Studi Menyatakan Transisi ke Energi Terbarukan Lebih Ekonomis daripada Penangkapan Karbon
(techxplore.com)- Jika sebagian besar negara di dunia hanya menggunakan tenaga angin, surya, panas bumi, dan hidro hingga 2050, mereka dapat memperoleh penghematan biaya energi, peningkatan kualitas udara, dan mitigasi perubahan iklim
- Transisi ke energi terbarukan seperti ini jauh lebih murah dan lebih efektif dibanding teknologi penangkapan karbon
- Dibanding menginvestasikan 1 dolar pada teknologi penangkapan karbon, berinvestasi pada energi terbarukan lebih menguntungkan untuk mengurangi emisi CO2, menurunkan biaya energi, dan mengurangi polusi udara
Perbandingan dua skenario ekstrem
-
Tim peneliti membandingkan dua skenario energi ekstrem di 149 negara
- Transisi penuh ke energi terbarukan: pasokan listrik melalui tenaga angin, surya, panas bumi, dan hidro, peningkatan efisiensi energi, perluasan transportasi umum, dan adopsi sel bahan bakar hidrogen jarak jauh
- Mempertahankan sistem energi saat ini + penangkapan karbon: campuran bahan bakar fosil yang ada dan sebagian energi terbarukan, ditambah penerapan teknologi penangkapan karbon
-
Dengan membandingkan dua skenario ekstrem ini, para peneliti menganalisis seberapa tidak efisien investasi pada penangkapan karbon dan direct air capture (DAC) dibanding transisi ke energi terbarukan
Manfaat menghapus pembakaran
- Jika pembakaran bahan bakar fosil dan biomassa dihapus sepenuhnya, konsumsi energi final dapat berkurang lebih dari 54% pada 2050
- Biaya energi tahunan diperkirakan turun hampir 60%
- Ratusan juta kasus penyakit akibat polusi udara dan 5 juta kematian dini per tahun dapat dicegah
- Sistem berbasis listrik seperti kendaraan listrik dan heat pump listrik lebih efisien daripada sistem berbasis bahan bakar fosil yang ada, sehingga konsumsi energi itu sendiri menurun
- Teknologi penangkapan karbon memang dapat menghilangkan CO2, tetapi tidak menyelesaikan inefisiensi proses pembakaran itu sendiri
- Para peneliti berpendapat bahwa kebijakan yang mendukung penangkapan karbon dan direct air capture adalah "solusi yang keliru" dan seharusnya ditinggalkan
Kesimpulan peneliti
- Menggantikan bahan bakar fosil secara langsung jauh lebih ekonomis dan efektif daripada menghilangkan CO2 dari atmosfer
- Satu-satunya cara untuk sepenuhnya menghilangkan CO2 dan polutan udara adalah menghapus pembakaran itu sendiri
1 komentar
Opini Hacker News