-
Antarmuka USB dan keyset "Mother of All Demos"
- Pada awal 1960-an, Douglas Engelbart mulai meneliti bagaimana komputer dapat meningkatkan kecerdasan manusia. Ia mengembangkan banyak fitur komputasi modern seperti mouse, hypertext, dokumen bersama, window, dan graphical user interface. Pada Joint Computer Conference tahun 1968, Engelbart mendemonstrasikan inovasi-inovasi ini dalam presentasi terobosan yang dikenal sebagai "Mother of All Demos".
- Demo Engelbart juga mencakup perangkat input bernama keyset, tetapi tidak seperti inovasi lainnya, keyset tidak digunakan secara luas. Keyset yang terdiri dari lima jari ini memungkinkan memasukkan karakter dengan menekan beberapa tombol secara bersamaan tanpa menggerakkan tangan.
- Putri Engelbart, Christina Engelbart, meminjamkan keyset tersebut, dan sebuah antarmuka USB dibuat agar perangkat itu bisa dihubungkan ke komputer modern.
-
Engelbart dan "Mother of All Demos"
- Karya Engelbart terinspirasi oleh esai visi Vannevar Bush tahun 1945, "As We May Think". Bush membayangkan sebuah perpustakaan pengetahuan bernama "memex" dengan tautan bergaya hypertext.
- Pada awal 1960-an, Engelbart berupaya mengembangkan cara untuk meningkatkan kecerdasan manusia dan mendirikan Augmentation Research Center di Stanford Research Institute.
- Pada 1968, Engelbart mendemonstrasikan sistem NLS di hadapan 2.000 penonton. Ia menunjukkan cara membuat dokumen hierarkis dan berpindah melalui hyperlink.
-
Menghubungkan keyset dengan antarmuka USB
- Keyset terdiri dari lima micro switch dan terhubung ke konektor DB-25 standar. Perangkat ini dibuat agar dapat berfungsi sebagai perangkat dan host USB dengan menggunakan papan mikrokontroler Teensy 3.6.
- Jalur input Teensy dapat dikonfigurasi dengan resistor pull-up internal pada mikrokontroler. Karena ada resistor 1.5 kΩ antara tombol kiri keyset dan ground, resistor pull-up 1 kΩ dihubungkan agar Teensy dapat membaca pin tersebut.
-
Kode antarmuka
- Membaca keyset dan mengirim karakter melalui USB relatif sederhana, tetapi ada beberapa hal yang rumit. Setelah menunggu 100 ms hingga tombol memiliki nilai yang stabil, tombol dikirim melalui USB.
- Karena lima tombol hanya mendukung 32 karakter, perangkat harus digunakan bersama tombol mouse untuk mendapatkan huruf kapital, angka, karakter khusus, dan karakter kontrol. Antarmuka ini juga harus dapat berfungsi sebagai host USB agar mouse USB bisa dihubungkan.
-
Kesimpulan
- Engelbart mengklaim bahwa mempelajari keyset tidaklah sulit, tetapi setelah benar-benar mencobanya, perangkat ini ternyata sulit digunakan secara fisik. David Liddle dari Xerox PARC mengatakan bahwa "keyset cenderung memperlambat orang".
Belum ada komentar.