11 poin oleh xguru 2025-06-21 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Distribusi Kubernetes ultra-ringan single-node untuk lingkungan dengan sumber daya terbatas seperti perangkat IoT, embedded, dan edge
  • Dapat diinstal dan dijalankan sebagai satu biner, dengan semua komponen utama tertanam. Ketergantungan eksternal diminimalkan
    • Melalui Kine, menggunakan SQLite sebagai storage bawaan pengganti etcd
    • Runtime kontainer menggunakan containerd & runc, DNS menggunakan CoreDNS, dan semua komponen esensial dipaketkan ke dalam satu launcher
  • Struktur lock-free dan multi-process yang mengintegrasikan berbagai komponen dalam satu proses tunggal
  • Menghapus Kubernetes Scheduler dan menggantinya dengan webhook kustom NodeSetter
  • Mendukung operasi offline: semua fitur dapat digunakan tanpa koneksi internet
  • Perbedaan dibanding distribusi Kubernetes lain
    • Berbeda dari distribusi terdistribusi/ringan untuk lapisan FOG seperti K3s dan MicroK8s, KubeSolo berfokus pada perangkat edge
    • Tanpa fitur klaster, tidak menyertakan etcd, dan hanya mendukung operasi single-node
    • Seluruh deployment, patch, dan rilis merupakan fork berbasis K3s sehingga dapat dengan cepat mengikuti upstream
  • Berjalan di semua distribusi Linux (ARM, ARM64, x86_64)

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.