Detektor Fovea Manusia
(shadertoy.com)- Fovea (pusat penglihatan) mendeteksi fokus visual melalui kode efek visual berbasis ShaderToy
- Struktur yang memvisualisasikan secara real-time area tempat perhatian visual manusia terpusat dengan memanfaatkan shader GPU
- Merepresentasikan secara eksperimental hubungan antara efek rendering dan area perhatian visual
- Dapat dijalankan dan disesuaikan langsung di browser web melalui platform ShaderToy
- Contoh untuk mengeksplorasi mekanisme fokus penglihatan manusia lewat pemrograman grafis
Gambaran Umum Human Fovea Detector
- Kode shader eksperimental visual yang dipublikasikan di ShaderToy, mensimulasikan deteksi fovea manusia (pusat penglihatan)
- Bekerja dengan cara menyorot area fokus pandangan melalui shader berbasis GPU
- Dapat dijalankan di lingkungan browser dengan JavaScript dan WebGL yang harus diaktifkan
Fitur dan Implementasi
- Mendeteksi fokus visual pada area tertentu di layar melalui rendering real-time
- Mengekspresikan perubahan pusat penglihatan menggunakan mesin efek visual interaktif milik ShaderToy
- Saat kode dijalankan, menerapkan efek perpindahan pusat penglihatan sesuai input pengguna atau pergerakan mouse
Karakteristik Teknis
- Berbasis pemrograman shader GPU, menjalankan perhitungan visual pada tingkat piksel
- Untuk eksekusi di dalam browser, JavaScript dan cookie harus diizinkan
- Mengikuti struktur standar platform ShaderToy dan ditulis dalam kode GLSL
Potensi Pemanfaatan
- Dapat dimanfaatkan sebagai alat penelitian untuk memvisualisasikan atau menganalisis perpindahan fokus penglihatan manusia
- Dapat diterapkan di berbagai bidang seperti antarmuka pelacakan tatapan, analisis perhatian visual, dan eksperimen desain grafis
Syarat Menjalankan
- Saat mengakses situs, ada prosedur verifikasi keamanan dan kebutuhan mengaktifkan skrip
- JavaScript dan cookie harus diizinkan agar kode shader dirender dengan normal
- Pada halaman asli, setelah pesan “memverifikasi bahwa Anda adalah manusia”, halaman akan beralih ke tampilan rendering ShaderToy
1 komentar
Pendapat Hacker News
Kecuali saat melacak objek yang bergerak, mustahil menggerakkan mata dengan halus
Mata selalu melakukan gerakan sakadik (saccade) yang cepat dan tidak kontinu
Namun, jika melihat lingkaran merah yang bergerak halus seperti pada contoh Shadertoy ini, kita jadi bisa mengikuti lingkaran itu dan menggerakkan mata dengan mulus
Saat melihat ini, saya menemukan ilusi Maxwell’s Spot
Jika melihat gambar biru/hijau berkedip ini, akan terlihat titik gelap di tengah tempat pandangan tertuju
Menarik karena hasilnya benar-benar berbeda tergantung jenis kacamata
Saya hiperopia, dan saat melepas kacamata saya memiliki sedikit juling sehingga tidak bisa fokus dan melihat gerakan berbentuk angka 8
Jika memakai kacamata biasa, efek ini berkurang, tetapi hampir tidak ada gerakan yang terlihat di luar bagian tengah
Sebaliknya, jika memakai kacamata baca (untuk miopia), terlihat lingkaran yang sempurna, dan bahkan di area perifer gerakannya bisa terdeteksi seperti frame rate rendah
Semakin tinggi kekuatannya, semakin kecil gambarnya, sehingga area yang bisa mengenali gerakan menyempit ke sekitar titik fokus
Dulu Shadertoy ini pernah begitu populer sampai servernya sempat down
Waktu itu bahkan sempat muncul banner kustom bertuliskan “mohon tunggu”, jadi rasanya menyenangkan melihatnya naik lagi ke halaman utama HN
Tautan arsip saat itu
Baru membuka halaman ini saja sudah langsung memicu migrain berat, jadi saya segera menutupnya
Perlu dipastikan apakah rangsangan visual seperti ini bisa memicu kejang atau sakit kepala
Awalnya terasa menarik, tetapi setelah sekitar 1 menit bayangan sisa mulai tertinggal di penglihatan dan saya mulai mendengar tinnitus
Setelah 10 menit masih terasa, jadi saya langsung menjauh dari komputer
Namun saya mengoreksi hal itu setelah mengetahui bahwa penelitian terkait masih kurang
Karena saya bisa merasakan secara sensorik ada sesuatu yang bergerak bahkan di luar bagian tengah, saya merasa kalau melihatnya lama-lama bisa menyebabkan sakit kepala
Jika memeriksa apakah ketidaknyamanan serupa juga muncul, mungkin penyebabnya bisa dipersempit
Semua tanda silang memang benar-benar berputar, jadi eksperimen ini menunjukkan bagian mana dari penglihatan yang rentan terhadap change blindness
Artinya, 99% dari bidang pandang tidak menyadari perubahan
Gara-gara komentar saya, posting baru pun muncul
Awalnya saya kira putaran ini adalah ilusi optik
Saya teringat artikel terkait dari National Geographic, tetapi dalam kasus ini putarannya memang nyata
Hanya saja, putaran itu bisa terlihat jelas hanya di bagian tengah (fovea)
Sepertinya eksperimen ini juga bisa diperluas menjadi versi psikometrik (psychometric)
Jika parameter skalanya disesuaikan, gerakan bisa terlihat juga di area perifer, lalu subjek cukup diminta melaporkan apakah area tertentu (misalnya yang ditandai lingkaran merah) benar-benar bergerak
Karena receptive field pada penglihatan perifer lebih besar, sel-sel di sana memerlukan rangsangan visual yang lebih besar untuk mendeteksi gerakan
Saya bisa dengan cepat menemukan area kabur tempat putaran terlihat jelas di bagian tengah
Jika fokus dilonggarkan, seluruh area perifer tampak bergerak samar
Inilah dasar teori dari foveated rendering/streaming