2 poin oleh GN⁺ 2025-11-08 | 1 komentar | Bagikan ke WhatsApp
  • Pemerintah Australia mengumumkan rencana untuk memperkenalkan skema pemberian listrik gratis selama 3 jam pada siang hari agar manfaat pembangkit listrik tenaga surya dapat dibagikan kepada seluruh warga
  • Seiring lonjakan produksi tenaga surya, muncul periode ketika harga listrik grosir turun sangat rendah atau menjadi negatif, dan manfaat ini akan dikembalikan langsung kepada konsumen
  • Program ‘Solar Sharer’ akan mendorong penggunaan peralatan rumah tangga yang waktunya bisa diatur seperti mesin cuci, mesin pencuci piring, dan pengisian daya kendaraan listrik ke siang hari
  • Skema ini juga berlaku untuk rumah tangga yang tidak bisa memasang panel surya, seperti penghuni apartemen, sehingga manfaat yang sama diberikan kepada semua konsumen
  • Program ini akan dimulai pada Juli 2025 di Queensland, New South Wales, dan Australia Selatan, lalu diperluas secara nasional pada 2027, dengan harapan memberi stabilisasi jaringan listrik dan penghematan bagi konsumen

Perluasan tenaga surya di Australia dan perubahan struktur kelistrikan

  • Australia adalah salah satu wilayah dengan paparan sinar matahari tertinggi di dunia, sehingga memiliki potensi pembangkit tenaga surya yang besar di seluruh negeri
  • Struktur kelistrikannya sebelumnya berpusat pada batu bara, tetapi tenaga surya dan angin berkembang sangat cepat, sehingga porsi batu bara dan gas menurun
  • Akibatnya, terjadi penurunan emisi gas rumah kaca dari sektor listrik serta perbaikan kualitas udara
  • Di tengah memburuknya masalah suhu tinggi dan peningkatan kebakaran hutan akibat perubahan iklim, perluasan energi terbarukan berperan sebagai respons nasional

Variabilitas pasokan tenaga surya dan struktur harga

  • Permintaan listrik umumnya terkonsentrasi pada malam hari setelah orang pulang kerja, sementara produksi tenaga surya mencapai puncaknya sekitar tengah hari
  • Hal ini menyebabkan harga listrik turun pada periode kelebihan pasokan atau bahkan memunculkan harga negatif
  • Australia sedang meredam variabilitas ini melalui sistem penyimpanan baterai dan pembangkit listrik tenaga angin
  • Selain itu, penerapan tarif berbasis waktu (Time of Use) juga makin meluas untuk menyesuaikan konsumsi listrik dengan kurva permintaan dan pasokan
Iklan

Poin utama program ‘Solar Sharer’

  • Pemerintah mendorong skema yang mewajibkan penyediaan listrik gratis pada siang hari ketika harga listrik grosir rendah
  • Peritel listrik wajib menyediakan setidaknya 3 jam listrik gratis per hari kepada semua pelanggan
  • Konsumen dapat menjadwalkan mencuci pakaian, menjalankan mesin pencuci piring, menyalakan pompa kolam renang, atau mengisi daya kendaraan listrik pada jam-jam tersebut
  • Mengisi baterai rumah lalu menggunakannya pada jam puncak juga dimungkinkan, sehingga diharapkan dapat mengurangi beban jaringan dan menekan biaya
  • Pemerintah memperkirakan skema ini dapat sekaligus mengurangi kebutuhan peningkatan infrastruktur jaringan listrik dan menghemat pengeluaran konsumen

Cakupan penerapan dan jadwal pelaksanaan

  • Program ini akan diterapkan pada semua rumah tangga, terlepas dari kepemilikan panel surya
  • Rumah tangga yang tidak dapat memasang panel surya, seperti penghuni apartemen, juga akan menerima manfaat yang sama
  • Sejumlah peritel listrik sempat menolak dengan alasan kurangnya konsultasi sebelumnya, tetapi
    Menteri Perubahan Iklim Chris Bowen menegaskan prinsip “konsumen didahulukan” dan menyatakan tekad untuk tetap melanjutkannya
  • Skema ini akan diuji coba pada Juli 2025 di Queensland, New South Wales, dan Australia Selatan, lalu
    diperluas ke seluruh negeri pada 2027

