18 poin oleh maitrouble 2025-09-05 | 4 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Dalam arus Vibe Coding, perbedaan pengalaman yang diberikan oleh bahasa pemrograman sangat besar. Python dan TypeScript memiliki tingkat kebebasan yang tinggi sehingga kode mudah tercecer, sementara Rust memutus ritme karena stabilitasnya yang terlalu ketat. Di antara keduanya, Go memungkinkan iterasi cepat sambil tetap menjaga struktur berkat kesederhanaan dan penanganan error yang konsisten. Artikel ini menjelaskan mengapa Go bisa kuat dalam Vibe Coding.

4 komentar

 
jhk0530 2025-09-06

Saya lebih suka Go karena karakter gopher-nya, haha

 
jamiecha 2025-09-05

Ini pendapat dari seseorang yang menggunakan Go dan Rust sekaligus:
https://kerkour.com/rust-agentic-coding

"Karena banyak bekerja dengan Go (di Markdown Ninja) dan Rust, saya rasa sistem tipe dan compiler Go tidak cukup canggih untuk agen AI. Terlalu banyak kasus "bisa dikompilasi tetapi crash di produksi"."

Menurut saya, justru "stabilitas yang berlebihan" itulah yang membuat hasil vibe coding bisa dipercaya :)

 
maitrouble 2025-09-05

Saya rasa ini pendapat yang bermakna, dan menarik karena jawabannya bisa berbeda tergantung pada nilai yang ingin dikejar :)