Sangat mengesankan karena berjalan lancar di ponsel. Saya mengira akan sulit dipakai, tetapi ternyata mudah untuk bernavigasi. Fitur kontrol kecepatan juga sangat berguna.
Di ponsel, sulit melihat sekeliling planet dan memperbesar atau mengikuti pergerakan mengelilingi Matahari. Di desktop, saat mengklik lalu memperbesar, tampilannya tetap berada di tengah.
Dari kejauhan, bulan terlihat seolah-olah mengelilingi Matahari, bukan Bumi. Orbit bulan tampak seperti dodekahedron, bukan loop atau spiral. Saya berharap ada opsi untuk menggambar orbit bulan mengelilingi Matahari, bukan mengelilingi planetnya.
Kemungkinan kemiringan Bumi tidak ditampilkan dengan benar. Saat diperbesar, kutub utara terlihat menerima sinar matahari penuh, bukan seperti musim dingin. Mungkin karena salah zona waktu ketika berada di Australia.
Proyeknya luar biasa. Akan bagus kalau label bisa diklik. Piksel kecil di layar sulit disentuh.
Kualitas aplikasi HTML-nya mengejutkan; sebelumnya ketika merender terlalu banyak baris di tabel, browser bisa benar-benar hang.
Baru tahu bahwa orbit Pluto lebih miring dibandingkan orbit lain. Sangat terasa nuansa "The Expanse" karena banyak benda-benda yang disebut di sana. Juga baru tahu bahwa Pallas adalah asteroid sungguhan.
Gerakan spiral terasa jauh lebih intuitif daripada bumi-benda langit yang bergerak di lingkaran diam dengan Matahari yang diam. Ingin tahu apakah ini benar.
Mirip dengan Universe Sandbox versi sederhana. Membuatku ingat aplikasi visualisasi astronomi yang pernah kubuat di awal karier lalu kubatalkan. Rasanya ingin kembali lagi.
Ada dua objek benda kecil yang sangat jauh yang saat ini sangat dekat (90377 Sedna dan 2012 VP133). Juga menemukan benda serupa lainnya di dekat sana. Bikin bertanya-tanya apakah mungkin masih ada banyak planet belum terdeteksi di area ini.
1 komentar
Komentar Hacker News