Arhgap36 teridentifikasi sebagai gen yang menentukan bulu oranye pada kucing
- Dua tim peneliti independen memecahkan teka-teki yang dilacak para ilmuwan selama lebih dari 60 tahun
- Sebelumnya diduga bulu oranye berkaitan dengan kromosom X, tetapi penyebab pastinya belum diketahui
Prinsip genetik warna bulu kucing
- Peran kromosom X:
- Gen pigmen bulu oranye dan hitam berada pada kromosom X
- Kucing betina memiliki dua kromosom X, dan salah satunya mengalami inaktivasi (X inactivation) sehingga hanya pigmen bulu tertentu yang diekspresikan
- Proses ini menghasilkan pola tortoiseshell pada betina, dengan bercak oranye dan hitam
- Karakteristik kucing calico:
- Alasan bercak putih bercampur dengan bercak oranye dan hitam adalah karena mekanisme terpisah yang menekan pembentukan pigmen
Gen Arhgap36 dan mutasi yang ditemukan
- Mekanisme bulu oranye:
- Gen
Arhgap36 menghasilkan RNA 13 kali lebih banyak pada kucing berbulu oranye
- Gen
Arhgap36 berada pada kromosom X dan dipengaruhi oleh inaktivasi X
- Karakteristik mutasi:
- Kucing oranye memiliki bagian DNA yang hilang bersama-sama, yang tidak memengaruhi struktur asam amino protein
Arhgap36
- Bagian yang hilang ini memengaruhi tingkat ekspresi gen
Arhgap36
- Mutasi yang sama dikonfirmasi pada 258 genom kucing yang dikumpulkan dari seluruh dunia
Ditemukannya jalur molekuler baru
- Jalur peralihan pigmen:
- Peningkatan ekspresi
Arhgap36 mengalihkan melanosit menjadi pigmen merah
- Jalur ini bekerja secara independen dari jalur protein
Mc1r yang sebelumnya telah diketahui
- Fungsi gen yang sebelumnya belum diketahui:
Arhgap36 terlibat dalam perkembangan embrio awal, dan mutasi utama pada gen ini umumnya kemungkinan besar bersifat fatal
- Namun, mutasi delesi ini hanya memengaruhi melanosit sehingga menghasilkan kucing oranye yang sehat
Respons akademik dan perlunya riset lanjutan
- Penilaian para ahli:
- "Penemuan yang telah lama ditunggu" - Leslie Lyons (University of Missouri)
- Penemuan ini menunjukkan jalur molekuler baru terkait warna bulu
- Tugas riset di masa depan:
- Menelusuri kapan dan di mana mutasi ini pertama kali muncul
- Meneliti pengaruh faktor lingkungan terhadap ekspresi gen
Kesimpulan
- Misteri genetik di balik kucing oranye, calico, dan pola tortoiseshell berhasil dipecahkan
- Penemuan ini memberi petunjuk penting untuk memahami interaksi antara warna bulu dan ekspresi gen
- Kucing dapat menjadi sarana untuk mempelajari prinsip inti genetika
Belum ada komentar.