11 poin oleh GN⁺ 2025-09-25 | 2 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Properti CSS zoom yang diperkenalkan di Internet Explorer pada awal 2000-an menyebar tanpa standar dan menimbulkan kebingungan bagi para pengembang web
  • zoom adalah fitur sederhana untuk memperbesar/memperkecil ukuran elemen, tetapi menyebabkan ketidakkonsistenan dan masalah kompatibilitas antar-browser
  • Setelah itu, CSS transform muncul sebagai alternatif standar, tetapi tetap ada kasus yang membutuhkan sifat zoom yang memengaruhi layout
  • Dalam penyelidikan data penggunaan, zoom tercatat memiliki indikator popularitas yang tinggi secara berlebihan karena penggunaan zoom:1 untuk menghindari bug IE
  • Pada akhirnya, setelah CSS Working Group menyiapkan spesifikasi standar baru pada 2023 dan memasukkannya ke proyek Interop 2025, fitur ini memperoleh standarisasi dan dukungan luas setelah 25 tahun

Munculnya properti zoom

  • Pada 2000, zoom sebagai fitur nonstandar yang disertakan di Internet Explorer 5.5 adalah properti yang dapat menyesuaikan ukuran elemen berdasarkan skala
    • zoom:2 berarti diperbesar dua kali, zoom:0.1 berarti diperkecil menjadi sepersepuluh
    • Saat ukuran elemen berubah, layout di sekitarnya juga ikut tersusun ulang
  • Namun karena tidak ada spesifikasi resmi, implementasinya berbeda di tiap browser, dan ini menimbulkan kebingungan bagi pengembang web maupun pengguna
  • Pada awalnya sifatnya lebih dekoratif, sehingga tidak banyak memengaruhi fungsionalitas situs

Upaya standarisasi dan respons browser

  • Mozilla sejak awal memprioritaskan kepatuhan terhadap standar, sehingga mengabaikan zoom dan tidak memasukkannya ke Firefox
  • Sebagai gantinya, properti CSS transform muncul untuk menstandarkan fungsi serupa
    • Menawarkan kontrol yang lebih kuat dan efisien
    • Namun tidak memengaruhi penempatan elemen tetangga
  • Apple mengimplementasikan transform dan zoom sekaligus di Safari, sehingga perbedaan antar-browser tetap berlanjut
  • Akibatnya, zoom berada dalam posisi yang serba tanggung: tidak ada di standar, tetapi tetap bertahan di sebagian browser

Indikator popularitas dan kesalahpahaman

  • Bocoup dan Mozilla menyelidiki penggunaan fitur browser dengan memanfaatkan survei pengembang web, volume pencarian MDN, penyebutan di Stack Overflow, telemetri Chrome, dan data HTTP Archive
  • Di luar dugaan, zoom menempati peringkat atas, tetapi ini terutama disebabkan oleh pola penggunaan zoom:1 untuk menghindari bug IE
  • Ketika perhitungan dilakukan tanpa penggunaan zoom:1, 94% dari total penggunaan menghilang
  • Karena itu, Mozilla lebih memprioritaskan perbaikan fitur lain daripada zoom

Muncul kembali dan standarisasi

  • Di pelacak bug Firefox, para pengembang terus menekankan perlunya perilaku zoom yang memengaruhi layout
  • Layanan utama seperti Microsoft Excel Web dan aplikasi web seluler Gmail juga bergantung pada fitur ini
  • Pada 2023, CSS Working Group menyiapkan spesifikasi zoom baru untuk mengurangi masalah kompatibilitas dan mendorong standarisasi
  • Setelah diadopsi ke proyek Interop 2025, kini fitur tersebut memperoleh dukungan yang komprehensif di browser utama

Pelajaran dan kesimpulan

  • Ini menunjukkan bahwa proses mencapai kesepakatan standar web memang lambat, tetapi mampu memberi solusi yang inklusif bagi pengembang dan pengguna di seluruh dunia
  • Ini juga memberi pelajaran bahwa bergantung pada teknologi tertutup dan nonstandar berisiko dalam jangka panjang
  • Setelah melalui lika-liku selama 25 tahun, CSS zoom akhirnya distandarkan dan menjadi contoh yang melambangkan pentingnya konsensus dan evolusi platform web

2 komentar

 
cichol 2025-09-25

Wah, sudah lama sekali saya tidak ingat *zoom: 1;

 
ahwjdekf 2025-09-25

Web benar-benar menyedihkan. Sampai terasa ajaib bahwa sekarang pun masih bisa berjalan.