- Kini Obsidian dapat digunakan secara gratis juga untuk pekerjaan
- Lisensi komersial Obsidian yang sebelumnya ada kini menjadi opsional
- Tidak ada yang berubah: tidak ada pembatasan fitur, tidak perlu membuat akun, tidak ada iklan, tidak ada pelacakan, data disimpan secara lokal dalam format Markdown
- Alasan perubahan: demi kesederhanaan
- Kebijakan lisensi komersial sebelumnya rumit dan menimbulkan kebingungan
- Filosofi Obsidian: setiap orang harus memiliki alat untuk berpikir dengan jelas dan mengatur ide secara efektif
- Kebijakan baru ini lebih selaras dengan prinsip Obsidian Manifesto
- Lebih dari 10.000 organisasi menggunakan Obsidian untuk pekerjaan
- Digunakan juga di lingkungan dengan keamanan tinggi seperti pemerintahan, keamanan siber, layanan kesehatan, dan keuangan
- Di perusahaan besar seperti Amazon, Google, ribuan karyawan juga menggunakan Obsidian
- Sebelumnya, perusahaan dengan 2 karyawan atau lebih harus membeli lisensi komersial
- Sekarang tidak lagi wajib, tetapi perusahaan tetap dapat membeli lisensi berbayar jika ingin mendukung Obsidian
- Jika membeli lebih dari 25 lisensi, perusahaan akan diperkenalkan di halaman Obsidian Enterprise
- Model pendapatan Obsidian
- Obsidian tetap 100% didukung pengguna
- Layanan add-on berbayar:
- Sync – sinkronisasi antarperangkat
- Publish – menerbitkan catatan secara online
- Ke depannya ada rencana menyediakan layanan tambahan untuk tim (akan selalu bersifat opsional)
14 komentar
Saya merasa lelah dengan banyaknya plugin di Obsidian
jadi beralih ke Reflect, dan saya sangat puas
Benar-benar luar biasa.
Obsidian♡
Saya sempat ingin mencoba Obsidian,
tapi mungkin karena sudah terbiasa dengan Notion,
cara inputnya terasa sangat tidak nyaman buat saya.. huhu
Belum lama ini perusahaan sempat memblokir semua ini, apakah sekarang akan dibuka lagi?
Obsidian benar-benar aplikasi yang luar biasa. Ini adalah aplikasi catatan yang layak direkomendasikan kepada hampir semua orang.
Saya pernah memakai Evernote, lalu sempat pindah ke OneNote karena layanannya tiba-tiba memburuk. Setelah itu, saya jadi enggan memakai aplikasi catatan dari perusahaan kecil. Kebijakan Obsidian juga bisa berubah dalam sekejap.
Semua file disimpan di lokal saya sebagai
.mdbiasa, jadi saya memakainya dengan tenang. Kalaupun terjadi hal aneh, toh saya tinggal mempertahankannya dengan viewer Markdown atau versi lama, dan saya sangat suka karena selama 6 tahun tampil konsisten.dibagi -> diberikan
Saya sempat ingin mencoba memakai Obsidian secara pribadi di kantor, tetapi batal karena masalah lisensi, jadi sepertinya saya harus mencobanya lagi.
Bagus...
Wah, saya sedang berlangganan lisensi komersial, jadi ini kabar bagus.
Oho, keputusan yang bagus ya..
Ini keputusan yang terasa mencerminkan filosofi operasionalnya. Obsidian, yang paling sering saya gunakan setelah Chrome, selalu saya pakai dengan sangat baik.