Penilaian Electrek

  • Australia dinilai sebagai ‘laboratorium alam’ yang sedang menguji berbagai inovasi kelistrikan seperti tenaga surya, baterai, dan V2G (vehicle-to-grid)
  • Skema ini dipandang sebagai contoh nyata perubahan perilaku konsumen melalui insentif ekonomi
  • Sebagai model yang menunjukkan bahwa efisiensi jaringan listrik dapat ditingkatkan hanya melalui sinyal harga sederhana,
    skema ini berpotensi menjadi referensi bagi kebijakan transisi energi bersih di negara lain
  • Jika pemerintah menjalankannya sesuai rencana, hasilnya dinilai berpotensi positif

1 komentar

 
GN⁺ 2025-11-08
Komentar Hacker News
  • Jika mengesampingkan isu politik, fakta bahwa Tiongkok secara strategis mengembangkan dan memproduksi massal panel surya berbiaya sangat rendah adalah kontribusi besar bagi dunia

    • Jerman juga tidak boleh dilupakan. Kebijakan Energiewende Jerman pada awal 2000-an saat itu disebut gagal, tetapi sebenarnya mempercepat kurva pembelajaran pembangkit surya selama beberapa dekade
    • Ini sangat membantu bukan hanya negara maju tetapi juga negara berkembang. Tenaga surya bisa dipasang dengan cepat dan murah, dan jika digabungkan dengan baterai LiFePO, pasokan listrik 24 jam menjadi memungkinkan. Jika ditambah internet satelit seperti Starlink, ekonomi lokal bisa terdongkrak
    • Jangan lupa juga bahwa AS dan Jerman telah menggelontorkan dana riset publik sejak 1970-an
    • Sekarang saya berharap teknologi penyimpanan skala besar musiman bisa berkembang ke tingkat yang sama. Jika kelebihan listrik siang hari di musim panas bisa dipakai pada malam musim dingin, itu akan sempurna
    • Secara realistis ini sulit, tetapi standar global untuk akuntansi emisi karbon memang dibutuhkan. Misalnya, satu barel minyak yang dibakar seharusnya dihitung sebagai emisi baik di negara produsen maupun negara konsumen
  • Di Australia, pemerintah dulu pernah mendorong pemasangan panel surya rumah tangga dengan pesan “jual listrik berlebih dan dapatkan penghasilan”. Tetapi setelah jumlah pemasangan terlalu banyak, muncul kelebihan pasokan di jaringan listrik, dan pemerintah kemudian mengumumkan bahwa biaya untuk ekspor listrik ke jaringan bisa saja dikenakan. Harga listrik grosir menjadi negatif pada siang hari, tetapi tarif ritel tetap dibebankan. Kebijakan listrik gratis pada siang hari muncul sebagai respons atas penolakan terhadap hal ini. Namun, ini hanya berlaku bagi pelanggan “default offer” dengan paket dasar yang mahal

    • Ayah saya termasuk pemasang awal, menghabiskan 20 ribu dolar untuk sistem 2kW, tetapi mendapat tarif feed-in 50 sen/kWh yang dijamin sehingga sampai sekarang belum pernah membayar tagihan listrik maupun gas
    • Dari sudut pandang orang yang sudah berinvestasi pada panel, kebijakan ini terasa seperti cara mendorong penjualan baterai. Strukturnya adalah isi daya gratis di siang hari lalu pakai pada malam hari
    • Karena pemerintah mengubah kebijakan dengan cara seperti ini, muncullah penolakan warga, dan akhirnya pesan seperti “propaganda krisis iklim” terus diulang
    • Tetapi sebenarnya ini tidak sepenuhnya layak dipandang negatif. Sebagian besar rumah tangga tidak memakai paket tarif yang terhubung ke harga grosir, dan paket listrik kendaraan listrik sudah mencakup listrik gratis pada siang hari. Pemerintah juga sedang memperluas subsidi baterai, jadi infrastruktur penyimpanan terdistribusi akan menyebar dengan cepat. Ini bisa menjadi kisah sukses lintas generasi, bahkan punya makna geopolitik
  • Alasan harga listrik siang hari menjadi negatif sebenarnya adalah struktur subsidi. Tenaga surya tidak sulit dimatikan seperti minyak; produksinya cukup dikurangi, jadi ini bukan ‘harga negatif’ yang sesungguhnya. Subsidi semacam ini dalam jangka pendek merupakan faktor positif yang mendorong perkembangan industri

