9 poin oleh spilist2 2024-11-20 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Nasihat "jangan salah mengira korelasi sebagai kausalitas" juga berlaku saat membaca tulisan seperti "n kebiasaan orang-orang yang jago bekerja".

  • "Orang-orang yang jago bekerja yang pernah saya lihat punya kebiasaan seperti ini"
  • bukan berarti "jika memiliki kebiasaan seperti ini, kemungkinan menjadi orang yang jago bekerja akan lebih tinggi"
  • dan terlebih lagi bukan berarti "jika tidak punya kebiasaan seperti ini, Anda tidak bisa menjadi orang yang jago bekerja".

Kebiasaan seorang pekerja andal saat ini hanyalah hasil.

  • Agar peluang sukses saya lebih tinggi, saya harus memahami dan mempelajari proses mengapa dan bagaimana kebiasaan itu terbentuk.
  • Bukan instance, melainkan class; dan bukan class itu sendiri, melainkan cara menulis class yang harus dipelajari agar saya juga bisa membuat class dan instance seperti itu.

Lalu bagaimana caranya? Misalkan Anda membaca tulisan yang mengatakan, "developer yang luar biasa menulis commit message dengan saksama":

  1. Saat menemukan kebiasaan yang menarik, hubungkan dulu dengan pengalaman saya sendiri
    • Siapa developer luar biasa yang saya kenal? Apakah orang itu juga menulis commit message dengan saksama?
  2. Cari sumber eksternal dengan daya verifikasi tinggi seperti paper, lalu temukan petunjuk yang bisa ditransfer ke diri saya
    • Bagaimana mereka menilai bahwa commit message ditulis dengan baik? Di antara orang-orang yang dibuat menulis commit message dengan baik, ciri apa yang dimiliki oleh mereka yang kemampuan pengembangannya benar-benar meningkat? Bagaimana peningkatan kemampuan pengembangan itu diukur?
  3. Jalankan eksperimen kecil sendiri untuk menelusuri perubahan pada diri saya.
    • Jika saya menyesuaikan dengan prasyarat paper dan mencoba menulis commit message dengan baik, apakah kemampuan pengembangan saya benar-benar meningkat? Umpan balik seperti apa yang diberikan rekan kerja saya? Haruskah saya membuat study group untuk latihan menulis commit message dengan baik?

Tanpa penyelidikan sadar semacam ini, jika kita hanya meniru "sesuatu yang dikabarkan sebagai perilaku saat ini dari seseorang yang saat ini dikenal hebat", maka bahkan jika kita benar-benar menjadi lebih baik, akan sulit untuk mereproduksi pertumbuhan itu lagi setelahnya.

Jangan salah mengira korelasi sebagai kausalitas. Mari membiasakan diri mencari bukti dan membangun hubungan sebab-akibat versi kita sendiri. Saya percaya kebiasaan inilah rahasia kesuksesan, dan kebiasaan sejati orang-orang yang benar-benar jago bekerja.

2 komentar

 
kipsong133 2024-11-22

Menurut saya, melihat kebiasaan seperti ini sambil memikirkan korelasi dan kausalitas adalah kebiasaan yang sangat baik :)

 
mssmss 2024-11-20

Siapa ya pekerja andal yang aku kenal? Apakah orang itu juga punya kebiasaan untuk mencoba membangun hubungan sebab-akibat versinya sendiri?