- Uncloud adalah alat open-source yang memungkinkan Anda menerapkan dan menskalakan aplikasi web yang dikontainerisasi di beberapa server tanpa Kubernetes
- Tetap mempertahankan workflow berbasis Docker Compose, sambil mendukung deployment tanpa downtime, HTTPS otomatis, dan scaling antar server
- Tanpa control plane terpusat, tiap mesin terhubung melalui jaringan P2P berbasis WireGuard, sehingga operasional cluster tetap berjalan meski sebagian server offline
- Menyertakan HTTPS otomatis melalui reverse proxy Caddy, service discovery berbasis DNS bawaan, dan fitur load balancing
- Dapat diterapkan dengan cara yang sama bahkan di lingkungan hybrid cloud dan on-premise, sehingga kontrol atas infrastruktur dan prediktabilitas biaya tetap terjaga
Workflow mirip PaaS
- Memberikan pengalaman deployment sederhana seperti Heroku atau Fly.io, sambil tetap mempertahankan kontrol penuh atas server dan data
- Struktur biaya yang dapat diprediksi, bukan penagihan per permintaan
- Tanpa vendor lock-in, dan debugging bisa dilakukan dengan alat SSH standar
- Dengan struktur yang ramah Docker Compose, build, push, dan deploy dapat dilakukan dengan satu perintah
- Tidak memerlukan image registry, serta mendukung rolling deployment tanpa downtime
- Mendukung scaling replikasi di beberapa mesin
Desain dengan perawatan rendah
- Tidak memerlukan control plane atau pengelolaan quorum, sehingga kompleksitas administrasi diminimalkan
- Mendukung komunikasi aman antar mesin tanpa membuka port
- Dilengkapi service discovery otomatis dan penerbitan HTTPS otomatis berbasis Let's Encrypt
Cara kerjanya
- Dibangun sebagai jaringan mesin yang sederhana alih-alih cluster yang kompleks, memberikan infrastruktur yang stabil tanpa beban pemeliharaan tinggi
- Tiap mesin berpartisipasi dalam jaringan mesh WireGuard untuk melakukan peer discovery otomatis dan NAT traversal
- Kontainer mendapatkan IP unik sehingga dapat berkomunikasi langsung antar server
- Dengan arsitektur sepenuhnya terdistribusi, tiap mesin menyinkronkan status cluster tanpa node kontrol terpusat
- Operasional cluster tetap berlanjut meski sebagian mesin offline
- Mengendalikan seluruh infrastruktur dengan CLI mirip Docker
- Deployment, monitoring, dan scaling dapat dilakukan hanya dengan akses SSH ke satu mesin
Fitur utama
- Dapat diterapkan di mana saja: mendukung semua mesin Linux seperti VM cloud, server dedicated, dan on-premise
- HTTPS otomatis: penerbitan sertifikat TLS tanpa konfigurasi dan aktivasi HTTPS melalui reverse proxy Caddy bawaan
- Load balancing: mendistribusikan trafik di antara replika kontainer yang tersebar di beberapa mesin
- Service discovery: DNS bawaan secara otomatis melacak lokasi layanan di dalam jaringan
- Infrastructure as Code: seluruh stack aplikasi dapat didefinisikan menggunakan file Docker Compose yang sudah ada
- Tanpa vendor lock-in: bebas menggabungkan cloud dan perangkat keras sendiri
Belum ada komentar.