    • Kebijakan seperti ini adalah cara yang baik untuk mendorong orang memindahkan konsumsi ke waktu dengan emisi karbon lebih rendah. Banyak hal bisa dilakukan, seperti menyalakan mesin cuci, mengisi daya mobil listrik, atau meningkatkan pendinginan
    • Jika listrik gratis diberikan 1–2 jam setiap hari atau setiap minggu, membeli baterai rumah tangga akan terasa jauh lebih menarik
    • Seperti disebutkan dalam artikel, kuncinya adalah konsumen menjadwalkan mesin cuci atau pengisian baterai ke jam-jam siang
    • Namun kebijakan seperti ini hanya diterapkan di sebagian negara bagian. Negara bagian asal saya, WA, tidak termasuk dalam jaringan listrik tersebut
  • Jika ada listrik gratis 3 jam sehari, saya mungkin tidak akan repot memasang panel surya dan malah membeli baterai 30kWh serta inverter besar untuk diisi pada siang hari lalu dipakai pada malam hari

    • Pemerintah Australia sedang menjalankan program Cheaper Home Batteries untuk mendorong hal ini, dengan subsidi hingga 30%
  • Awalnya saya salah paham dan mengira “listrik gratis untuk seluruh dunia?”. Saya sempat membayangkan AS terhubung ke Australia lewat kabel bawah laut, lalu baru sadar ini kebijakan dalam negeri Australia setelah teringat soal rugi tegangan

    • Saya juga langsung membayangkan bumi ditembus lurus lalu kabel ditarik sampai ke rumah saya
    • Sebenarnya memang pernah ada proyek kabel DC bawah laut 4200 km Australia-Singapura, tetapi kelayakannya menurun karena efisiensi panel surya meningkat dan harga baterai turun. Sekarang proyek itu beralih ke AI atau bisnis hidrogen hijau
    • Tentu saja, perlu diingat bahwa “ini bukan minyak gratis”
  • Saat Australia siang, Eropa sedang malam. Jika listrik bisa dikirim dua arah, ini akan menjadi situasi win-win

    • Faktanya, ada perusahaan bernama Sun Cable yang sedang mendorong gagasan ini, dan Mike Cannon-Brookes ikut terlibat
  • Gagasan “isi daya mobil listrik di siang hari lalu pakai baterainya pada malam hari” terasa sulit secara realistis. Kebanyakan orang memakai mobilnya pada siang hari. Mungkin bisa untuk pekerja jarak jauh atau akhir pekan, tetapi sulit digeneralisasi

    • Bahkan hanya pada akhir pekan saja, pengisian gratis 6 jam sudah cukup untuk jarak tempuh 200 km
    • Selain itu, di tempat kerja pun pengisian bisa dilakukan dengan memanfaatkan listrik gratis siang hari. Seiring waktu, pengisi daya gratis di area parkir besar akan menjadi hal yang umum
    • Tetapi dorongan untuk mengganti seluruh kendaraan menjadi mobil listrik masih bertumpu pada asumsi yang tidak realistis
  • Di beberapa wilayah Australia, perusahaan listrik publik dijual murah kepada modal asing, lalu jaringan diperluas secara berlebihan sehingga tarif listrik menjadi salah satu yang tertinggi di dunia. Padahal biaya pembangkitan justru negatif. Dalam jangka panjang, beban konsumen kemungkinan tetap dipertahankan lewat kenaikan biaya pasokan. Ini memang bisa membantu memindahkan beban konsumsi ke siang hari, tetapi kelompok berpendapatan rendah sulit menikmati manfaatnya dan kesenjangan justru bisa membesar. Lembaga regulator juga tidak berdaya

    • Kalau saya menyampaikan hal seperti ini, tanggapannya adalah “terlalu negatif, ahli teori konspirasi”. Padahal saya hanya menghitung angka resmi
  • Kebijakan listrik gratis pada siang hari dari pemerintah Australia adalah upaya untuk membagikan kelebihan listrik surya kepada warga. Saya berharap kebijakan harga grosir negatif juga meluas ke negara lain

    • Namun di wilayah lain mungkin sulit diterapkan setiap hari. Meski begitu, tren menuju tarif dinamis di seluruh dunia sudah jelas
  • Memasang panel surya dalam skala besar adalah hal yang mudah, tetapi yang benar-benar sulit adalah

    1. biaya dan ketidakpastian teknologi penyimpanan listrik
    2. biaya membangun infrastruktur transmisi untuk mengirim listrik yang disimpan ke lokasi permintaan
    • Saya jadi berpikir, mungkinkah teknologi seperti transmisi daya nirkabel (broadcast power) suatu saat bisa diwujudkan, terinspirasi dari ide-ide fiksi ilmiah