5 poin oleh kunggom 2020-05-03 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp

Universitas Harvard di Amerika Serikat memiliki puluhan perpustakaan, tetapi yang paling utama di antaranya adalah “Harry Elkins Widener Memorial Library”. Biasanya disingkat menjadi “Perpustakaan Widener”. Tempat yang dianggap terbaik bahkan di Harvard, universitas dengan perpustakaan terbesar di Amerika Serikat, ini didirikan pada 1915 ketika Eleanor Widener, ibu dari Harry Widener—seorang bibliofil lulusan Harvard yang kehilangan nyawanya dalam tragedi Titanic—menyumbangkan koleksi buku dan dana besar kepada Harvard untuk mengenangnya. Skala bangunannya sendiri megah, dan bila buku yang dicari tidak ada, mereka bahkan bisa mendapatkannya dalam 72 jam. Ini adalah perpustakaan luar biasa yang bahkan memungkinkan pengunjung melihat buku-buku langka seperti Alkitab Gutenberg 42 baris atau edisi pertama karya Shakespeare. Namun, perpustakaan ini tidak dapat digunakan jika Anda bukan bagian dari Harvard.

Kini bagian dalam tempat ini dapat diintip, setidaknya lewat VR. (Bahasa Inggris) Saat masuk, ada caption penjelasan di setiap titik sehingga sangat menarik. Meski masih versi beta, bagi mahasiswa ilmu perpustakaan dan informasi atau orang-orang yang menyukai hal semacam ini, jelas sangat layak untuk dikunjungi.

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.