9 poin oleh GN⁺ 2025-03-20 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Silicon Valley sama-sama menaruh harapan besar pada AI agent, tetapi tiap pihak membayangkannya secara berbeda
    • CEO OpenAI Sam Altman: AI agent akan "bergabung dengan angkatan kerja" dalam tahun ini
    • CEO Microsoft Satya Nadella: agent akan menggantikan jenis pekerjaan pengetahuan tertentu
    • CEO Salesforce Marc Benioff: tujuan kami adalah menjadi "penyedia tenaga kerja digital nomor satu di dunia" melalui layanan "agentic"
  • Industri AI mengklaim bahwa AI agent akan mengubah cara kerja dengan pendekatan baru
  • Namun, definisi "agent" sendiri tidak jelas → menimbulkan kebingungan istilah
    • Contoh: maknanya menjadi kabur, mirip dengan istilah seperti "multimodal", "AGI", dan "AI"

Definisi AI agent yang berbeda-beda di tiap perusahaan

  • OpenAI
    • Blog: "sistem otomatis yang secara mandiri menjalankan tugas atas nama pengguna"
    • Dokumentasi developer: "LLM yang dilengkapi instruksi dan alat"
    • Leher Pathak, marketing lead API OpenAI: menyebut bahwa "agent" dan "assistant" bisa dipakai secara bergantian
  • Microsoft
    • Agent: aplikasi baru dengan keahlian khusus tertentu
    • Assistant: membantu menjalankan tugas yang lebih umum
  • Anthropic
    • Dalam blognya mendefinisikan dua jenis
      • sistem sepenuhnya otomatis yang bekerja mandiri dalam jangka waktu lama
      • sistem eksekusi yang mengikuti workflow yang telah ditentukan sebelumnya
  • Salesforce
    • Agent: sistem yang memahami dan merespons pertanyaan pelanggan tanpa campur tangan manusia
    • Didefinisikan dalam 6 kategori → dari simple reflex agent hingga utility-based agent

Mengapa AI agent sulit didefinisikan

  • Karena perkembangan teknologinya sangat cepat
    • OpenAI, Google, dan Perplexity baru-baru ini merilis agent pertama mereka
      • OpenAI: Operator
      • Google: Project Mariner
      • Perplexity: shopping agent
    • Fitur dan performa tiap agent berbeda-beda
  • Fokusnya lebih pada hasil daripada teknologinya
    • Rich Villars dari IDC: menyebut bahwa pencapaian hasil lebih penting daripada definisi teknis
  • Pengaruh strategi pemasaran
    • Andrew Ng (pendiri DeepLearning.ai):
      • menunjukkan bahwa "agent" dan "agent workflow" awalnya punya makna teknis, tetapi maknanya berubah karena pemasaran

Peluang dan tantangan dari definisi yang kabur

  • Peluang: karena fleksibel, perusahaan dapat menyesuaikan agent sesuai kebutuhan
  • Tantangan:
    • karena definisinya tidak jelas, pengukuran kinerja dan evaluasi ROI menjadi sulit
    • bisa menimbulkan kesulitan dalam menetapkan tujuan proyek dan menjaga konsistensi hasil

Kesimpulan

  • Definisi AI agent kemungkinan besar tidak akan menjadi jelas dalam waktu dekat
  • Seperti halnya AI, konsep "agent" diperkirakan akan terus berubah dan berevolusi

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.