- Silicon Valley sama-sama menaruh harapan besar pada AI agent, tetapi tiap pihak membayangkannya secara berbeda
- CEO OpenAI Sam Altman: AI agent akan "bergabung dengan angkatan kerja" dalam tahun ini
- CEO Microsoft Satya Nadella: agent akan menggantikan jenis pekerjaan pengetahuan tertentu
- CEO Salesforce Marc Benioff: tujuan kami adalah menjadi "penyedia tenaga kerja digital nomor satu di dunia" melalui layanan "agentic"
- Industri AI mengklaim bahwa AI agent akan mengubah cara kerja dengan pendekatan baru
- Namun, definisi "agent" sendiri tidak jelas → menimbulkan kebingungan istilah
- Contoh: maknanya menjadi kabur, mirip dengan istilah seperti "multimodal", "AGI", dan "AI"
Definisi AI agent yang berbeda-beda di tiap perusahaan
- OpenAI
- Blog: "sistem otomatis yang secara mandiri menjalankan tugas atas nama pengguna"
- Dokumentasi developer: "LLM yang dilengkapi instruksi dan alat"
- Leher Pathak, marketing lead API OpenAI: menyebut bahwa "agent" dan "assistant" bisa dipakai secara bergantian
- Microsoft
- Agent: aplikasi baru dengan keahlian khusus tertentu
- Assistant: membantu menjalankan tugas yang lebih umum
- Anthropic
- Dalam blognya mendefinisikan dua jenis
- sistem sepenuhnya otomatis yang bekerja mandiri dalam jangka waktu lama
- sistem eksekusi yang mengikuti workflow yang telah ditentukan sebelumnya
- Salesforce
- Agent: sistem yang memahami dan merespons pertanyaan pelanggan tanpa campur tangan manusia
- Didefinisikan dalam 6 kategori → dari simple reflex agent hingga utility-based agent
Mengapa AI agent sulit didefinisikan
- Karena perkembangan teknologinya sangat cepat
- OpenAI, Google, dan Perplexity baru-baru ini merilis agent pertama mereka
- OpenAI: Operator
- Google: Project Mariner
- Perplexity: shopping agent
- Fitur dan performa tiap agent berbeda-beda
- Fokusnya lebih pada hasil daripada teknologinya
- Rich Villars dari IDC: menyebut bahwa pencapaian hasil lebih penting daripada definisi teknis
- Pengaruh strategi pemasaran
- Andrew Ng (pendiri DeepLearning.ai):
- menunjukkan bahwa "agent" dan "agent workflow" awalnya punya makna teknis, tetapi maknanya berubah karena pemasaran
Peluang dan tantangan dari definisi yang kabur
- Peluang: karena fleksibel, perusahaan dapat menyesuaikan agent sesuai kebutuhan
- Tantangan:
- karena definisinya tidak jelas, pengukuran kinerja dan evaluasi ROI menjadi sulit
- bisa menimbulkan kesulitan dalam menetapkan tujuan proyek dan menjaga konsistensi hasil
Kesimpulan
- Definisi AI agent kemungkinan besar tidak akan menjadi jelas dalam waktu dekat
- Seperti halnya AI, konsep "agent" diperkirakan akan terus berubah dan berevolusi
Belum ada komentar.