- DiceDB adalah database in-memory open source, berkinerja tinggi, dan reaktif
- Utamanya digunakan sebagai cache, serta menyediakan pembaruan data real-time melalui langganan kueri (query subscription)
- Dioptimalkan untuk perangkat keras modern sehingga menawarkan throughput tinggi dan latensi rendah
- Menyediakan antarmuka yang mudah digunakan dan familier, serta bersifat open source
- Benchmark performa
- Throughput dan latensi GET/SET dibandingkan dengan database in-memory lain pada mesin Hetzner CCX23 (4 vCPU, 16GB RAM)
- Throughput (ops/sec): DiceDB 15655, Redis 12267
- GET p50(ms): DiceDB 0.227327, Redis 0.270335
- GET p90(ms): DiceDB 0.337919, Redis 0.329727
- SET p50(ms): DiceDB 0.230399, Redis 0.272383
- SET p90(ms): DiceDB 0.339967, Redis 0.331775
1 komentar
Komentar Hacker News
Ada banyak bug di kode ini
ExpandIDtidak mengunci mutex global paket saat membaca daricycleMapNextIDmengunci mutex global paket saat menulis kecycleMapExpandIDdanNextIDdipanggil secara bersamaanSaya punya beberapa pertanyaan soal desain setelah melihat codebase DiceDB
Saya penasaran apakah ada kalimat yang menjelaskan sebenarnya teknologi ini itu apa
Lucu juga memakai alat kebetulan sebagai nama teknologi penyimpanan data
DiceDB terdengar seperti nama database bercanda yang mengembalikan hasil acak
Hasil benchmark pada 4vCPU dan num_clients=4 tidak terlalu berbeda jauh
Perbandingan performa DiceDB dan Redis
Saya tidak paham kenapa request GET memakan 20ms
Saya penasaran apakah ada yang punya pengalaman dengan key-value store open source berlatensi rendah dan throughput tinggi
Saya ingin tahu semantik pengiriman PubSub
15655 ops per detik di mesin Hetzner CCX23 tergolong lambat untuk database in-memory
Jauh lebih lambat daripada Nubmq