21 poin oleh GN⁺ 2025-11-22 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Permintaan izin lokasi di browser bukan sekadar perkiraan lokasi berbasis IP, melainkan melakukan pengukuran lokasi presisi dengan memanfaatkan informasi access point Wi‑Fi di sekitar
  • Dalam proses ini, browser mengumpulkan data seperti SSID, BSSID, dan kekuatan sinyal (RSSI) lalu mencocokkannya dengan basis data milik penyedia layanan seperti Google
  • Basis data semacam ini dibangun melalui wardriving di masa lalu serta pengiriman data berkelanjutan dari perangkat pengguna
  • Di masa lalu, beberapa kontroversi pelanggaran privasi pernah terjadi, termasuk insiden pengumpulan data tak terenkripsi oleh mobil Google Street View
  • Kini sebagian besar perangkat menggunakan sistem ini secara default, dan pengguna dapat mendaftarkan BSSID atau menambahkan '_nomap' pada SSID untuk mengecualikannya (opt-out)

Sistem absensi dan verifikasi lokasi

  • Platform TopHat yang digunakan dalam kelas algoritma di University of Wisconsin memverifikasi lokasi nyata mahasiswa untuk keperluan absensi
    • Selain sekadar memasukkan kode absensi, fitur “Secure Attendance” menggunakan informasi lokasi perangkat untuk menilai apakah mahasiswa berada di dekat ruang kuliah
  • Karena perkiraan lokasi berbasis IP memiliki galat yang besar, TopHat menggunakan Geolocation API di browser
    • API ini meminta izin eksplisit kepada pengguna dan dapat menentukan lokasi dengan akurasi hingga beberapa meter

Cara kerja Geolocation API

  • Geolocation API memanfaatkan berbagai sumber seperti GPS, IP, dan Wi‑Fi, tetapi pada perangkat non-GPS seperti laptop, Wi‑Fi Positioning System (WPS) menjadi metode utama
  • Saat getCurrentPosition() dipanggil, browser mengumpulkan SSID, BSSID, dan kekuatan sinyal access point Wi‑Fi di sekitar
    • BSSID adalah pengenal unik berbasis alamat MAC, sehingga beberapa jaringan dengan SSID yang sama dapat dibedakan
  • Informasi yang dikumpulkan dikirim ke penyedia layanan lokasi seperti Google, lalu lokasi akurat dihitung dengan membandingkannya dengan data yang sudah terakumulasi

Sejarah penentuan lokasi Wi‑Fi dan pengumpulan data

  • Berawal dari teknik wardriving yang dikomersialisasikan oleh Skyhook Wireless pada awal 2000-an
    • Kendaraan dipasangi penerima GPS untuk merekam lokasi serta kekuatan sinyal jaringan Wi‑Fi di sekitar saat bergerak
  • Setelah itu Google mengumpulkan informasi Wi‑Fi melalui mobil Street View, dan Apple serta Microsoft juga beralih ke cara pengumpulan otomatis dari perangkat pengguna
  • Kini sebagian besar smartphone dan laptop mengirimkan informasi Wi‑Fi sekitar ke server produsen saat layanan lokasi diaktifkan, dan data ini dipakai untuk memperkirakan lokasi perangkat lain

Kontroversi privasi dan keamanan

  • Pada 2010, terungkap bahwa Google mengumpulkan sekitar 600 GB data HTTP tak terenkripsi menggunakan mobil Street View, yang memicu kontroversi
  • Bug pada API lokasi Microsoft juga pernah memunculkan kasus yang memungkinkan rekonstruksi riwayat pergerakan pengguna
  • Dalam penelitian University of Maryland tahun 2024, kerentanan pada layanan lokasi Apple dimanfaatkan untuk mengekstrak lokasi sekitar 2 miliar BSSID
    • Informasi ini berpotensi disalahgunakan untuk pelacakan individu atau pemantauan pergerakan populasi
  • Perusahaan-perusahaan besar kemudian memperkuat keamanan API dan menyediakan fitur untuk mengecualikan data dari basis data dengan menambahkan '_nomap' pada SSID atau mendaftarkan BSSID

Kesimpulan dan basis data terbuka

  • Teknologi ini disebut Wi‑Fi Positioning System (WPS) dan hingga kini masih digunakan secara aktif
  • wigle.net adalah basis data terbuka berbasis crowdsourcing yang telah mengumpulkan sekitar 2 miliar jaringan selama 25 tahun, sehingga pengguna dapat memeriksa apakah jaringan mereka sudah terdaftar
  • beacondb.net adalah basis data lokasi nirkabel berbasis domain publik yang menyediakan dataset independen berbeda dari layanan komersial
  • Alasan laptop dapat mengetahui lokasi dengan akurat adalah karena begitu banyak data Wi‑Fi yang tanpa sadar disumbangkan oleh para pengguna
  • Bahkan verifikasi kehadiran di kelas pun berjalan di atas hasil akumulasi data kolektif semacam ini

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.