22 poin oleh xguru 2025-04-28 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Panduan praktis untuk tim produk dan engineering yang baru pertama kali mengembangkan agen (agent) berbasis LLM
  • Agen adalah sistem yang, tidak seperti sistem otomasi konvensional, dapat menilai dan mengambil tindakan sendiri bahkan dalam situasi yang kompleks dan ambigu
  • Menjelaskan berbagai pola desain mulai dari sistem agen tunggal hingga orkestrasi multi-agen
  • Menekankan penetapan guardrail dan strategi intervensi manusia (human intervention) demi keandalan dan keamanan
  • Merekomendasikan pendekatan memulai dari cakupan kecil lalu memperluasnya secara bertahap berdasarkan umpan balik pengguna

Apa itu agen

  • Agen adalah sistem yang menjalankan tugas atas nama pengguna
  • Model yang hanya memberi satu respons, seperti chatbot sederhana atau penganalisis sentimen, tidak termasuk agen
  • Agen memiliki dua fungsi inti berikut
    • Pengelolaan eksekusi workflow dan pengambilan keputusan: menilai apakah tugas telah selesai, memperbaiki error, dan mengembalikan kendali kepada pengguna saat terjadi kegagalan
    • Penggunaan alat (tool): berinteraksi dengan sistem eksternal untuk mengumpulkan data atau melakukan tindakan

Kapan sebaiknya membangun agen

  • Cocok untuk area di mana pendekatan otomasi tradisional gagal atau sulit dipelihara
  • Contoh kasus yang sesuai
    • Pengambilan keputusan kompleks: saat dibutuhkan penilaian yang cermat, seperti persetujuan refund pelanggan
    • Sistem berbasis aturan yang sulit dipelihara: saat aturannya kompleks, seperti otomasi review keamanan
    • Pemrosesan data tidak terstruktur: saat dibutuhkan analisis dokumen dan pemahaman bahasa alami

Elemen dasar desain agen

  • Model: LLM yang menangani penalaran dan pengambilan keputusan
  • Tools: fungsi API yang berinteraksi dengan sistem eksternal
  • Instructions: instruksi yang jelas untuk mendefinisikan perilaku agen

Panduan memilih model

  • Kembangkan prototipe dengan model berperforma terbaik → lalu coba ganti ke model yang lebih kecil dengan mempertimbangkan biaya dan latensi
  • Tetapkan kriteria evaluasi (evals), verifikasi akurasi, lalu lakukan optimasi

Cara mendefinisikan tools

  • Rancang tools dengan cara yang terstandarisasi untuk meningkatkan reusabilitas
  • Jenis tools
    • Pengambilan data: pencarian DB, membaca dokumen, pencarian web
    • Menjalankan tindakan: mengirim email, memperbarui CRM
    • Orkestrasi: memanggil agen lain untuk membagi pekerjaan

Best practice menulis instructions

  • Gunakan dokumen operasional atau dokumen kebijakan yang sudah ada untuk menulis instruksi langkah demi langkah yang jelas
  • Pecah pekerjaan menjadi bagian-bagian kecil dan nyatakan dalam unit tindakan yang spesifik
  • Wajib sertakan cara menangani error atau situasi pengecualian (edge case)

Pola orkestrasi

Sistem agen tunggal

  • Satu agen menangani banyak tugas melalui run loop yang berulang
  • Menggunakan template prompt untuk merespons berbagai situasi
  • Disarankan tetap memakai agen tunggal selama kompleksitasnya masih dapat dikelola

Sistem multi-agen

Pola manajer (Manager Pattern)

  • Agen manajer pusat mengoordinasikan workflow dengan memanggil beberapa agen spesialis seperti tool
  • Menjaga antarmuka dengan pengguna tetap konsisten

Pola terdistribusi (Decentralized Pattern)

  • Agen saling melakukan handoff dan menyerahkan kendali satu sama lain
  • Agen dengan keahlian bidang tertentu memegang kendali saat dibutuhkan
  • Cocok untuk triage tugas sederhana pada tahap awal

Guardrail

Tujuan

  • Melindungi privasi data dan mencegah penyalahgunaan sistem
  • Menjaga konsistensi brand dan memblokir respons yang tidak pantas

Jenis utama

  • Pemfilteran relevansi: memblokir input yang tidak terkait topik
  • Pemfilteran keamanan: mendeteksi upaya jailbreak
  • Filter perlindungan data pribadi (PII): memblokir paparan informasi sensitif
  • Moderation: memblokir kekerasan dan ujaran kebencian
  • Manajemen risiko tool: verifikasi tambahan saat memanggil tool berisiko tinggi

Strategi pembangunan

  • Jadikan privasi data dan keamanan konten sebagai prioritas utama
  • Terus tambahkan perlindungan sesuai risiko baru yang ditemukan saat penggunaan nyata
  • Menyeimbangkan keamanan dan pengalaman pengguna

Intervensi manusia (Human-in-the-loop)

  • Serahkan kendali kepada manusia saat agen gagal atau ketika menangani tugas berisiko tinggi
  • Trigger yang umum
    • Melebihi ambang kegagalan
    • Permintaan tugas dengan sensitivitas tinggi (refund, pembayaran, dll.)

Kesimpulan

  • Agen adalah sistem inovatif yang dapat mengotomasi workflow dalam situasi yang kompleks dan tidak pasti
  • Bangun kerangka model-tools-instructions yang kuat lalu perluas orkestrasi secara bertahap
  • Sistem guardrail dan intervensi manusia wajib dibangun untuk memastikan keamanan dan keandalan
  • Memulai dari kecil, memvalidasi dengan cepat, dan memperluas fungsi secara bertahap adalah kunci deployment yang sukses

1 komentar

 
bluekai17 2025-05-02

https://notebooklm.google.com/notebook/…

Saya membuatnya dengan NotebookLM.