2 poin oleh GN⁺ 2025-03-13 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Penulis telah menghabiskan 35% hidupnya bersama tiling window manager. Ia telah menggunakan Sway dan i3, dan baru-baru ini beralih ke Niri karena bug di Sway.
  • Ia telah menggunakan Wayland sejak awal, dan beralih ke Niri karena masalah klik dan drag di Sway.
  • Pengenalan Niri
    • Niri adalah tiling window manager yang dapat digulir, di mana setiap workspace berbentuk strip tak terbatas yang bisa digulir ke kiri dan kanan.
    • Ia mencoba Niri karena merasa membutuhkan tantangan dan perubahan baru.
  • Kelebihan Niri
    • Membuka jendela tidak memengaruhi jendela lain.
    • Mendukung berbagi layar per jendela serta kemampuan menyembunyikan jendela tertentu saat berbagi layar.
    • Alat tangkapan layar bawaan lebih unggul daripada grim+slurp milik Sway.
    • Daya tahan baterai meningkat sekitar 2 jam dibandingkan Sway.
  • Keterbatasan tiling window manager tradisional
    • Tiling window manager tradisional memaksa pengguna untuk mengoptimalkan tata letak jendela.
    • Keterbatasan ruang membuat pengelolaan jendela menjadi tidak efisien.
    • Niri menawarkan kecepatan tiling window manager tradisional tanpa keterbatasan ruang seperti itu.
  • Kesimpulan
    • Dengan mempertimbangkan beragam ukuran layar dan peningkatan kemampuan pemrosesan, tiling window manager tradisional bukan lagi pilihan yang paling optimal.
    • Jika Anda menggunakan Sway atau tiling window manager tradisional berbasis Wayland lainnya, disarankan untuk mencoba Niri.

1 komentar

 
GN⁺ 2025-03-13
Komentar Hacker News
  • Sudah menggunakan tiling window manager selama 10 tahun untuk riset dan pekerjaan, dan tidak pernah merasa butuh lebih dari 5 workspace. Kelebihan tiling window manager adalah menjaga model mental yang sederhana dan ringkas. Berusaha menutup semua tab setiap akhir hari. Sulit memahami manfaat banyak workspace ketika ada alat lain seperti tmux
  • Menggunakan Gnome dan pada dasarnya memakai semua jendela dalam mode layar penuh. Kadang membuat jendela setengah layar dengan win+left/right. Bertanya-tanya apakah dirinya sudah kuno
  • Sebagai orang yang datang dari tiling window manager tradisional, ingin tahu seperti apa alur kerja berbasis shortcut di sini
    • Hal terpenting adalah bisa berpindah ke jendela/workspace/program tertentu dengan shortcut tetap seperti Super+[0-9]. Jika ini bisa menyelesaikan masalah "manajemen workspace" yang dijelaskan TFA, itu sudah memuaskan
    • Penasaran apakah masuk akal menyusun workspace dengan Niri berisi browser, editor, beberapa terminal terbuka, dan sebagainya. Perlu bisa langsung berpindah dari "browser" ke "terminal"
  • Sebagai pengguna i3/sway lama, Niri terasa sangat nyaman. Bisa membawa sebagian besar muscle memory dari sway untuk berpindah fokus, memindahkan jendela, dan sebagainya. Bekerja stabil bersama xwayland-satellite
    • Masalah terbesar adalah "kehilangan" jendela. Membuka jendela di stack yang sangat dalam, lalu mengerjakan hal lain dan lupa bahwa tadi sudah membuka jendela itu
    • Ini juga agak terjadi di sway, tetapi jauh lebih mudah menggulir semua workspace di sana
    • Akan bagus jika ada fitur seperti "peta jendela" yang diikat ke Alt-Tab
  • Suka tiling window manager dan pernah memakai i3 serta hyprland, tetapi selalu tidak pernah benar-benar beradaptasi dan akhirnya kembali ke Xfce
    • Eksperimen biasanya berakhir karena ketika jumlah jendela bertambah banyak, pengelolaannya menjadi sulit kecuali workspace, layout, dan sebagainya ditata dengan baik
    • Menjalankan Niri dan dalam 10 menit terasa lebih nyaman daripada tiling window manager lain. Intuitif dan integrasi mouse-nya sangat bagus. Mungkin terlalu dini untuk menilai, tetapi ini yang diinginkan selama bertahun-tahun. Akan dinilai dari berapa lama sampai muncul keinginan kembali ke Xfce
  • Bacaan yang menarik. Semua orang punya batasnya masing-masing
    • Daripada mencari tahu library mana yang berubah, menyerah pada hampir 10 tahun muscle memory dan penyempurnaan alur kerja
  • Sebagai pengguna hyprland, sempat mencoba Niri dan hasilnya bagus. Sangat cocok untuk orang yang datang dari alur kerja Windows satu monitor yang umum. Merasa pengaturan tiling yang lebih kompleks mungkin punya batas produktivitas yang lebih tinggi. Jika termasuk orang yang membiarkan lebih dari 10 workspace tetap terbuka, mungkin sebaiknya memilih Niri. Juga penasaran apakah orang yang hanya membuka beberapa jendela akan mendapat daya tahan baterai lebih lama. Tambahan 2 jam hanya karena mengganti window manager itu mengejutkan
  • Tidak terlalu cocok untuk saya. Jendela yang memanjang melewati batas layar memicu rasa cemas yang aneh dan terus menarik perhatian. Setelah sekitar dua bulan memakainya, beralih ke hyprland
    • Secara teknis Niri sangat indah. Codebase Rust modern, struktur kode bagus, mudah dipahami, dan mudah diutak-atik
  • Rasanya i3/sway membuat banyak orang salah paham bahwa tiling berarti penataan manual. Membagi dan menyusun jendela secara manual bukan tujuan asli dari tiling
  • Akan merekomendasikan siapa pun yang ingin tahu apa yang sedang terjadi di desktop Linux untuk mencoba window manager nonstandar. Dengan memakai tiling window manager, jadi belajar lebih banyak tentang Linux
    • Tidak tahu apakah jadi lebih produktif, tetapi ini pengalaman belajar yang luar biasa, sangat ergonomis, dan memberi kepuasan besar karena bisa membangun lingkungan desktop sendiri