28 poin oleh ssssut 2025-05-10 | 10 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Saat merencanakan perjalanan ke Mongolia untuk libur panjang bulan Mei, saya mengetahui bahwa "begitu keluar dari area permukiman, data seluler tidak bisa digunakan" lalu membeli Starlink Mini untuk diuji.
Dari uji singkat di Seoul hingga digital botox di dalam ger, saya membagikan pengalaman menikmati internet stabil di atas 100Mbps bahkan di daerah terpencil yang benar-benar tidak terjangkau data seluler, berkat ketahanan air IP67 dan power bank. Saya juga menyertakan sedikit bahasan teknis, termasuk struktur komunikasi satelit Starlink yang mungkin ingin diketahui para engineer.

10 komentar

 
plorrr 2025-05-14

Menarik ya. Saya membacanya dengan senang hati!

 
encyphered 2025-05-14

Saya sudah menggunakan Starlink lebih dari 3 tahun. Seperti yang disebutkan di artikel, di Korea barang ini sama sekali tidak punya alasan untuk dipakai, tetapi sangat bagus sebagai cadangan untuk situasi ketika bahkan telepon pun tidak mendapat sinyal.

Beberapa tambahan

  • Langit utara memang harus terbuka, tetapi sejak Starlink Mini keluar, berkat susunan antena yang berubah dan satelit tambahan yang terus ditambahkan sejak gen2, arah sekarang tidak terlalu penting, dan obstruction justru lebih penting. Artinya, jika ada banyak gedung 5 lantai ke atas atau pohon setinggi itu, kecepatan akan turun drastis. Jadi sepertinya akan sangat sulit dipakai di Korea.
  • Meski begitu, dalam situasi di mana lebih baik ada daripada tidak sama sekali (situasi di mana tanpa Starlink bahkan telepon pun tidak mendapat sinyal), jika Starlink terlihat sempat menangkap sinyal lalu muncul obstructed, Anda bisa memaksa reset obstruction map, dan untuk sementara perangkat akan bekerja sehingga masih ada waktu untuk mengirim beberapa pesan.
  • Koneksi satelit awal membutuhkan 15 sampai 30 menit, tetapi setelah sekali tersambung, jika hanya reboot di lokasi yang sama, perangkat akan tersambung lagi hampir seketika. Saya memasangnya di atap mobil dan menghubungkannya ke listrik saat mesin menyala, jadi mematikannya sebentar saat makan atau isi bensin tidak menimbulkan ketidaknyamanan.
  • Untuk baterai, gen3 dish mengonsumsi sekitar 100Wh dan ukurannya juga besar, jadi sulit dipakai sebagai perangkat portabel, tetapi setelah beralih ke mini, konsumsi dayanya turun drastis menjadi sekitar 25Wh. Memang aktuator untuk penyelarasan arah dan pemanas untuk melelehkan salju dihilangkan, tetapi seperti yang disebutkan sebelumnya, aktuator itu tidak terlalu berarti (terutama saat bergerak), dan pemanas juga tidak terlalu berarti kecuali dipakai di rumah. Kecepatannya memang sedikit lebih rendah, tetapi sekali lagi dampak obstruction adalah faktor terbesar, jadi bukan masalah besar. Bagi saya, ini Starlink ketiga setelah gen2 -> gen3 -> mini, dan untuk pola penggunaan saya, Starlink Mini adalah yang paling memuaskan.
  • Dari sisi biaya, sampai gen2/gen3 tarifnya $150 dengan residential+portability addon, jadi agak membebani, tetapi ini juga berubah setelah mini keluar karena ada paket murah $50 dengan batas 50GB/mo, yang sudah cukup untuk perjalanan atau camping. Jika memakai lebih dari itu, Anda juga bisa menambah secara pay-as-you-go dengan 1GB/$1, atau cukup menggantinya ke unlimited roam seharga $135, yang penagihannya diprorata, sehingga menurut saya opsi ini lebih baik.
 
kandk 2025-05-13

Botoks wkwk, saya sempat lama membaca untuk paham maksudnya wkwk
Menarik juga
Semoga era tanpa batas negara segera datang

 
loblue 2025-05-13

Wah, berarti gaya hidup nomaden di Mongolia jadi memungkinkan ya!

 
lsdcnu 2025-05-12

Haha, astaga
Saya datang ke sini setelah melihat ini di Slack dan mengira itu typo, tapi ternyata bukan typo dong wkwkwk. Tulisannya seru sekali dan sangat enak dibaca. Terima kasih untuk penjelasannya yang detail
Sedikit di luar topik, tapi rasanya ada selera yang konsisten terlihat di UI aplikasi Tesla, X, dan Starlink…

 
rlaehdus2003 2025-05-12

Saya memang hanya terpikir ingin mencoba Starlink. Jadi melihat tulisan tentang membawanya saat bepergian ke luar negeri lalu memakainya seperti ini terasa menarik.
Memang, membeli di negara yang belum resmi dirilis dan mengaktifkan paket layanannya sendiri sudah menjadi rintangan pertama.
Senang membacanya.

 
bus710 2025-05-11

Apakah kita sudah sampai pada titik tidak bisa hidup sehari pun tanpa dunia yang tersusun dari 1 dan 0.... Rasanya ini bukan lagi sekadar cerita orang lain...

 
ssssut 2025-05-11

Sepertinya bukan karena saya benar-benar sangat membutuhkan internet, melainkan karena sekalian pergi ke daerah terpencil tanpa sinyal seluler, keinginan untuk setidaknya sekali mencoba layanan internet satelit yang bisa digunakan konsumen umum justru lebih besar. Haha

 
kunggom 2025-05-11

Saya pernah dengar digital detox, tapi baru kali ini dengar digital botox wkwkwk.
Saya penasaran Starlink bekerja seperti apa secara spesifik, dan rasa penasaran itu jadi banyak terjawab.

 
beenzinozino 2025-05-11

Wah... saya cuma pernah dengar soal Starlink, tapi setelah melihat ulasan dari penggunaan nyata, rasanya keren sekali. Seru dan enak dibaca!