7 poin oleh GN⁺ 2025-05-29 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • iPhone yang dicuri di London atau New York mengalir ke Huaqiangbei, Shenzhen, China melalui Hong Kong dan diperjualbelikan
  • Di antaranya, gedung Feiyang Times disebut sebagai ‘gedung iPhone curian’ dan ditunjuk sebagai salah satu jalur distribusi utama untuk iPhone bekas asal AS dan Eropa
  • Berkat struktur bisnis yang masih bisa menghasilkan untung dengan membongkar bahkan perangkat yang terkunci menjadi suku cadang, permintaan di kawasan ini tetap stabil
  • Sejumlah penjual juga teridentifikasi menjalankan jaringan jual-beli terorganisasi, seperti sengaja menghubungi korban untuk mendorong pembukaan kunci jarak jauh
  • Dengan memanfaatkan status zona perdagangan bebas Hong Kong, jalur ini juga digunakan sebagai sarana penyelundupan atau penghindaran pajak

Inside China’s ‘stolen iPhone building’

Peran gedung Feiyang Times di Shenzhen

  • Gedung Feiyang Times yang berada di kawasan pasar elektronik Huaqiangbei, Shenzhen, adalah pusat distribusi iPhone bekas, khususnya untuk perdagangan perangkat yang masuk dari AS dan Eropa
  • Banyak perangkat merupakan produk refurbish resmi, tetapi diketahui juga ada smartphone curian yang bercampur di dalamnya
  • Komunitas Apple, media sosial, dan para korban menyoroti tempat ini dengan sebutan ‘gedung iPhone curian

Kasus korban nyata: dari London ke Shenzhen

  • Sam Amrani dari London dirampas iPhone 15 Pro miliknya oleh dua orang yang mengendarai sepeda listrik
  • iPhone miliknya terlacak dari sebuah toko reparasi di London, beberapa alamat lain, lalu melewati Hong Kong hingga terdeteksi di Huaqiangbei, Shenzhen
  • Hasil pelacakan perjalanan sejauh 9.650 km menunjukkan perangkat itu akhirnya tiba di gedung Feiyang Times dan pasar di sekitarnya

Struktur distribusi iPhone bekas

  • Para pedagang di Huaqiangbei mengklaim tetap bisa memperoleh keuntungan karena bahkan perangkat yang terkunci pun dapat dibongkar dan dijual sebagai suku cadang
    • Layar, mainboard, chip, tembaga, hingga plastik bisa didaur ulang
  • Kemungkinan penggunaan App Store global dan harga murah model SIM lock asal AS menjadi faktor yang membuat perangkat luar negeri diminati
  • Lantai 3~4 gedung ini merupakan area khusus iPhone luar negeri, dengan transaksi aktif dari sore hingga malam

Penjual dan pembeli

  • Pedagang bernama ‘Wang’ menyebut bahwa bahkan perangkat terkunci pun memiliki harga pasar
  • Pedagang dari Pakistan, Libya, dan wilayah lain melakukan pembelian dalam jumlah besar lalu menjualnya kembali di negara asal
    • Contoh: model SIM lock digunakan sebagai perangkat berbasis WiFi
  • Para pedagang suku cadang di lantai 2 membeli perangkat yang gagal dibuka kuncinya dari lantai atas untuk dijadikan komponen

Peran Hong Kong dan rantai pasok

  • Sebagian besar iPhone berawal dari pedagang grosir barang bekas di Hong Kong
    • Khususnya gedung 1 Hung To Road di Kwun Tong yang menjadi titik distribusi utama
  • Berkat bebas bea dan sistem bea cukai yang sederhana, pajak tinggi di China daratan dapat dihindari
  • Di WhatsApp, Facebook, WeChat, dan platform lain, stok diperdagangkan melalui lelang dengan status iCloud lock yang ditandai
  • Para pedagang mengangkutnya ke China daratan melalui hand-carry, perusahaan logistik khusus, maupun penyelundupan

Cara mendorong pembukaan kunci perangkat

  • Banyak korban di negara-negara Barat menerima pesan yang dikirim dari China
    • Isinya mendorong pembukaan kunci perangkat atau penonaktifan Find My agar bisa dijual kembali dalam kondisi layak jual
  • Penjual Kevin Li menjelaskan bahwa perangkat yang masih terikat ID harus dibeli dengan harga sangat rendah agar masih menguntungkan
    • Umumnya 70% lebih murah dibanding ponsel yang sudah unlock
    • Sebagian besar kemudian dibongkar lalu dijual per komponen

Respons pemerintah dan otoritas

  • Tongtiandi Communication Market, operator Feiyang Times, tidak menanggapi permintaan wawancara
  • Polisi Hong Kong hanya menyatakan akan “mengambil tindakan bila diperlukan sesuai hukum”
  • Pemerintah kota Shenzhen di China menolak menjawab atau tidak memberikan respons

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.