- GPS telah menjadi teknologi yang esensial dalam masyarakat modern, tetapi memiliki berbagai keterbatasan
- Masalah: gangguan sinyal (jamming), pemalsuan sinyal (spoofing), dan interferensi menyebabkan kesalahan serta inefisiensi
- Contoh sehari-hari: kesalahan petunjuk arah di pusat kota, mobil otonom kehilangan arah di dalam terowongan
- Bangunan tinggi dan cuaca buruk dapat memblokir sinyal, sehingga navigasi presisi menjadi sulit
- Ketergantungan yang meningkat:
- Ketergantungan pada layanan lokasi real-time makin tinggi, sehingga dampak kelemahan GPS terhadap kehidupan sehari-hari dan bisnis makin besar
- Meningkatnya sistem logistik otomatis membuat persoalan keandalan GPS semakin penting
Munculnya teknologi alternatif GPS
- AstraNav:
- Teknologi berbasis perangkat lunak yang menyediakan data lokasi akurat tanpa GPS, internet, WiFi, atau sinyal seluler
- Memanfaatkan medan magnet bumi untuk navigasi di dalam ruangan, bawah tanah, dan area dengan sinyal GPS lemah
- Contoh penerapan:
- Tidak tersesat di pusat perbelanjaan yang kompleks atau di kereta bawah tanah
- Menyediakan navigasi presisi di gedung bertingkat maupun tempat ramai
- Bagi pemerintah, dapat digunakan sebagai lapisan keamanan untuk melengkapi kerentanan sinyal satelit
- Navigasi kuantum (Quantum Compass):
- Sedang dikembangkan oleh tim peneliti Imperial College London
- Mendeteksi posisi tanpa sinyal eksternal dengan memanfaatkan prinsip partikel dalam mekanika kuantum
- Bidang penerapan:
- Pertambangan, minyak dan gas, serta infrastruktur perkotaan
- Untuk konsumen, dapat bekerja sempurna di kereta bawah tanah atau daerah pedesaan yang tidak terjangkau sinyal GPS
- Pulsar© dari Xona Space Systems:
- Sedang mengembangkan sistem satellite constellation dengan akurasi tingkat sentimeter
- Potensi pemanfaatan:
- Penting untuk layanan berbasis lokasi presisi seperti drone pengiriman otonom dan taksi tanpa pengemudi
- Meningkatkan akurasi dan efisiensi pengiriman logistik
Dampaknya bagi konsumen, bisnis, dan investor
- Makna teknologi ini:
- Bukan hanya meningkatkan navigasi, tetapi juga menjamin keamanan dan kesinambungan operasi bisnis
- Masalah GPS mengancam operasi logistik serta akurasi dan keandalan sistem otonom
- Strategi untuk pemimpin bisnis:
- Berinvestasi pada teknologi navigasi yang tangguh: mempertimbangkan alternatif seperti M-GPS®, navigasi kuantum, dan sistem satelit canggih
- Penilaian risiko: menganalisis kerentanan dari ketergantungan pada GPS dan layanan berbasis lokasi
- Diversifikasi infrastruktur navigasi: membangun sistem cadangan untuk menghadapi kegagalan GPS
- Berkolaborasi dengan penyedia teknologi: bekerja erat dengan penyedia teknologi untuk mengintegrasikan perkembangan terbaru.
Era baru navigasi
- Dalam 10 tahun ke depan, teknologi alternatif GPS akan secara revolusioner mengubah cara kita menavigasi dunia fisik dan dunia digital
- Bagi perusahaan, konsumen, dan investor, inilah saat yang tepat untuk memperhatikan teknologi baru ini
- Investor: peluang investasi pada teknologi generasi berikutnya
- Perusahaan: memperkuat daya saing logistik dan layanan berbasis lokasi
- Konsumen: mengurangi ketidaknyamanan akibat kerentanan GPS
- Perusahaan yang mengembangkan teknologi pengganti GPS seperti M-GPS® dan kompas kuantum akan membentuk masa depan layanan lokasi dan teknologi geospasial
- Navigasi masa depan bukan sekadar "GPS yang lebih baik", melainkan membangun sistem yang dapat bekerja mulus di lingkungan apa pun. Perkembangan teknologi baru ini patut dinantikan
10 komentar
Dalam kasus pulsar, bukankah pemrosesannya bisa dilakukan di satelit orbit rendah Space-X? Tentu karena perusahaannya berbeda, mungkin ada kendala dalam menggunakan satelitnya. Tetapi secara teknis, rasanya bukankah isinya akan menjadi hal yang sama?
Siapa pun yang dipilih, harus benar-benar hati-hati
Tentu mereka akan melakukan berbagai pengujian dengan serius,
jangan sampai malah memilih sesuatu yang aneh lagi dan membuang-buang uang
Bukankah dulu ada semacam itu, ya? xGPS atau eGPS, pakai modul koreksi atau semacamnya?
Banyak teknologi yang baru saya dengar
Saya cuma pernah dengar yang memakai Bluetooth beacon
Apakah teknologi alternatif itu sudah matang? Sepertinya untuk sementara ini, yang kuantum itu masih dalam tahap penelitian...
Kabarnya, navigasi berbasis interferometer kuantum juga sudah mencapai level yang cukup layak untuk komersialisasi. Katanya, perusahaan minyak banyak membelinya dan menggunakannya.
Sistem satelit Pulsar, yang dikembangkan oleh Xona Space Systems, adalah konstelasi satelit komersial yang direncanakan dan dirancang untuk menyediakan layanan positioning, navigation, and timing (PNT) berpresisi tinggi.
Banyak teknologi yang menarik. Namun, kalau Pulsar memanfaatkan satelit, saya kurang yakin apakah itu bukan sekadar 'GPS yang ditingkatkan'.
Karena resolusinya. GPS awalnya adalah teknologi militer, jadi saat digunakan oleh sipil, resolusinya diturunkan cukup banyak.
Hmm, begitu ya. Sekilas setelah saya cari, tampaknya pendekatan yang diambil adalah menempatkan satelit pada ketinggian yang lebih rendah dibandingkan GPS yang ada saat ini.
Akurasi mungkin bisa meningkat cukup banyak, tetapi pada akhirnya tetap komunikasi satelit, jadi sepertinya akan sulit untuk melampaui keterbatasan geografis yang dimiliki GPS.