- 12 Factor Agents menyajikan prinsip-prinsip untuk membangun aplikasi LLM yang andal
- Berdasarkan pengalaman menggunakan framework agen AI, ditemukan bahwa sebagian besar produk bukanlah agen yang sesungguhnya
- 12 Factor Agents mengeksplorasi cara membuat perangkat lunak berbasis LLM mencapai kualitas yang cukup baik untuk disajikan kepada pelanggan
- 12 faktor mencakup teknik-teknik inti untuk meningkatkan keandalan, skalabilitas, dan kemudahan pemeliharaan perangkat lunak LLM
- Mengintegrasikan konsep modular ke produk yang sudah ada merupakan cara untuk menghadirkan perangkat lunak AI berkualitas tinggi dengan cepat
12 Factor Agents - Prinsip Membangun Aplikasi LLM yang Andal
- Berdasarkan pengalaman menggunakan framework agen AI, ditemukan bahwa sebagian besar produk bukanlah agen yang sesungguhnya
- 12 Factor Agents mengeksplorasi cara membuat perangkat lunak berbasis LLM mencapai kualitas yang cukup baik untuk disajikan kepada pelanggan
- 12 faktor mencakup teknik-teknik inti untuk meningkatkan keandalan, skalabilitas, dan kemudahan pemeliharaan perangkat lunak LLM
- Mengintegrasikan konsep modular ke produk yang sudah ada merupakan cara untuk menghadirkan perangkat lunak AI berkualitas tinggi dengan cepat
Ringkasan: 12 Faktor
- Mengubah bahasa alami menjadi pemanggilan alat: Memahami cara menggunakan bahasa alami untuk memanggil alat
- Memiliki prompt: Penting untuk memiliki dan mengelola prompt
- Memiliki context window: Penting untuk memiliki dan mengelola context window
- Alat adalah output terstruktur: Alat harus diperlakukan sebagai output terstruktur
- Mengintegrasikan status eksekusi dan status bisnis: Mengelola status eksekusi dan status bisnis secara terpadu
Janji agen
- DAG (Directed Acyclic Graph): Perangkat lunak dapat direpresentasikan sebagai graf terarah, dan orkestrator DAG sempat populer
- Janji agen: Dengan menggunakan agen, kita dapat meninggalkan DAG dan membiarkan LLM menentukan jalur secara real-time
- Agen bekerja dalam loop: Agen bekerja dalam loop di mana LLM menentukan langkah berikutnya, mengeksekusi pemanggilan alat, dan menambahkan hasilnya ke context window
Mengapa 12-factor agents?
- Keterbatasan framework yang ada: Banyak pembuat SaaS mencoba membangun agen, tetapi karena keterbatasan framework yang ada, sulit mencapai kualitas di atas 80%
- Pentingnya konsep modular: Mengintegrasikan konsep modular ke produk yang sudah ada merupakan cara untuk menghadirkan perangkat lunak AI berkualitas tinggi dengan cepat
Pola desain untuk aplikasi LLM yang hebat
- Elemen inti agen: Ada elemen inti yang membuat agen menjadi hebat, dan dengan menggunakan framework, sebagian besar elemen tersebut bisa didapatkan
- Integrasi konsep modular: Mengintegrasikan konsep modular ke produk yang sudah ada merupakan cara untuk menghadirkan perangkat lunak AI berkualitas tinggi dengan cepat
Sumber daya terkait
- Podcast Tool Use: Membahas topik terkait dalam episode Maret 2025
- The Outer Loop: Blog yang membahas topik terkait
- Webinar: Menyelenggarakan webinar tentang memaksimalkan performa LLM bersama @hellovai
- Agen open source: Membangun agen OSS menggunakan metodologi ini
1 komentar
Opini Hacker News
Wiki yang sangat bermanfaat. Terima kasih, pasti akan saya gunakan. Saya baru saja membuat "AI Agents framework" yang dirilis kemarin. Framework ini berbasis model actor, state machine, dan aspect-oriented programming. Saya terutama suka poin 5 dan 7
Bagus sekali. Setelah mengerjakan ini selama beberapa tahun, saya membuat daftar pelajaran saya sendiri. Yang paling penting adalah memiliki loop perencanaan level terendah
Syukurlah materi ini keluar pada saat ini. Terima kasih
Saya penasaran bagaimana library seperti DSPY cocok dengan factor-2
Ini tulisan blog lama, tetapi isi tentang pola framework ini terasa relevan sepanjang karier saya. LLM lebih baik digunakan sebagai library daripada framework
Bagus sekali. 80% saya pelajari dengan susah payah, dan 20% sisanya akan menjadi bacaan yang berharga
Satu hal lagi: biaya harus direncanakan saat melakukan scaling
Agar prinsip-prinsip ini lebih mudah diikuti, dibutuhkan narasi yang konsisten. Menggunakan contoh dunia nyata akan bagus
Senang sekali ini masuk halaman depan HN
Keren sekali melihat BAML ada di sini. Saya 100% setuju bahwa LLM harus diperlakukan sebagai fungsi