5 poin oleh GN⁺ 2025-03-18 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Mulai 28 Januari 2025, Registration Data Access Protocol (RDAP) digunakan sebagai sumber utama untuk menyediakan informasi pendaftaran generic top-level domain name (gTLD). Ini menggantikan layanan WHOIS yang ada sebelumnya
  • RDAP (Registration Data Access Protocol) memiliki sejumlah keunggulan dibanding WHOIS, seperti dukungan internasionalisasi, akses yang aman ke data, penemuan layanan authoritative, serta penyediaan akses yang dibedakan terhadap data pendaftaran
  • RDAP dikembangkan oleh IETF, dan sejak 2019 telah disediakan oleh registrar terakreditasi ICANN dan gTLD
  • Pengguna disarankan menggunakan layanan pencarian berbasis RDAP milik ICANN di https://lookup.icann.org/en atau menggunakan klien CLI open source milik ICANN yang dihosting di GitHub
  • Untuk mengakses data pendaftaran gTLD nonpublik, pengguna harus memakai Registration Data Request Service (RDRS) untuk registrar yang berpartisipasi atau menghubungi langsung registrar sponsor untuk memeriksa prosedur pengungkapan. Pengguna harus terlebih dahulu memastikan melalui alat pencarian ICANN apakah data tersebut memang tidak tersedia
  • RDRS digunakan oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan sah terhadap data nonpublik, seperti aparat penegak hukum, profesional hak kekayaan intelektual, advokat perlindungan konsumen, pakar keamanan siber, dan pejabat pemerintah

Tentang ICANN

  • Misi ICANN adalah memastikan internet global yang stabil, aman, dan terpadu
  • Untuk mengakses orang lain di internet, Anda harus memasukkan alamat (nama atau angka) ke komputer atau perangkat lain, dan alamat tersebut harus unik agar komputer dapat saling menemukan
  • ICANN berperan mengoordinasikan dan mendukung pengenal unik tersebut di seluruh dunia
  • ICANN didirikan pada 1998 sebagai korporasi nirlaba untuk kepentingan publik, dan memiliki komunitas yang terdiri dari para peserta dari seluruh dunia

1 komentar

 
GN⁺ 2025-03-18
Komentar Hacker News
  • Ini diumumkan pada awal tahun lalu, dan operator TLD serta nTLD tidak lagi diwajibkan menyediakan layanan WHOIS. Namun, mereka juga tidak diwajibkan untuk menghentikan layanan tersebut

    • Sebagian besar TLD masih mempertahankan layanan WHOIS secara online, jadi dampaknya tidak besar
    • Diperkirakan akan ada periode ketika banyak TLD dan nTLD menyediakan WHOIS dan RDAP secara bersamaan
    • ccTLD tidak berada di bawah pengelolaan ICANN, sehingga banyak yang tidak memiliki layanan RDAP. Karena itu, RDAP dan WHOIS kemungkinan akan bercampur di seluruh internet
    • Disclosure: Saya mengelola viewdns.info dan menangani parsing WHOIS dan RDAP
  • Konsep WHOIS sudah lama terasa tidak menyenangkan

    • Saat mendaftarkan domain, registrar meminta biaya tambahan atas nama "privasi domain" agar nama, alamat, nomor telepon, dan email saya tidak dipublikasikan
    • Akibatnya, spam email, SMS, dan telepon dari pihak yang ingin menjual domain terkait atau menawarkan SEO terus berdatangan
    • Ini karena saya tidak mau membayar suap demi mendapatkan domain seharga $10/tahun
    • Ini sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan masa ketika kita melihat buku telepon
  • RDAP menggantikan WHOIS dan menyediakan cara yang secara teknis lebih maju untuk menemukan domain yang dilindungi layanan privasi

  • Ini membuat saya sadar bahwa cara kita menggunakan internet sudah banyak berubah

    • Dulu, orang menghubungi satu sama lain melalui WHOIS
    • Sekarang, konten sudah terpusat dan hampir tidak ada individu yang memiliki domain
  • Judul artikelnya adalah Pembaruan ICANN: RDAP dimulai; WHOIS berakhir

    • Kedengarannya seperti informasi kontak dihapus dari domain, tetapi sebenarnya yang berubah hanya cara mengaksesnya
  • Saya menyukai kesederhanaan WHOIS yang sangat ekstrem

    • RDAP berjalan di atas HTTP yang besar, dan menggunakan format serialisasi turunan dari JS
    • RDAP bisa secara opsional memanfaatkan keunggulan TLS, dan datanya lebih terstruktur serta terdefinisi dengan baik
    • Namun, biaya dari meningkatnya kompleksitas juga besar
  • Saya terutama menggunakan WHOIS untuk pencarian alamat IP

    • Saya penasaran bagaimana berita ini akan memengaruhi layanan tersebut
  • Saya penasaran dampaknya terhadap alat CLI whois

    • Syukurlah saya tahu endpoint RDAP sudah melakukan kueri informasi tersebut
  • Ada dua proyek RDAP open source yang mendorong internet ke sistem yang lebih terstruktur

  • Kebanyakan orang tidak akan menyadari perubahan ini

    • Mereka tetap akan memasukkan domain ke "layanan pencarian whois" dan mendapatkan hasil yang sama
    • Fakta bahwa hasil itu datang melalui protokol lain (RDAP) tidaklah penting