Lensa Canon EF dan RF – Semua Motor Autofokus
(exclusivearchitecture.com)Teknologi lensa Canon
Sistem fokus otomatis
- Pengenalan lensa fokus otomatis telah membawa banyak perubahan dalam fotografi. Hal ini memungkinkan pengambilan gambar objek yang bergerak cepat dengan lebih akurat dan andal.
- Sejak peluncuran lensa fokus otomatis pertama pada tahun 1981, Canon terus mengembangkan teknologi lensanya melalui berbagai pendekatan.
- Canon telah mengembangkan 7 teknologi motor fokus otomatis yang digunakan pada lensa EF, EF-S, RF, dan RF-S.
Jenis aktuator fokus otomatis
- Elemen lensa fokus otomatis selalu bergerak secara linear mengikuti sumbu optik.
- Aktuator fokus otomatis dibagi menjadi sistem penggerak rotasi dan sistem penggerak linear.
- Sistem penggerak rotasi: mengubah putaran menjadi gerakan geser linear.
- Sistem penggerak linear: melakukan gerakan geser secara langsung.
Perbandingan autofokus Canon
- Sistem penggerak autofokus USM Canon terdiri dari beberapa keluarga mekanisme.
- Motor ultrasonik tipe cincin adalah sistem autofokus pertama yang memungkinkan override fokus FTM (Full-Time Manual).
- Penggerak autofokus terbaru menyediakan focus-by-wire, yang berarti cincin fokus manual pada barrel lensa tidak terhubung secara mekanis ke grup fokus, melainkan dikendalikan secara elektronik.
Arc Form Drive (AFD)
- Digunakan dari 1987 hingga 1990, dan merupakan motor autofokus pertama yang digunakan pada lensa EF.
- AFD mencakup gear drive dan perangkat transmisi yang memungkinkan perpindahan antara fokus manual dan fokus otomatis.
- Lensa AFD berisik saat beroperasi dan memiliki waktu respons yang lambat, tetapi tetap memberikan performa autofokus yang andal.
Motor ultrasonik tipe cincin (USM)
- Digunakan dari 1987 hingga sekarang; tidak seperti motor tradisional, motor ultrasonik menggunakan efek piezoelektrik dan gesekan, bukan medan magnet.
- USM tipe cincin menawarkan kecepatan sangat tinggi, tanpa suara, dan torsi besar sehingga mampu menggerakkan elemen lensa fokus berukuran besar.
- Motor ini tidak terpengaruh oleh medan elektromagnetik, dan memerlukan catu daya serta rangkaian penggerak yang kompleks.
Motor mikro DC
- Digunakan dari 1990 hingga 2012, dan menggerakkan autofokus dengan motor arus searah berukuran sangat kecil.
- Motor ini terutama digunakan pada lensa autofokus entry-level, dengan tingkat kebisingan tinggi dan torsi yang terbatas.
Micro USM dan Micro USM II
- Digunakan dari 1992 hingga 2016, dan merupakan motor ultrasonik sangat kecil yang menggunakan elemen keramik piezoelektrik untuk menghasilkan getaran.
- Micro USM II dirancang dengan ukuran setengah dari versi aslinya.
Ringkasan ini menjelaskan berbagai teknologi autofokus Canon dan proses perkembangannya, serta membahas karakteristik, kelebihan, dan kekurangan masing-masing teknologi.
1 komentar
Komentar Hacker News
Dulu saya harus memfokuskan secara manual saat memotret anjing. Suara bising AF Ring USM generasi awal membuat anjing saya stres dan sering berlari keluar ruangan
Situs web yang sangat keren
Sebagai pengguna Canon sejak pertengahan 80-an, ini bacaan yang menarik bagi saya
Pekerjaan yang sangat menarik
@ExAr - gudang informasi, terima kasih atas usahanya
Saya selalu ingin tahu bagaimana berbagai sistem autofokus bekerja. Halaman ini luar biasa
Tulisan yang luar biasa, terima kasih
Driver piezoelektrik ini sangat keren
Semua jenis motor ini bersifat open-loop. Tidak bisa memberi perintah keadaan tertentu secara presisi
Situs web yang menakjubkan. Saya kira ini konten resmi dari Canon