- Media sosial X (sebelumnya Twitter) memperkenalkan fitur yang menampilkan negara operasi akun, memicu kehebohan besar di komunitas online kubu politik di Amerika Serikat
- Dengan mengklik tab ‘Joined’, pengguna bisa melihat akun tersebut dioperasikan dari negara mana, dan fitur ini sempat dihapus lalu dipulihkan kembali
- Sejumlah akun yang condong mendukung MAGA dan Partai Demokrat terungkap sebenarnya dioperasikan dari luar Amerika Serikat
- Contohnya mencakup ‘MAGA NATION’ (Eropa Timur), ‘Dark Maga’ (Thailand), ‘MAGA Scope’ (Nigeria), dan ‘America First’ (Bangladesh)
- Fitur ini memicu diskusi tentang keaslian akun berpengaruh secara politik dan transparansi sumber informasi
Ringkasan fitur ‘indikator negara asal’ di X
- X yang dipimpin Elon Musk baru memperkenalkan fitur yang mengungkap negara operasi akun
- Dengan mengklik tab ‘Joined’ di profil, negara tempat akun dioperasikan akan ditampilkan
- Fitur ini sempat dihapus lalu ditambahkan kembali
- Setelah fitur ini diluncurkan, lokasi sebenarnya akun-akun terkait politik AS mulai terungkap dan memicu kontroversi
Contoh ‘akun politik AS’ yang dioperasikan dari luar negeri
- Beberapa akun ikut serta dalam wacana politik Amerika Serikat, tetapi ternyata dioperasikan dari luar negeri
- ‘MAGA NATION’ (sekitar 392 ribu pengikut): berbasis di Eropa Timur
- ‘Dark Maga’ (sekitar 15 ribu): berbasis di Thailand
- ‘MAGA Scope’ (sekitar 51 ribu): berbasis di Nigeria
- ‘America First’ (sekitar 67 ribu): berbasis di Bangladesh
- Halaman agregasi berita di X menyebut bahwa “ribuan akun yang condong ke MAGA dioperasikan dari India, Nigeria, dan negara lain”
Operasi luar negeri pada akun Demokrat dan anti-Trump
- Akun ‘Ron Smith’ (sekitar 52 ribu pengikut) dioperasikan dari Kenya, dengan bio yang mencantumkan ‘Proud Democrat’ dan ‘Professional MAGA hunter’
- Akun ‘Republicans against Trump’ (sekitar 978 ribu pengikut) dilaporkan dioperasikan dari Austria, tetapi sekarang lokasinya ditampilkan sebagai Amerika Serikat karena penggunaan VPN
- X menyatakan bahwa informasi lokasi mungkin tidak akurat saat VPN digunakan
- Akun ‘Mariana Times’ (sekitar 78 ribu pengikut) yang pro-Israel juga terkonfirmasi dioperasikan dari India
Reaksi kalangan politik dan pengguna
- Tokoh-tokoh kubu MAGA menunjukkan reaksi keras terhadap akun luar negeri yang terungkap lewat fitur ini
- Anggota DPR Anna Paulina Luna mengatakan “akun palsu yang berpura-pura pro-Amerika itu sebenarnya penipu asing” dan menyebut “operasi asing serta akun bot memang benar ada”
- Alexis Wilkins berkata “akun asing yang berpura-pura menjadi orang Amerika berusaha memecah belah Amerika” dan “kita harus memastikan mereka tidak berhasil”
Dampak dari peluncuran fitur ini
- Fitur ini meningkatkan perhatian terhadap kredibilitas akun berpengaruh secara politik dan transparansi asal sumber
- Baik kubu MAGA maupun Demokrat memanfaatkannya untuk membongkar ‘akun Amerika palsu’ dari kubu lawan, sehingga perdebatan online makin meluas
- Ini dinilai sebagai perubahan teknis di platform X untuk memperkuat verifikasi keaslian informasi politik
Belum ada komentar.