2 poin oleh gpdir16 2025-12-05 | 10 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Pada 5 Desember 2025 sekitar pukul 17.50 waktu Korea, situs web yang menggunakan Cloudflare dan situs web Cloudflare sendiri sama-sama menampilkan kode kesalahan 500 dan lumpuh.

10 komentar

 
minsuchae 2025-12-05

https://www.cloudflarestatus.com/incidents/k9ppxftx8bs5
Masalah lain juga terus bermunculan.
Sayangnya tidak ada alternatif.

 
minsuchae 2025-12-05

Kali ini bukan semuanya yang tumbang; sepertinya yang terdampak adalah pihak yang menggunakan API Cloudflare dan dashboard Cloudflare.
https://www.cloudflarestatus.com/incidents/lfrm31y6sw9q

 
redmi 2025-12-06

Cloudflare mengunggah di blog bahwa 28% trafik HTTP mendapat respons 500
Saya sendiri juga mengalami error Cloudflare 500 pada layanan produksi

 
superwoou 2025-12-05

Bahkan orange cloud yang tidak terkait dengan API juga mengalami gangguan besar
Notion, LinkedIn, dan lain-lain
Andalah yang menuliskan informasi yang keliru di komentar

 
gpdir16 2025-12-05

Yang ditampilkan hanya dashboard dan API, tetapi Claude, situs web Cloudflare, situs web saya, dan Downdetector semuanya sempat tidak bisa diakses.
Sekarang sepertinya sudah pulih dan semuanya bisa diakses normal lagi.

Coba cek beritanya.
https://independent.co.uk/tech/…

 
minsuchae 2025-12-05

Berita itu memang menyampaikan sebagian fakta, tetapi juga mengarahkan ke tautan insiden lama sehingga membuat pengguna bingung.

Saya bukan menyangkal semuanya, saya hanya menyangkal klaim bahwa semuanya benar-benar tumbang.
Kalau melihat DownDetector yang sudah pulih, memang masih ada catatan bahwa Cloudflare sempat down, tetapi kalau digulir ke bawah, Roblox dan Instagram tidak terdampak, jadi itu saja yang saya maksud.

Kalau tidak percaya materi resmi Cloudflare, ya mau bagaimana lagi.
Mungkin saja mereka berbohong.
Namun yang ingin saya sampaikan hanyalah bahwa yang bermasalah adalah layanan yang menggunakan API Cloudflare, entah melalui library maupun secara langsung.
Berdasarkan materi resminya.
Ini bukan komentar yang saya tulis untuk berdebat.

 
minsuchae 2025-12-06

Saya paham penulis postingan aslinya, tapi saya tidak tahu kenapa ada orang lain yang menyindir tanpa dasar.
Di sini adalah salah satu dari sedikit komunitas terkait pengembangan yang benar-benar tersisa dan juga punya etika.
Saya sudah mengungkapkan keseluruhan isi melalui pembaruan lanjutan pada postingan pertama yang saya tulis.
Sebagian pengguna (28% dari total trafik) terdampak, dan disebutkan bahwa penyebabnya terjadi saat upaya untuk memblokir kerentanan React Server Components.

Kalau seorang developer, bukankah bukan cuma menulis kode saja, tapi juga harus bisa menganalisis penyebabnya, menyusun logika secara masuk akal, atau setidaknya menyajikan dasar yang jelas?
Alasan saya menulis komentar pertama seperti itu adalah karena saat saya cek setelah postingan ini dibuat, server yang saya kelola menggunakan CDN tetapi saya tidak menemukan adanya gangguan.
Katanya secara resmi ada error pada API dan dashboard, apakah itu informasi yang salah?
Karena yang bermasalah adalah dashboard, bukankah wajar gangguan Cloudflare bisa terjadi, dan DownDetector juga menanganinya sebagai sesuatu yang terkait Cloudflare sehingga bisa dianggap terjadi gangguan (lagipula pada insiden sebelumnya memang sempat down)?
Terlepas dari sekadar benar atau salah, bukankah yang lebih penting adalah memahami alasannya dengan jelas?

https://blog.cloudflare.com/5-december-2025-outage/

 
minsuchae 2025-12-06

Kerusakan yang terjadi akibat keberhasilan serangan nyata terhadap kerentanan React Server Components
Karena waktu artikelnya mirip, menurut saya ini cukup mudah disalahartikan.
https://www.dailysecu.com/news/articleView.html?idxno=203111

 
minsuchae 2025-12-06

Sekadar sebagai referensi, saat kejadian sebelumnya, semua tempat yang memakai Cloudflare CDN ikut terdampak.
Dari sudut pandang itu, yang dilihat adalah apakah seluruhnya terdampak atau hanya sebagian yang terdampak.

 
superwoou 2025-12-08

Apa hubungan error dashboard dengan orange cloud?
Mengatakan bahwa situs pengguna sendiri tidak mengalami gangguan dan hanya menyebut ada gangguan API serta dashboard itu keliru.

Setelah itu, Cloudflare juga mengumumkan bahwa 28% situs benar-benar terdampak.