Semua yang Dilakukan Amazon di Sektor Keuangan
(cbinsights.com)- Strategi produk layanan keuangan Amazon
"Pembayaran yang lebih cepat dan nyaman, dipakai lebih banyak orang di berbagai tempat, dan mendorong lebih banyak transaksi lewat pinjaman"
Amazon terkenal suka memasang taruhan di banyak tempat sebelum melakukan All-in
Bertumbuh lewat berbagai Trial & Error. Hal yang sama juga berlaku di sektor keuangan
-
Payments : menjadikan Amazon Pay sebagai dompet digital yang bisa digunakan di aplikasi/web/offline
→ Kegagalan: Checkout, WebPay, PayPhrase, Local Register
→ Bermitra dengan Worldpay (mendukung lebih dari 300 metode pembayaran, 120 mata uang, 40 miliar transaksi per tahun)
→ Masuk juga ke toko offline lewat teknologi Amazon Go "Just Walk Out"
→ Saat Prime Day, memberikan cashback 30% untuk pembayaran dengan Amazon Pay agar pengguna terbiasa membayar dengannya
-
Amazon Cash
→ Jembatan yang menghubungkan commerce online dan commerce offline
→ Cara kerjanya adalah menyetor uang tunai lalu menampilkan barcode di minimarket dan tempat lain untuk digunakan
→ Berfungsi seperti layanan perbankan tanpa rekening. Untuk unbanked (tanpa rekening)/underbanked (kurang terlayani layanan keuangan)
→ Terintegrasi dengan kiosk Coinstar. Mendukung memasukkan uang kembalian ke Amazon Cash setelah memakai uang tunai (20 ribu lokasi di seluruh negeri)
→ PayCode : terintegrasi dengan Western Union sehingga pengguna di 16 negara bisa menyetor uang tunai ke Amazon Cash dan memakainya
→ Amazon Allowance : orang tua bisa mengisi saldo akun anak secara otomatis hingga jumlah tertentu agar dapat dipakai lewat Amazon Cash
→ Juga berinvestasi di Greenlight Financial, yang membuat kartu tunai untuk konsumen muda
-
Amazon Lending (pinjaman)
→ SMB : sejak 2011 telah menyalurkan pinjaman untuk lebih dari 20 ribu usaha kecil (sekitar lebih dari US$5 miliar)
Sejak 2018, Bank of America menjadi mitra, dan bersama Amex juga mulai menyediakan pinjaman untuk kartu korporat
→ Pinjaman konsumen : berbagai Amazon Card (untuk pelanggan Prime maupun pelanggan umum)
Kartu kredit (Visa/Chase) : cashback 3~5% di Amazon/Wholefood, 2% di SPBU/restoran/apotek, 1% untuk lainnya
Store card (Synchrony) : pelanggan Prime mendapat cashback 5%, bunga 0% selama 6~12 bulan
Amazon Reload : kartu yang terhubung ke rekening dan terisi otomatis. Cashback 2%
Amazon Credit Builder : kartu kredit berjaminan yang dipakai setelah menyetor dana terlebih dahulu (US$100~US$1000)
→ Poin dari Chase Freedom, Discover Cash Match, Amex Blue Cash, dll. bisa digunakan di Amazon
-
Setelah pembayaran, uang tunai, dan pinjaman, area layanan keuangan apa lagi yang akan dimasuki berikutnya? (perkiraan)
→ Pembukaan checking account (rekening transaksi) : ada rumor akan dilakukan bersama JPMorgan & Capital One
→ Asuransi : dulu pernah ada Amazon Protect di UK, dan di India berinvestasi di Acko, perusahaan asuransi mobil
- Strategi pasar di luar AS
-
India : wilayah yang penting bagi Amazon.
→ Dari 9 investasi terkait fintech Amazon di seluruh dunia, semuanya ada di India
→ Bersama Mastercard berinvestasi di ToneTag, solusi pembayaran contactless. Direncanakan akan terintegrasi ke Amazon Pay
→ Juga berinvestasi di pinjaman/asuransi dan lain-lain
-
Meksiko : menjalankan strategi yang mirip dengan India
→ Meluncurkan Amazon Prime, Amazon Cash, dan kartu tunai Amazon Cash
- Apa yang akan dilakukan Amazon selanjutnya?
Kalau ada satu hal yang bisa dipelajari dari Amazon, itu adalah "it's never say never"—tidak ada yang bisa dipastikan.
Rumor: Amazon akan membawa Go ke bandara dan bioskop? Masuk ke jual beli properti? Asuransi rumah? Rekening transaksi? Asuransi kesehatan? Remitansi internasional?
CLOSING THOUGHTS
Strategi keuangan Amazon berfokus pada dukungan terhadap tujuan strategi intinya, yaitu "meningkatkan partisipasi pembeli & penjual di Amazon"
Seperti AWS, mungkinkah mereka akan mengikuti pendekatan membangun sesuatu untuk penggunaan internal lalu membukanya ke luar?
Belum ada komentar.