
- Pengaturan stack observability menjadi lebih mudah melalui plugin
spin otel.
- Spin Factors - refaktorisasi besar pada runtime inti
- Struktur internal Spin telah direfaktorisasi secara besar-besaran melalui fitur bernama Spin Factors untuk memperkuat modularitas.
- Memperluas runtime Spin kini menjadi lebih mudah, dan meski perlu melakukan fork pada proyek, hal itu memungkinkan.
- Demo - memanfaatkan Spin 3.0
- Ditunjukkan contoh membangun komponen konversi gambar dengan Rust menggunakan fitur dependensi komponen di Spin 3.0, lalu memakainya sebagai dependensi di komponen JavaScript/TypeScript.
- Dengan plugin
spin deps, komponen dapat dipublikasikan ke registry OCI dan kemudian digunakan oleh komponen Wasm yang ditulis dalam bahasa lain.
- Kondisi ekosistem
- Berbagai plugin CLI dan plugin trigger mulai bermunculan, dan ada juga rilis baru dari proyek SpinKube.
- Fitur-fitur baru termasuk deployment selektif telah ditambahkan.
1 komentar
OTel sepertinya sekarang sudah menjadi default