- "Langkah besar menuju aplikasi nyata komputasi kuantum, algoritme ‘Quantum Echoes’ dari Google"
- Algoritme Quantum Echoes berjalan pada chip kuantum Willow milik Google, dan diumumkan sebagai kasus keunggulan kuantum yang dapat diverifikasi (Verifiable) pertama di dunia
- Algoritme ini dapat menghitung struktur molekul dan mensimulasikan sistem di alam, serta menunjukkan kinerja 13.000 kali lebih cepat dibanding superkomputer tercepat konvensional
- Quantum Echoes menggunakan metode mengembalikan dan mengukur ‘gema’ sinyal kuantum, memperkuat interferensi halus sehingga memungkinkan perhitungan dengan presisi ekstrem
- Dalam eksperimen yang dilakukan bersama UC Berkeley, sistem ini memprediksi struktur geometri molekul secara akurat dan juga menangkap informasi jarak antarmolekul yang tidak dapat diketahui dengan metode NMR sebelumnya
- Pencapaian ini dinilai sebagai titik balik penting bagi masuknya komputasi kuantum ke bidang industri nyata seperti pengembangan obat, sains material, dan riset fusi nuklir
Kemunculan dan makna algoritme Quantum Echoes
- Melalui riset ini, Google membuktikan bahwa komputer kuantum dapat melampaui superkomputer tercepat sekaligus tetap memungkinkan hasilnya diverifikasi
- Ini bukan sekadar “keunggulan kuantum (Quantum Supremacy)”, melainkan komputasi ‘yang dapat diverifikasi’ di mana hasil yang sama dapat direproduksi melalui eksperimen berulang
- Algoritme OTOC (Out-of-Time-Order Correlator) yang diimplementasikan pada chip Willow bekerja dengan cara memajukan sinyal, lalu mengganggu satu qubit, kemudian mengembalikannya ke arah sebaliknya untuk mengukur ‘gema’
- Efek interferensi kuantum (constructive interference) memperkuat sinyal sehingga perubahan yang sangat kecil pun dapat dideteksi
- Chip Willow menggunakan susunan 105 qubit, dan mewujudkan pengukuran presisi ini melalui tingkat kesalahan yang rendah dan kecepatan komputasi yang tinggi
Chip Willow dan fondasi teknisnya
- Willow adalah chip kuantum terbaru yang diumumkan Google pada 2024, sebuah platform yang sangat meningkatkan teknologi penekanan kesalahan dan memecahkan tantangan sulit selama sekitar 30 tahun
- Pada benchmark Random Circuit Sampling sebelumnya, Willow membuktikan performa unggul dengan memaksimalkan kompleksitas keadaan kuantum
- Quantum Echoes bukan eksperimen kompleksitas semata, melainkan bentuk komputasi baru yang memodelkan eksperimen fisik, sebuah pengujian menantang yang harus memverifikasi sekaligus presisi dan kompleksitas
Perhitungan struktur molekul dan verifikasi eksperimen
- Google dan UC Berkeley bersama-sama melakukan eksperimen perhitungan geometri molekul berbasis kuantum
- Menerapkan algoritme Quantum Echoes pada dua molekul yang masing-masing terdiri dari 15 dan 28 atom
- Hasilnya sesuai dengan hasil NMR (resonansi magnetik nuklir) yang ada, sekaligus menghasilkan informasi jarak antarmolekul baru yang tidak dapat diamati dengan teknik sebelumnya
- Ini membuktikan kemungkinan bahwa Quantum Echoes dapat menjadi alat baru untuk mengukur struktur layaknya ‘penggaris molekuler’
- Terutama memiliki potensi besar untuk digunakan dalam analisis material baru seperti struktur pengikatan obat, material baterai, dan polimer
Kemajuan menuju aplikasi nyata
- Pencapaian ini dinilai sebagai sinyal awal bahwa komputer kuantum dapat mulai mendekati penyelesaian masalah industri nyata di bidang farmasi, ilmu hayati, dan riset material
- Quantum Echoes adalah contoh empiris yang menunjukkan bahwa mesin kuantum dapat memodelkan interaksi alam secara presisi
- Contoh: analisis struktur saat kandidat obat berikatan dengan protein, atau memahami susunan molekul material konduktif baru
- Google saat ini sedang menuju ‘Milestone 3’, yaitu implementasi logical qubit yang berumur panjang
- Ini adalah tahap kunci yang kelak akan mengarah pada pengembangan komputer kuantum dengan koreksi kesalahan penuh
Prospek ke depan
- Quantum Echoes tercatat sebagai riset pertama yang sekaligus membuktikan tiga elemen komputasi kuantum: akurasi, reproduktibilitas, dan penerapan
- Melalui riset ini, Google mengajukan konsep “quantum-scope”, dan menunjukkan kemungkinan alat baru untuk meneliti fenomena alam yang sebelumnya tidak dapat diamati
- Kemajuan semacam ini dinilai sebagai titik balik yang menandai bahwa teknologi kuantum telah melampaui tahap laboratorium dan mulai memasuki tahap aplikasi industri
1 komentar
Komentar Hacker News
Makalah idenya: Quantum Computation of Molecular Structure Using Data from Challenging-To-Classically-Simulate Nuclear Magnetic Resonance Experiments(https://journals.aps.org/prxquantum/abstract/10.1103/PRXQuantum.3.030345).
Verifikasi hasil di komputer kuantum lain (belum dilakukan): Observation of constructive interference at the edge of quantum ergodicity(https://www.nature.com/articles/s41586-025-09526-6)