(Terjemahan) JavaScript Merusak Web. (Dan Kita Menyebutnya Kemajuan)
(junghan92.medium.com)Ringkasan: CharGPT
🧨 Poin utama
• Web menjadi berat dan tidak stabil
Dengan adopsi framework JavaScript yang serampangan, situs web menjadi lambat, mengalami penundaan rendering, dan kemudahan pemeliharaannya juga memburuk, tetapi semua itu dibungkus sebagai ‘kemajuan’ .
• Pengalaman pengembang (DX) mengalahkan pengalaman pengguna (UX)
Tool dan framework berfokus pada kenyamanan pengembang, tetapi hal ini meningkatkan kompleksitas dan menghambat akses bagi pembuat konten maupun pakar SEO .
• Penyebaran kompleksitas yang tidak perlu
Bahkan situs konten sederhana pun dipaksa memiliki struktur kompleks seperti proses build, bundler, hydration, dan router. Akibatnya, sistem untuk hanya beberapa baris teks pun menjadi serumit pengendalian lalu lintas udara .
• Munculnya gerakan untuk membalikkan kompleksitas
Belakangan ini SSR (Server‑Side Rendering) maupun pendekatan CMS tradisional kembali mendapat perhatian, tetapi tetap masih bergantung pada struktur yang lebih berat dan rapuh dibanding sebelumnya .
• Usulan solusi yang realistis
Tidak semua situs harus menjadi aplikasi JS.
– HTML yang dirender di server + semantic markup + edge caching
– JavaScript ringan hanya digunakan seminimal mungkin di tempat yang benar-benar perlu (modal, toggle harga, dan sebagainya)
– Disarankan memanfaatkan tool seperti WordPress dan Eleventy .
• Pada akhirnya ini adalah masalah pengambilan keputusan
Kompleksitas saat ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari budaya yang berpusat pada pengembang dan pilihan organisasi.
Tulisan ini menekankan perlunya beralih ke pola pikir yang memprioritaskan UX dan hasil bisnis ().
⸻
✅ Kesimpulan ringkas
1. Jangan menyerahkan semuanya pada JavaScript – situs sederhana yang berfokus pada konten bisa dibangun dengan baik tanpa JS berlebihan.
2. Utamakan pengguna, konten, dan SEO – fokus pada UX dan kemudahan pembaruan konten, bukan DX.
3. Gunakan JS hanya di tempat yang diperlukan – alih-alih berlebihan memasukkan library yang tidak perlu, bangun fitur yang bisa diselesaikan dengan Vanilla JS atau CSS ringan dengan cara tersebut.
4. Perubahan budaya organisasi – kompleksitas menimbulkan biaya yang lebih besar daripada sekadar kode, jadi utamakan arsitektur yang rasional dan praktis.
⸻
Tulisan ini membunyikan alarm terhadap budaya “pengembangan web modern”, dan dengan kuat menyampaikan pesan bahwa ‘lebih banyak tidak selalu lebih baik, dan memilih tool yang tepat itu penting’.
5 komentar
Pengembangan yang terlalu berpusat pada JavaScript merusak web
URL asli artikelnya sudah diunggah seminggu yang lalu, jadi ada berbagai pendapat yang muncul.
T_T Maaf. Saya sudah mencoba mencari tahu sebelum mengunggahnya…
Bagaimana cara menangani “resolved duplicated”?
Saya juga rajin mencari apakah tulisan-tulisan tersebut sudah pernah diposting saat mendaftarkan tulisan, lalu mengunggahnya. Di situs-situs ini juga, karena pemilik situs sudah mengunggah begitu banyak tulisan, sebagian besar biasanya terjaring.
Kalau dicari...
Hacker News
https://news.ycombinator.com/item?id=44325563
LinkedIn
https://linkedin.com/posts/…
Reddit
https://reddit.com/r/theprimeagen/…
Tulisan Yoo Yong-woo di Facebook…
https://www.facebook.com/share/16q3Qxbm88/?mibextid=wwXIfr