27 poin oleh xguru 2025-10-31 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Platform manajemen server self-hosted open source yang mengintegrasikan koneksi SSH, manajemen file, dan tunneling
  • Memungkinkan mengendalikan infrastruktur server dari satu antarmuka melalui browser, desktop, atau aplikasi mobile
  • Menyediakan terminal SSH lengkap di browser tanpa klien terpisah, dengan layar terbagi (hingga 4 panel) dan sistem tab
  • Mendukung pembuatan dan pengelolaan tunnel SSH dengan fitur rekoneksi otomatis dan pemantauan status
  • Bisa langsung melihat, mengedit, mengunggah, dan mengunduh file kode/gambar/audio/video di server jarak jauh
  • Menyimpan dan mengelola informasi koneksi SSH dengan tag dan folder, serta mendukung otomatisasi akses lewat fitur distribusi otomatis kunci SSH
  • Dapat memantau penggunaan CPU, memori, dan HDD pada server SSH yang terhubung secara real-time
  • Mendukung autentikasi pengguna berbasis OIDC(OpenID Connect) dan 2FA(TOTP)
  • Tersedia dalam bentuk aplikasi web, aplikasi desktop (Windows, Linux), dan aplikasi mobile (iOS, Android)
    • Versi macOS dan iPadOS sedang dalam pengembangan
  • Dapat dideploy dengan mudah menggunakan Docker Compose: memakai image ghcr.io/lukegus/termix:latest

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.