- Pustaka utilitas kecil JavaScript makin menjadi tidak diperlukan karena kemampuan pembuatan kode oleh LLM
- Sebagai contoh,
blob-util adalah paket npm berusia 10 tahun, sebuah kumpulan alat pemrosesan Blob, tetapi kini AI dapat langsung menghasilkan kode serupa
- Perubahan ini memungkinkan pengurangan dependensi dan pengembangan yang lebih cepat, tetapi juga menyebabkan hilangnya kesempatan untuk belajar dan memahami
- Setelah perluasan fitur bawaan Node.js dan browser, LLM kini mempercepat berakhirnya pustaka skala kecil
- Ke depan, nilai open source kemungkinan akan tetap bertahan di ranah yang kreatif, berskala besar, dan sangat spesialis
Kemunduran open source kecil dan pengaruh LLM
blob-util, yang dibuat 10 tahun lalu, adalah kumpulan utilitas sederhana untuk mengubah objek Blob JavaScript menjadi string atau ArrayBuffer, dan diunduh lebih dari 5 juta kali per minggu
- Pembuatnya membuatnya setelah melihat pengguna PouchDB kebingungan dalam menangani
Blob
- Saat ini sekitar 80% pengembang menggunakan AI dalam pekerjaan mereka, sehingga utilitas sederhana kini dapat digantikan oleh LLM
- Contohnya, Claude dapat langsung menghasilkan fungsi TypeScript untuk mengubah
Blob menjadi ArrayBuffer
- Hasil dari Claude mirip dengan
blob-util, tetapi lebih bertele-tele dan validasi tipenya berlebihan, sementara penanganan error-nya lebih baik
- Penulis menyebut perubahan ini bisa terlihat sebagai pengurangan dependensi dan peningkatan ketahanan kode
Hilangnya nilai open source yang berpusat pada pembelajaran
- README
blob-util menyertakan tutorial yang menggunakan karakter Kirby, dan tujuannya bukan hanya menyediakan fungsi sederhana, tetapi juga membantu pembelajaran JavaScript
- Dalam lingkungan pengembangan yang berpusat pada LLM, jawaban instan lebih diutamakan daripada pemahaman dan pendidikan, sehingga kebutuhan akan open source jenis pembelajaran seperti ini menurun
- Upaya seperti
llms.txt untuk otomatisasi dokumentasi membuat makna dokumentasi itu sendiri didefinisikan ulang
Arah baru open source
- Penulis tetap melanjutkan open source, tetapi berpandangan bahwa era pustaka kecil bernilai rendah telah berakhir
- Tren penurunan ini sebenarnya sudah terjadi karena perluasan fitur bawaan Node.js dan browser (
node:glob, structuredClone, dan lain-lain)
- LLM mempercepat arus tersebut secara menentukan
- Pustaka yang dulu berperan edukatif (misalnya Underscore.js) juga makin berkurang kebutuhannya
- Fungsi sederhana seperti pengelompokan array kini bisa diselesaikan dengan API standar
Syarat open source yang masih bernilai
- Nilai kini terkonsentrasi pada proyek berskala besar, kreatif, dan spesialis yang tidak mudah dihasilkan oleh LLM
- Sebagai contoh, proyek
fuite dan riset deteksi kebocoran memori adalah pekerjaan kreatif yang sulit direproduksi LLM
- Ke depan, makna open source terletak pada ide-ide baru dan kreativitas manusia
- Sebagai contoh, disebutkan framework Ripple.js yang dikembangkan oleh Dominic Gannaway untuk menekankan semangat eksperimen manusia
Kesimpulan
- LLM memang telah membuat sebagian open source terlihat ketinggalan zaman, tetapi peluang untuk menciptakan bentuk baru open source tetap ada
- Kreativitas dan semangat bereksperimen para pengembang manusia dipandang sebagai faktor kunci keberlanjutan ekosistem open source di era AI
Belum ada komentar.