- Melalui backend berbasis Avalonia, aplikasi .NET MAUI kini dapat berjalan di desktop Linux dan browser (WebAssembly)
- Dengan tetap mempertahankan codebase MAUI yang ada, lapisan rendering diganti ke Avalonia untuk sekaligus meningkatkan performa dan memperluas dukungan platform
- Berjalan dengan mesin rendering yang sama di lingkungan desktop Linux seperti Ubuntu, Debian, Fedora, serta embedded Linux dan WebAssembly
- Di Windows dan macOS juga teramati peningkatan performa lebih dari 2x, sekaligus menyediakan UI yang konsisten tanpa perbedaan antarplatform
- Proyek ini memberi pengembang MAUI dukungan Linux·web dan siklus pengembangan yang lebih terprediksi, sekaligus menjadi landasan perluasan ekosistem Avalonia
Gambaran umum Avalonia MAUI Backend
- Avalonia MAUI Backend adalah arsitektur yang mengganti lapisan rendering ke Avalonia sambil tetap mempertahankan codebase MAUI
- Aplikasi MAUI yang ada dapat diperluas ke platform tambahan seperti Linux dan browser
- Meningkatkan performa desktop sekaligus memastikan konsistensi antarplatform
- Demo nyata ditampilkan sebagai aplikasi MAUI berbasis WebAssembly yang dapat berjalan di browser tanpa plugin
- Meski masih build awal, ini membuktikan bahwa MAUI dapat berjalan di OS desktop utama dan browser
Dukungan platform utama
- Dukungan desktop Linux
- Berjalan sebagai aplikasi desktop kelas satu di Ubuntu, Debian, Fedora, dan lainnya
- Menggunakan renderer Avalonia untuk menghadirkan kualitas setara aplikasi desktop berperforma tinggi
- Dukungan embedded Linux
- Berjalan pada perangkat embedded seperti panel Raspberry Pi dan HMI industri dengan backend yang sama seperti Avalonia
- Dukungan WebAssembly
- Mewujudkan aplikasi MAUI yang berjalan di browser tanpa dependensi native
- Ke depan ditargetkan berkembang hingga siap untuk distribusi via browser
- Dukungan Windows dan macOS
- Terintegrasi dengan arsitektur rendering desktop Avalonia yang matang
- Di macOS, teramati peningkatan performa lebih dari 2x dibanding Mac Catalyst
Efisiensi pengembangan dan konsistensi
- Tim Avalonia mengembangkan hanya untuk satu platform (Avalonia)
- Tidak perlu implementasi terpisah untuk iOS, Android, Windows, macOS, Linux, dan WebAssembly
- Mengurangi bug spesifik platform maupun perbedaan rendering
- Karena menggunakan mesin rendering yang sama, tampilan UI identik di semua platform
- Saat fitur ditambahkan atau bug diperbaiki, perubahan langsung tercermin di semua platform
- Memperpendek siklus pengembangan dan menghasilkan kualitas yang lebih terprediksi
Mengapa Avalonia membangun backend untuk MAUI
- Prioritas utamanya adalah mendukung pengembang klien .NET, agar pengguna MAUI bisa memperoleh dukungan Linux·browser dan peningkatan performa
- Melalui proyek ini, Avalonia mempelajari kemampuan ramah mobile, persoalan API, dan area perbaikan tooling
- Dengan memberi pengembang MAUI kesempatan merasakan renderer dan fitur Avalonia, diharapkan ada efek masuknya pengguna ke ekosistem
- Tujuannya bukan menggantikan MAUI, melainkan memberi pilihan yang lebih luas bagi pengembang MAUI yang ada
Maknanya bagi pengembang MAUI
- Menyediakan dukungan Linux dan model UI berbasis drawing yang konsisten yang terus diminta oleh pengembang MAUI
- Avalonia menyediakan fitur-fitur berikut
- Rendering akselerasi hardware
- Sistem layout dan styling yang konsisten
- Animasi refresh rate tinggi
- Rendering kustom dan efek visual
- Cakupan platform yang luas
- Platform yang terus mendapat investasi dan dukungan
- Sudah digunakan di lingkungan komersial seperti Unity, JetBrains, dan Schneider Electric
- Sambil mempertahankan kode MAUI yang ada, pengembang dapat sekaligus memperoleh dukungan Linux·web dan peningkatan performa desktop
Performa dan rendering generasi berikutnya
- Dengan stack UI drawing yang ramah GPU, performa lebih tinggi dapat dicapai dibanding toolkit native
- Bekerja sama dengan tim Google Flutter untuk menghadirkan renderer GPU Impeller ke .NET
- Jika teknologi ini diterapkan, backend MAUI juga akan mewarisi peningkatan kecepatan rendering, penghematan baterai, dan animasi yang lebih mulus
Rencana ke depan
- Terus meningkatkan kualitas backend melalui kolaborasi dengan engineer MAUI
- Saat dukungan Linux dan browser mencapai tahap matang, MAUI akan lengkap sebagai framework UI multiplatform sejati
- Setelah stabil, proyek ini direncanakan dirilis sebagai open source dengan lisensi MIT
- Perkembangan pengembangan, benchmark, dan preview akan terus dibagikan
Belum ada komentar.