Aplikasi Android TSBOARD, Sensta - Mari buat Instagram khusus komunitas
(github.com/sirini)Sekitar 1 tahun lalu saya pertama kali memperkenalkan TSBOARD, yang dibuat dengan TypeScript, di GeekNews ini.
Saat itu saya memperkenalkan TSBOARD sebagai community builder sekaligus papan forum.
Lalu sekitar 4 bulan lalu, saat menulis ulang backend TSBOARD dengan bahasa Go, saya juga pernah memperkenalkan alasan mengapa backend yang sebenarnya sudah berjalan dengan baik itu diganti.
Secara pribadi saya masih tidak menyesal memilih bahasa Go, dan sekarang saya bahkan menilai itu sebagai keputusan yang tepat.
Dan proyek "Sensta" yang saya perkenalkan hari ini adalah aplikasi native Android.
Proyek ini juga terhubung dengan proyek TSBOARD yang saya perkenalkan di awal.
Mengapa membuat aplikasi Android khusus TSBOARD?
- Saat membuat TSBOARD, saya sering berpikir bahwa jika saya berada di posisi operator yang menjalankan situs komunitas, saya pasti ingin menyediakan aplikasi buatan sendiri untuk para anggota.
- Lalu ketika saya mulai mengelola komunitas foto kecil berbasis TSBOARD, pemikiran ini makin kuat.
- Ah, saya juga ingin membuat aplikasi khusus untuk situs komunitas saya sendiri!
- Pada saat itu, kebetulan saya juga harus menggunakan bahasa Kotlin untuk pekerjaan. Jadi sekalian belajar, saya pun memutuskan untuk membuat aplikasi Android khusus TSBOARD, dan dari situlah proyek ini lahir.
Apa saja fitur aplikasi Android TSBOARD?
- Jika ada di antara Anda yang menjalankan komunitas berbasis TSBOARD, Anda bisa mengunduh source code dari GitHub pada tautan tersebut, sedikit mengubah pengaturan
Env.kt, lalu hanya dengan pekerjaan kecil seperti mengganti ikon aplikasi, Anda sudah bisa membuat dan merilis aplikasi Android yang siap dipublikasikan.- Tentu saja, jika Anda belum pernah mengembangkan aplikasi sama sekali, Anda perlu siap menghadapi sedikit trial and error.
- Interaksi dasar dengan backend yang ditulis ulang dalam bahasa Go, yang saya perkenalkan 4 bulan lalu, semuanya sudah diimplementasikan. Berkat itu, Anda tidak perlu memulai semuanya dari nol.
- Selain itu, Anda juga tidak perlu bergantung pada aplikasi 3rd party sambil direpotkan oleh hal-hal seperti crawling berlebihan.
- Terakhir, aplikasi ini pada dasarnya dikembangkan agar lebih cocok untuk galeri daripada papan forum umum di TSBOARD. Itu karena aplikasi ini berawal sebagai aplikasi untuk komunitas foto kecil saya.
- Jadi jika situs yang Anda jalankan dengan TSBOARD memiliki galeri, Anda boleh menganggap ini sebagai cara membuat Instagram khusus komunitas Anda sendiri.
Mengapa aplikasi Android TSBOARD tidak memakai Flutter? Mengapa tidak memakai React Native (RN)?
- Sebenarnya bukan berarti saya sama sekali tidak mempertimbangkan cross-platform. Saat pertama kali membicarakan ide ini kepada orang-orang di sekitar saya, hampir semua masukan yang saya terima adalah: pakai RN atau pakai Flutter!
- Terutama karena TSBOARD juga dikembangkan dengan TypeScript dan proyek web adalah fokus utamanya, banyak yang menyarankan agar sekalian mencoba RN.
- Tetapi saat mulai membuat aplikasi ini, saya sudah terlanjur terpikat oleh pesona bahasa baru yang saya temui saat itu, yaitu Kotlin, jadi nasihat apa pun tidak lagi masuk ke telinga. Bisa dibilang aplikasi ini dibuat karena saya memang hanya ingin memakai Kotlin.
- Selain itu, karena saya sudah berada dalam situasi harus memakai Kotlin, jujur saja terasa membebani jika harus belajar sesuatu yang baru lagi secara bersamaan sambil mengembangkan aplikasi.
- Hasilnya, dukungan untuk platform iOS memang jadi terasa agak jauh, tetapi saya bisa cepat akrab dengan bahasa Kotlin, dan saya rasa saya juga mendapatkan performa yang layak untuk aplikasi native.
Apa rencana pengembangannya ke depan?
- Seiring TSBOARD terus diperbarui dan menghadirkan fitur-fitur baru, saya berencana terus meningkatkan aplikasi Android ini agar fitur-fitur tersebut juga bisa langsung dimanfaatkan di sini.
- Saat ini baru ada fitur login dengan akun Google, tetapi nantinya seperti TSBOARD asli, login dengan Naver dan Kakao juga akan dibuat tersedia.
- Saya juga ingin menambahkan fitur-fitur yang akan berguna dari sudut pandang anggota komunitas, dengan menjadikan situs komunitas lain sebagai benchmark.
- Jika ada fitur yang ingin Anda usulkan, silakan beri tahu saya kapan saja!
Penutup: TSBOARD juga menyediakan aplikasi Android!
- Melalui TSBOARD, saya berharap semakin banyak situs komunitas bisa memiliki frontend yang lebih halus, backend yang lebih tangguh, dan bahkan aplikasi native Android untuk para anggotanya.
- Sebagai harapan sederhana, selain saya, saya juga berharap ada pengembang hebat lain yang membuat aplikasi iOS berbasis TSBOARD. :D
Terima kasih telah membaca tulisan panjang ini!
2 komentar
Kalau memakai Kotlin Multiplatform dan juga Compose Multiplatform, aplikasi iOS juga memungkinkan haha
Wow! Kotlin Multiplatform ya, luar biasa sekali hehe. Saya juga tidak yakin apakah nanti sempat membuat aplikasi iOS juga. wkwk