- Prediksi cuaca yang akurat memainkan peran penting di berbagai bidang seperti pertanian, transportasi, dan energi
- Berfungsi sebagai sistem peringatan dalam kondisi iklim ekstrem seperti banjir atau gelombang panas
- Munculnya sistem prediksi berbasis AI seperti Pangu-Weather milik Huawei dan GenCast milik Google DeepMind telah meningkatkan ekspektasi terhadap prediksi cuaca AI
- Turing Institute berfokus pada pengembangan teknologi prediksi cuaca menggunakan AI, dan melalui itu sedang mengembangkan sistem prediksi berbasis AI generasi baru, Aardvark
Pendekatan Prediksi Cuaca Saat Ini
- Prediksi cuaca saat ini didasarkan pada metode Numerical Weather Prediction (NWP)
- NWP terdiri dari tiga tahap berikut:
- Tahap 1: Mengumpulkan informasi dari satelit, stasiun cuaca, balon cuaca, kapal, pesawat, dan lainnya untuk memperkirakan kondisi atmosfer
- Tahap 2: Menggunakan model komputer yang kompleks untuk mengembangkan kondisi saat ini menjadi kondisi masa depan
- Tahap 3: Mengolah hasil prediksi, mengoreksi akurasi per lokasi, dan mencerminkan masukan dari peramal cuaca manusia
- Proses ini memerlukan superkomputer berkinerja tinggi, tenaga kerja dalam jumlah besar, dan perangkat lunak yang kompleks
- Negara maju dapat mengoperasikan sistem seperti ini, tetapi negara berkembang kesulitan melakukannya karena keterbatasan infrastruktur
Pendekatan Inovatif Aardvark
- Aardvark menggantikan seluruh proses prediksi dengan satu model AI
- Dapat dilatih dan dijalankan di komputer desktop, dengan kecepatan prediksi ribuan kali lebih cepat daripada metode yang ada
- Mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti satelit, stasiun cuaca, dan balon cuaca untuk melakukan prediksi cuaca global selama 10 hari
- Mengadopsi arsitektur deep learning baru untuk pemrosesan data yang kompleks dan pelengkapan data yang hilang
- Keunggulan Aardvark:
- Dapat dioperasikan juga di negara berkembang → tidak memerlukan superkomputer
- Akurasi dan efisiensi prediksi meningkat
- Pengurangan energi yang dibutuhkan untuk prediksi cuaca memungkinkan penurunan emisi karbon
Kinerja dan Potensi Aardvark
- Saat ini Aardvark menunjukkan tingkat akurasi yang mirip dengan Global Forecast System (GFS) milik Amerika Serikat
- Saat ini baru menggunakan sekitar 10% dari data yang tersedia → jika lebih banyak data digunakan, akurasinya berpotensi meningkat besar
- Berpotensi menggantikan model prediksi numerik yang ada
- Kecepatan prediksi yang tinggi memungkinkan respons iklim yang cepat
- Dapat menyediakan alat prediksi canggih bagi negara berkembang dan negara yang kekurangan data
Tantangan
- Alat prediksi berbasis AI masih berada pada tahap eksperimental dan memerlukan verifikasi jangka panjang
- Prediksi fenomena iklim ekstrem seperti badai topan dan banjir sangat sulit
- Karena model dilatih berdasarkan data masa lalu, ada kemungkinan timbul kesalahan akibat perubahan iklim
- Perlu mengatasi masalah kurangnya data untuk fenomena iklim yang jarang terjadi
Rencana Masa Depan Aardvark
- Turing Institute menargetkan peningkatan presisi di bidang prediksi cuaca, kelautan, dan es laut melalui Aardvark
- Secara khusus mendorong penerapan di negara berkembang dan wilayah Arktik
- Berencana memperkuat prediksi fenomena iklim ekstrem melalui perluasan data dan optimalisasi arsitektur
- Menambahkan kemampuan prediksi jangka panjang dan prediksi musiman → mendukung perencanaan iklim jangka panjang bagi pemerintah dan perusahaan
- Diharapkan kemajuan teknologi prediksi cuaca berbasis AI akan memperkuat manfaat sosial dan perlindungan ekonomi
Kesimpulan
- Aardvark adalah sistem inovatif yang dapat mengubah paradigma prediksi cuaca
- Sangat berpotensi memperkuat kapasitas respons iklim negara berkembang dan meningkatkan akurasi prediksi
- Turing Institute berencana memimpin agar Inggris berada di garis depan prediksi iklim melalui Aardvark
- Detail lebih lanjut tentang Aardvark dapat dilihat di makalah Nature
1 komentar
Komentar Hacker News
Sempat berpikir, "The Turing Institute? Masih ada ya?"
Penasaran apakah mereka menyimpan data historis selama beberapa dekade
Memberikan tantangan untuk modelnya
Penasaran apakah agen AGI hipotetis di masa depan bisa memprediksi cuaca seperti manusia yang secara naluriah mengetahui lintasan bola
Makalahnya bisa dilihat di sini
Tidak yakin apakah klaim menggantikan semua tahap itu berlebihan, atau aku yang melewatkan nuansanya
Disayangkan pendanaan untuk peralatan pengumpulan data seperti balon cuaca telah dihentikan
Penasaran bagaimana mereka akan menangani edge case seperti badai hurikan atau cuaca ekstrem langka
Ayah saya pernah melakukan riset ekstensif tentang angin laut dan pemodelan curah hujan, dan saya berharap beliau sempat melihat kemajuan AI dan machine learning seperti ini
Penasaran seberapa tangguh model machine learning ketika di dunia dengan perubahan iklim yang cepat, masa lalu tidak lagi bisa memprediksi masa depan