Apakah Ini Nabi Zaman Modern atau Mesin Omong Kosong — Cara Bertahan dan Berkembang di Dunia ChatGPT
(thebullshitmachines.com)- Kita berharap sistem komputer supercerdas akan membawa era inovasi dan kemakmuran
- Sejak kemunculan ChatGPT, sebagian orang menyebutnya nabi versi modern, sementara yang lain menilainya sebagai mesin omong kosong
- Para pakar teknologi dan humas mengklaim bahwa LLM akan merevolusi cara kita bekerja, belajar, bermain, berkomunikasi, berkarya, dan terhubung
- AI akan memengaruhi hampir setiap aspek kehidupan sehari-hari
- Dengan memungkinkan orang berbicara dengan komputer menggunakan bahasa biasa, aksesibilitas komputasi meningkat secara signifikan
- Namun, sebergunanya sistem AI, ada juga risiko lingkungan informasi kita dipenuhi omong kosong dalam skala besar
"Teknologi ini akan menjadi teknologi paling transformatif yang pernah diciptakan umat manusia, sebanding dengan penemuan mesin cetak, listrik, dan internet"
— Sam Altman, CEO OpenAI
- Suka atau tidak, LLM sudah menjadi bagian dari hidup kita
- Kita membaca konten yang dihasilkan LLM secara online, dan banyak orang berinteraksi dengan chatbot LLM
- Sebagian orang juga menggunakan LLM untuk membuat konten secara langsung
Cara bertahan di era LLM
- Melalui kuliah berdurasi 5–10 menit, akan dijelaskan apa itu LLM dan bagaimana cara kerjanya
- Kita bisa belajar membedakan antara situasi ketika ini dapat menghemat waktu dan tenaga dan situasi ketika ini cenderung membuat kesalahan
- Di tengah pemasaran yang berlebihan, penting untuk belajar membedakan informasi yang benar-benar berguna dari klaim yang dibesar-besarkan
Daftar pelajaran
- Pelajaran 1: Autocomplete yang Ngebut (Autocomplete in Overdrive)
- Pelajaran 2: Hakikat Omong Kosong (The Nature of Bullshit)
- Pelajaran 3: Uji Turing dan Tolok Ukur Omong Kosong (Turing Tests and Bullshit Benchmarks)
- Pelajaran 4: Komputer yang Bisa Diajak Bicara (Computers You Can Talk To)
- Pelajaran 5: Sulit Dipahami, Lebih Sulit Diperbaiki (Hard to Understand, Harder to Fix)
- Pelajaran 6: Tidak, Mereka Tidak Melakukan Itu! (No, They're Not Doing That!)
- Pelajaran 7: Dari Kloning Suara hingga Udang Yesus (From Voice Cloning to Shrimp Jesus)
- Pelajaran 8: Jamur Beracun dan Paspor Anjing (Poisonous Mushrooms and Doggie Passports)
- Pelajaran 9: Tautan Biru Itu Penting (Blue Links Matter)
- Pelajaran 10: Seni Menulis yang Manusiawi (The Human Art of Writing)
- Pelajaran 11: Mengubah Pendidikan? (Transforming Education?)
- Pelajaran 12: Ilmuwan AI (The AI Scientist)
- Pelajaran 13: Mesin Omong Kosong untuk Pekerjaan Omong Kosong (Bullshit Machines for Bullshit Work)
- Pelajaran 14: Keaslian (Authenticity)
- Pelajaran 15: Kecerdasan Buatan dan Kebodohan Manusia (Artificial Intelligence and Human Stupidity)
- Pelajaran 16: Kekeliruan Langkah Pertama (The First-Step Fallacy)
- Pelajaran 17: Truman Show Pribadimu Sendiri (Your Own Private Truman Show)
- Pelajaran 18: Demokrasi (Democracy)
1 komentar
Komentar Hacker News
Artikel ini penuh dengan pernyataan yang sangat yakin tentang AI, tetapi kurang didukung bukti dan sebagian tampaknya keliru
Seorang teman bekerja di tim yang memengaruhi kebijakan pemerintah, dan anggota tim yang lebih muda menulis laporan yang penuh angka yang diambil dari LLM
Versi AI saat ini bisa berbahaya bagi pelajar dan dapat membuat mereka menjadi lebih buruk
Bagian "The AI scientist" sangat bagus
Materi ini memang dasar, tetapi bermanfaat bagi audiens yang luas
Menyebut LLM sebagai burung beo hanya karena menebak token berikutnya itu tidak ada artinya
Bagi pelajar, menavigasi lingkungan AI adalah tantangan
Saya berharap judulnya tidak terlalu anti-teknologi
Materi ini adalah sumber yang sangat bagus
Saya sangat menikmati materi ini