3 poin oleh attrestmedia 2025-07-01 | 5 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Halo. Selama 6 bulan terakhir, setelah pulang kerja saya diam-diam rajin membuat game untuk anak saya dengan bantuan vibe coding.

Pertama, izinkan saya memperkenalkan secara singkat game yang sedang saya buat.

Game yang saya buat adalah game simulasi berbasis chat AI, di mana pemain berbicara dengan karakter yang dibuat AI, lalu bertujuan mendapatkan sebanyak mungkin teman dan tumbuh bersama mereka. Sederhananya, ini bisa disebut game chat AI. ^^;

Alasan saya membuat game dengan format seperti ini adalah karena anak saya, yang sekarang baru masuk sekolah dasar, sejak usia sekitar 3~4 tahun sangat menyukai karakter monster dan mulai menggambar monster sebanyak-banyaknya. Dari sudut pandang orang tua, tentu sayang jika gambar-gambar berharga buatan anak itu dibuang begitu saja. Jadi saya menyimpannya satu per satu, dan tanpa terasa jumlahnya kini sudah mencapai ribuan lembar.

Namun tentu tidak ada artinya jika hanya disimpan. Saya selalu berpikir untuk mendigitalisasikannya agar nanti bisa saya tunjukkan saat anak saya sudah besar, lalu kebetulan saya menyaksikan perkembangan AI yang melesat luar biasa, sehingga saya pun memanfaatkan AI untuk membuat game ini.

Sampai sekarang saya masih terus melakukan berbagai perbaikan dan pengujian, serta bergulat dengan efek samping yang terus muncul tanpa henti. Meski begitu, saya merasa ingin sekali setidaknya mendapatkan penilaian jujur dari banyak orang.

Untuk saat ini game ini hanya bisa digunakan lewat web, dan karena masih versi beta, hanya fitur terbatas yang dapat dipakai. Selain itu, pendaftaran akun juga diperlukan, tetapi karena servernya sangat kecil dan imut... saya membatasinya hanya sampai maksimal 100 orang agar tidak tumbang. Jika Anda tertarik pada game chat AI, saya akan senang jika Anda sempat melihat-lihat dan memberi penilaian yang jujur. Tentu saja, terlepas dari penilaian itu, saya berniat terus melanjutkan pengembangan dan penambahan karakter sampai semua ribuan gambar karakter yang telah saya kumpulkan diubah menjadi karakter dan didaftarkan satu per satu. ^^;;

Terakhir, karena ambisi pengembang, worldbuilding-nya terus berkembang semakin luas... jadi dalam waktu dekat saya juga berencana menambahkan universe baru; saya sedang menyiapkan universe dengan latar yang sedikit lebih realistis dan berbeda dari universe karakter monster yang ada sekarang. Jika Anda mulai tertarik dengan game ini, mohon nantikan juga universe yang baru.

Saya akan memperkenalkan layanannya secara singkat.

  • Game simulasi percakapan karakter monster berbasis chat AI
  • Percakapan chat saat ini diimplementasikan dengan gemini flash dan 4o mini dari OpenAI
  • Saat ini percakapan dibatasi maksimal 20 kali per hari, dan jumlah karakter yang bisa diajak bicara dibatasi hingga 10
  • Karakter dan fitur akan terus diperbarui secara berkala
  • Fitur yang sedang dikembangkan meliputi
  1. Sedang menyiapkan fitur percakapan berbasis pengetahuan yang terhubung dengan tulisan di situs WordPress yang saya kelola secara pribadi (meski situs tersebut hanya memiliki jumlah pengunjung yang sangat kecil, bagi saya itu berperan seperti gudang pengetahuan tempat saya menyimpan sedikit demi sedikit hal-hal yang suatu hari ingin saya ajarkan kepada anak saya. Tentu saja, saat ini juga sedang digunakan untuk tujuan yang agak berbeda.)
  2. Karena anak saya pernah berkata bahwa suatu hari ia ingin mencoba berbicara dengan orang lain hanya dalam bahasa Inggris, saya juga sedang menyiapkan fitur yang menerjemahkan percakapan secara real time. (Tentu saja, anak saya masih belum bisa bahasa Inggris. Karena itu saya sedang memikirkan dengan serius bagaimana agar ia bisa bersentuhan dengan bahasa Inggris secara alami di dalam game.)
  • Sekian, meski saya menulis panjang lebar, sebenarnya tidak ada sesuatu yang terlalu istimewa. Meski begitu, jika Anda penasaran, silakan lihat-lihat, dan saya mohon penilaian yang jujur.

5 komentar

 
geekbini 2025-07-01

Saya juga punya pemikiran yang sama, ingin menjadi ayah yang baik.
Saya pribadi tidak menikmati game, tetapi anak-anak saya memang suka dan sering memainkannya. Sekarang mereka sudah SMA, jadi mereka juga tidak lagi menikmati game kasual yang sederhana dan hanya memainkan judul-judul besar, jadi sepertinya saya sudah melewatkan waktu untuk membuatkan game bagi mereka.T_T

 
geekbini 2025-07-01

Selain itu, sebelum anak-anak jadi siswa SMA, saya pernah membuat game seperti ini supaya saat mereka masih kecil, mereka bisa merasa ayah mereka itu hebat.

=> https://m.onestore.co.kr/ko-kr/apps/appsDetail.omp?prodId=0000761386

Kalau saja saat itu AI sedang booming T_T

 
attrestmedia 2025-07-03

Hehe, sepertinya perasaan para ayah memang mirip semua ya~! Syukurlah, anak saya masih kecil jadi sepertinya saya masih punya kesempatan. Terima kasih~!^^

 
ide127 2025-07-01

Saya tidak tahu soal yang lain, tapi kesan pertama saya adalah
saya juga ingin menjadi ibu seperti ini.

 
attrestmedia 2025-07-03

Terima kasih~! Sepertinya untuk sementara saya sudah berhasil menjadi ayah yang baik^^