3 poin oleh GN⁺ 2025-06-01 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Menstabilkan API utama terkait reaktivitas (reactivity) dan merilis fitur Zoneless sebagai developer preview
  • Secara signifikan meningkatkan pengalaman debugging dan efisiensi pengembangan melalui integrasi dengan Chrome DevTools dan lainnya
  • Menyediakan dukungan pengembangan GenAI, memperkenalkan llms.txt, serta membuka panduan dan contoh pembangunan aplikasi AI sebagai open source
  • Secara resmi menghentikan NgIf, NgFor, NgSwitch yang lama dan merekomendasikan peralihan ke control flow bawaan
  • Memulai proyek baru untuk memilih maskot resmi Angular melalui pemungutan suara komunitas

Fitur utama Angular v20

  • Dalam beberapa tahun terakhir, Angular telah mendorong perubahan besar melalui reaktivitas berbasis Signals, aplikasi Zoneless, dan lainnya
  • Di Angular v20, fokus utamanya adalah pada stabilitas fitur yang sedang berjalan dan peningkatan developer experience

Stabilisasi fitur reaktivitas (reactivity)

  • API Signals, computed, input, dan view queries telah memasuki tahap stabil
  • API effect, linkedSignal, dan toSignal juga telah distabilkan sehingga manajemen status asinkron yang andal menjadi memungkinkan
  • Dibagikan pula contoh sukses di layanan berskala besar seperti Google dan YouTube, termasuk peningkatan input latency sebesar 35%

API eksperimental baru: resource, httpResource

  • API resource mempermudah permintaan asinkron dan pemrosesan data streaming sesuai perubahan signal
  • Dengan httpResource, permintaan HTTP berbasis signal didukung, dan hasil permintaan dapat langsung digunakan dari signal
  • Berbagai pola data streaming seperti WebSocket juga dapat dikelola dengan sederhana menggunakan signal

Developer preview untuk fitur Zoneless

  • Di lingkungan SSR, handler bawaan untuk unhandledRejection dan uncaughtException milik Node.js disertakan
  • Di klien, global error listening dimungkinkan melalui provideBrowserGlobalErrorListeners
  • Disediakan panduan untuk menghapus polyfill zone.js dari angular.json dan beralih ke mode zoneless

Peningkatan server-side rendering

  • Incremental hydration dan rendering mode per route telah distabilkan
  • Hanya UI yang diperlukan yang diunduh/dihydrate saat memasuki viewport sehingga lalu lintas JS dapat diminimalkan
  • Berbagai mode rendering seperti SSR/CSR/Prerender dapat diatur per route

Peningkatan developer experience dan produktivitas

  • Bekerja sama dengan Chrome DevTools untuk menyediakan performance track khusus Angular, sehingga rendering internal framework, event, change detection, dan lainnya dapat dipantau secara real time
  • API seperti pembuatan dinamis dengan createComponent, penerapan directive, dan binding berbasis signal telah ditingkatkan
  • Template kini mendukung operator eksponen(**), operator in, dan template literal tanpa tag
  • Fitur diagnosis diperkuat untuk kasus seperti @for trackFn tidak dipanggil, nullish coalescing yang disalahgunakan, dan structural directive tanpa input

Peningkatan style guide dan host binding

  • Style guide disederhanakan dan dimodernisasi berdasarkan praktik selama 10 tahun
  • Sufiks nama file/kelas tidak lagi dibuat secara default, dan objek host direkomendasikan menggantikan HostBinding/HostListener
  • Opsi typeCheckHostBindings ditambahkan untuk mendukung deteksi kesalahan binding secara real time

Peningkatan DevTools/lingkungan pengujian dan Angular Material

  • Fitur debugging untuk incremental hydration dan deferrable view ditambahkan ke Angular DevTools
  • Dukungan vitest hadir sebagai pengganti Karma, dengan mode watch dan pengujian browser yang diperkenalkan secara eksperimental
  • Kualitas Angular Material ditingkatkan, termasuk komponen tombol yang sesuai spesifikasi M3, penataan istilah, serta kontrol animasi/motion

Dukungan GenAI dan LLM

  • llms.txt diperkenalkan agar LLM dapat mempelajari kode Angular terbaru, disertai sampel open source dan panduan
  • Panduan integrasi dengan Genkit, Vertex AI, siaran langsung praktik, dan best practice juga dibuka

Pengenalan control flow bawaan dan penghentian structural directive

  • Control flow bawaan yang diperkenalkan di v17 unggul dalam banyak aspek seperti intuitivitas, type safety, dan performa
  • *ngIf, *ngFor, *ngSwitch dijadwalkan dihapus sepenuhnya pada v22, dan schematic migrasi kode disediakan

Proyek maskot resmi Angular

  • Kandidat maskot resmi dan RFC dibuka untuk memperkuat identitas Angular serta simbol komunitasnya
  • Usulan mencakup bentuk perisai yang terinspirasi dari logo dan karakter Anglerfish (ikan sungut ganda)
  • Pemilihan akhir akan dilakukan melalui voting dan umpan balik komunitas, dan usulan nama juga dimungkinkan

Roadmap ke depan

  • Di v20, fitur-fitur besar seperti reaktivitas, zoneless, dan incremental hydration terus dirapikan dan distabilkan
  • Proyek besar berikutnya seperti Selectorless, signal-forms, peningkatan unit test, dan maskot sedang dipersiapkan
  • Arah pengembangan selanjutnya akan ditentukan melalui penyerapan aktif masukan dari komunitas

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.