- Menstabilkan API utama terkait reaktivitas (reactivity) dan merilis fitur Zoneless sebagai developer preview
- Secara signifikan meningkatkan pengalaman debugging dan efisiensi pengembangan melalui integrasi dengan Chrome DevTools dan lainnya
- Menyediakan dukungan pengembangan GenAI, memperkenalkan llms.txt, serta membuka panduan dan contoh pembangunan aplikasi AI sebagai open source
- Secara resmi menghentikan NgIf, NgFor, NgSwitch yang lama dan merekomendasikan peralihan ke control flow bawaan
- Memulai proyek baru untuk memilih maskot resmi Angular melalui pemungutan suara komunitas
Fitur utama Angular v20
- Dalam beberapa tahun terakhir, Angular telah mendorong perubahan besar melalui reaktivitas berbasis Signals, aplikasi Zoneless, dan lainnya
- Di Angular v20, fokus utamanya adalah pada stabilitas fitur yang sedang berjalan dan peningkatan developer experience
Stabilisasi fitur reaktivitas (reactivity)
- API Signals, computed, input, dan view queries telah memasuki tahap stabil
- API effect, linkedSignal, dan toSignal juga telah distabilkan sehingga manajemen status asinkron yang andal menjadi memungkinkan
- Dibagikan pula contoh sukses di layanan berskala besar seperti Google dan YouTube, termasuk peningkatan input latency sebesar 35%
API eksperimental baru: resource, httpResource
- API resource mempermudah permintaan asinkron dan pemrosesan data streaming sesuai perubahan signal
- Dengan httpResource, permintaan HTTP berbasis signal didukung, dan hasil permintaan dapat langsung digunakan dari signal
- Berbagai pola data streaming seperti WebSocket juga dapat dikelola dengan sederhana menggunakan signal
Developer preview untuk fitur Zoneless
- Di lingkungan SSR, handler bawaan untuk unhandledRejection dan uncaughtException milik Node.js disertakan
- Di klien, global error listening dimungkinkan melalui provideBrowserGlobalErrorListeners
- Disediakan panduan untuk menghapus polyfill zone.js dari angular.json dan beralih ke mode zoneless
Peningkatan server-side rendering
- Incremental hydration dan rendering mode per route telah distabilkan
- Hanya UI yang diperlukan yang diunduh/dihydrate saat memasuki viewport sehingga lalu lintas JS dapat diminimalkan
- Berbagai mode rendering seperti SSR/CSR/Prerender dapat diatur per route
Peningkatan developer experience dan produktivitas
- Bekerja sama dengan Chrome DevTools untuk menyediakan performance track khusus Angular, sehingga rendering internal framework, event, change detection, dan lainnya dapat dipantau secara real time
- API seperti pembuatan dinamis dengan createComponent, penerapan directive, dan binding berbasis signal telah ditingkatkan
- Template kini mendukung operator eksponen(
**), operator in, dan template literal tanpa tag
- Fitur diagnosis diperkuat untuk kasus seperti @for trackFn tidak dipanggil, nullish coalescing yang disalahgunakan, dan structural directive tanpa input
Peningkatan style guide dan host binding
- Style guide disederhanakan dan dimodernisasi berdasarkan praktik selama 10 tahun
- Sufiks nama file/kelas tidak lagi dibuat secara default, dan objek host direkomendasikan menggantikan HostBinding/HostListener
- Opsi typeCheckHostBindings ditambahkan untuk mendukung deteksi kesalahan binding secara real time
Peningkatan DevTools/lingkungan pengujian dan Angular Material
- Fitur debugging untuk incremental hydration dan deferrable view ditambahkan ke Angular DevTools
- Dukungan vitest hadir sebagai pengganti Karma, dengan mode watch dan pengujian browser yang diperkenalkan secara eksperimental
- Kualitas Angular Material ditingkatkan, termasuk komponen tombol yang sesuai spesifikasi M3, penataan istilah, serta kontrol animasi/motion
Dukungan GenAI dan LLM
- llms.txt diperkenalkan agar LLM dapat mempelajari kode Angular terbaru, disertai sampel open source dan panduan
- Panduan integrasi dengan Genkit, Vertex AI, siaran langsung praktik, dan best practice juga dibuka
Pengenalan control flow bawaan dan penghentian structural directive
- Control flow bawaan yang diperkenalkan di v17 unggul dalam banyak aspek seperti intuitivitas, type safety, dan performa
- *ngIf, *ngFor, *ngSwitch dijadwalkan dihapus sepenuhnya pada v22, dan schematic migrasi kode disediakan
Proyek maskot resmi Angular
- Kandidat maskot resmi dan RFC dibuka untuk memperkuat identitas Angular serta simbol komunitasnya
- Usulan mencakup bentuk perisai yang terinspirasi dari logo dan karakter Anglerfish (ikan sungut ganda)
- Pemilihan akhir akan dilakukan melalui voting dan umpan balik komunitas, dan usulan nama juga dimungkinkan
Roadmap ke depan
- Di v20, fitur-fitur besar seperti reaktivitas, zoneless, dan incremental hydration terus dirapikan dan distabilkan
- Proyek besar berikutnya seperti Selectorless, signal-forms, peningkatan unit test, dan maskot sedang dipersiapkan
- Arah pengembangan selanjutnya akan ditentukan melalui penyerapan aktif masukan dari komunitas
Belum ada komentar.