Tailwind CSS v4.0 dirilis
(tailwindcss.com)-
Tailwind CSS v4.0 dirilis
- Versi baru yang mengoptimalkan performa dan fleksibilitas, dengan memanfaatkan perkembangan terbaru platform web semaksimal mungkin
- Dengan mesin baru berperforma tinggi, kecepatan build penuh menjadi hingga 5 kali lebih cepat, dan build inkremental menjadi lebih dari 100 kali lebih cepat
- Dirancang untuk web modern dengan memanfaatkan fitur CSS terbaru
-
Mesin baru berperforma tinggi
- Tailwind CSS v4.0 merupakan penulisan ulang total framework ini, dengan arsitektur yang dioptimalkan untuk memaksimalkan kecepatan
- Build inkremental menjadi lebih dari 100 kali lebih cepat dan selesai dalam hitungan mikrodetik
-
Dirancang untuk web modern
- Memanfaatkan fitur CSS terbaru seperti native cascade layers, registered custom properties, dan
color-mix() - Menyederhanakan dukungan RTL dengan menggunakan logical properties dan mengurangi ukuran CSS yang dihasilkan
- Memanfaatkan fitur CSS terbaru seperti native cascade layers, registered custom properties, dan
-
Instalasi yang disederhanakan
- Proses instalasi disederhanakan sehingga dependensi berkurang, dan cukup menambahkan satu baris kode ke file CSS
- Menyediakan aturan
@importsecara bawaan tanpa plugin eksternal
-
Plugin Vite
- Pengguna Vite dapat mengintegrasikan Tailwind dengan menggunakan
@tailwindcss/vite - Penggunaan plugin Vite semakin meningkatkan performa
- Pengguna Vite dapat mengintegrasikan Tailwind dengan menggunakan
-
Deteksi konten otomatis
- File template dideteksi secara otomatis sehingga tidak memerlukan konfigurasi
- Item dalam file
.gitignorediabaikan secara otomatis untuk mencegah pemindaian yang tidak perlu
-
Dukungan import bawaan
- Dengan
@import, file CSS lain dapat diimpor secara inline - Sistem import yang dioptimalkan untuk Tailwind CSS semakin meningkatkan performa
- Dengan
-
Konfigurasi yang mengutamakan CSS
- Proyek dapat dikonfigurasi di CSS alih-alih JavaScript
- Kustomisasi dapat dilakukan langsung di file CSS tanpa file
tailwind.config.js
-
Variabel tema CSS
- Design token disediakan sebagai variabel CSS sehingga mudah dirujuk saat runtime
-
Nilai utilitas dan varian dinamis
- Berbagai utilitas dan varian disederhanakan agar dapat menerima nilai arbitrer
- Ukuran grid atau atribut data kustom dapat diatur dengan mudah
-
Palet warna P3 yang dimodernisasi
- Palet warna default ditingkatkan dari
rgbkeoklchuntuk menghadirkan warna yang lebih hidup
- Palet warna default ditingkatkan dari
-
Container query
- Menyediakan API bawaan untuk menata elemen berdasarkan ukuran container
-
Utilitas transformasi 3D baru
- Menambahkan API untuk mentransformasikan elemen di ruang 3D
-
API gradasi yang diperluas
- Menambahkan utilitas untuk membuat gradasi linear, kerucut, dan radial
-
Dukungan
@starting-style- Menambahkan fitur untuk mentransisikan properti saat elemen pertama kali ditampilkan tanpa JavaScript
-
Varian
not-*- Menambahkan dukungan untuk pseudo-class CSS
:not()
- Menambahkan dukungan untuk pseudo-class CSS
-
Utilitas dan varian baru tambahan
- Menambahkan beragam utilitas dan varian baru seperti
inset-shadow-*,field-sizing, dancolor-scheme
- Menambahkan beragam utilitas dan varian baru seperti
Tailwind CSS v4.0 adalah versi terbaru yang memaksimalkan performa dan fleksibilitas, serta menghadirkan berbagai fitur baru dan peningkatan.
1 komentar
Opini Hacker News
Menilai perkembangan Tailwind v4 secara positif; dukungan untuk variabel CSS dan konfigurasi khusus CSS menjadi keunggulan besar. Tailwind kini dianggap benar-benar menjalankan perannya dengan baik sebagai utility
CSS kini lebih ramah pengguna dibanding masa lalu, dan menggunakan properti style langsung di HTML bisa jadi lebih sederhana. Namun, sebagian orang tetap ingin menghindari atribut style
Hal yang disukai dari Tailwind adalah style bisa dibaca di satu tempat. Nama class memang panjang, tetapi tetap berguna karena memudahkan modifikasi style
Saat pertama kali mencoba Tailwind, harus mempelajari ulang CSS terasa membebani. Namun, kemudian dipahami bahwa ini berguna untuk kerja tim dan skalabilitas. Meski begitu, stylesheet dasar tetap lebih disukai
Dalam proyek yang memakai Tailwind, pengalaman terasa intuitif dan dokumentasinya bagus. Tidak perlu memikirkan nama style, sehingga membantu menghemat waktu
Pembaruan terbaru Tailwind mengurangi waktu build dan menghilangkan kebutuhan konfigurasi JS. CSS kini sudah bisa menangani sebagian besar pekerjaan
Pernah mencoba menggunakan Tailwind, tetapi hasilnya tidak sebaik Bootstrap. Masih mencari cara mendapatkan hasil yang layak tanpa harus menjadi desainer
Desain Tailwind yang rapi tetapi generik sudah tersebar luas. Ini menunjukkan kelebihan dan keterbatasan style inline ala Tailwind
Pembaruan ke Tailwind v4 berdampak pada aplikasi yang sudah ada. Karena masalah kompatibilitas, ada situasi yang mengharuskan tetap memakai v3 atau memodifikasi skrip build