- Integrasi Rust di dalam kernel Linux telah menyelesaikan tahap eksperimen dan diakui sebagai komponen resmi
- Dalam Maintainers Summit tahunan, para pengembang sepakat untuk mengadopsi dukungan Rust sebagai fitur permanen
- Dengan demikian, tag ‘experimental’ akan dihapus dari kode terkait Rust di dalam kernel
- Editor LWN menyatakan bahwa “eksperimen telah berakhir, dan itu sukses”, sambil menyinggung pencapaian tim Rust for Linux
- Ini dinilai sebagai titik balik penting dalam perluasan bahasa pengembangan kernel serta arah keamanan dan modernisasi
Berakhirnya eksperimen Rust di kernel dan adopsi resminya
- Dalam Maintainers Summit tahunan, dukungan Rust di dalam kernel dibahas, dan para pengembang yang hadir sepakat bahwa Rust bukan lagi fitur eksperimental
- Rust kini telah menjadi bagian inti kernel
- Karena itu, penanda ‘experimental’ akan dihapus dari kode terkait
- Editor LWN menegaskan dalam postingannya bahwa “eksperimen telah berakhir, dan itu sukses”
- Ia juga menyampaikan ucapan selamat atas kerja keras tim Rust for Linux
Reaksi komunitas
- Judul posting sempat menimbulkan salah paham, sehingga sebagian pembaca mengira Rust dihapus
- Di berbagai komentar muncul reaksi seperti “sempat tertipu” dan “roller coaster emosi”
- Sebagian pengguna merespons dengan humor sambil menyebut gaya judul milik Phoronix
- Bersamaan dengan itu, ada juga penilaian bahwa aktivitas benchmark dan pembaruan ekosistem open source dari Phoronix memang berguna
- Komentar lain menyebut bahwa Microsoft juga sedang mengadopsi Rust di kernel Windows
- Ada pendapat bahwa beberapa komponennya sudah ditulis dengan Rust dan sudah termasuk dalam tahap pengiriman
Makna adopsi Rust
- Dengan dukungan Rust di kernel yang berubah menjadi fitur resmi dan berkelanjutan,
penguatan keamanan memori dan adopsi bahasa modern kini semakin menetap sebagai bagian dari pengembangan kernel - Dengan Rust diadopsi baik di kernel Linux maupun Windows, arus pergantian generasi bahasa pemrograman sistem menjadi semakin terlihat
- Komunitas menerima keputusan ini sebagai penuntasan eksperimen yang sukses, dan berharap modul kernel berbasis Rust akan makin berkembang ke depannya
3 komentar
Kalau begitu, bukankah ada beberapa maintainer yang malah hengkang?
Ada tepat satu buku terkait Hangul yang sudah terbit, tetapi sayangnya karena cara penggunaan Rust di kernel Linux beberapa kali mengalami breaking change, buku itu sama sekali tidak kompatibel dengan kernel masa kini. Akan sangat bagus jika hal itu bisa dilengkapi melalui GitHub dan sebagainya.
Komentar Hacker News
Dukungan Rust benar-benar berkembang pesat dalam 2 tahun terakhir
Sekarang sudah sampai pada titik di mana modul kernel bisa ditulis hampir tanpa boilerplate
Saya rasa dihapusnya tag “experimental” adalah tonggak besar
Ke depannya, hari ketika distro mulai merilis kernel dengan dukungan Rust aktif secara bawaan akan menjadi titik balik yang sesungguhnya
Misalnya NixOS dan Arch mengaktifkan layar kernel panic kode QR yang ditulis dengan Rust
Seingat saya Fedora juga kemungkinan mendukungnya
CONFIG_RUST=yBukan berarti kernel mendukung user space Rust, melainkan saya memahaminya sebagai sebagian kode kernel dikompilasi dengan rustc
Setelah perlawanan yang panjang, sangat mengharukan melihat Rust resmi diadopsi di kernel Linux
Tepuk tangan untuk tim Rust for Linux
Saya penasaran apakah insiden itu merupakan domino pertama dalam proyek ini
Alex Gaynor, yang merupakan salah satu co-maintainer Rust for Linux, telah resmi mundur
Kini Miguel Ojeda menjadi satu-satunya maintainer resmi, dengan beberapa peninjau kode lainnya
Saya penasaran apakah penghapusan tag “experimental” berarti semua maintainer kini diwajibkan untuk tidak merusak kode Rust
Ini memberi rasa aman bahwa pengembang boleh berinvestasi pada driver berbasis Rust
Aturannya tetap sama, dan kode yang merusak build Rust tidak boleh dikirim ke Linus
Artinya, sekalipun maintainer merusak kode Rust internal, itu bukan pelanggaran aturan
Saya penasaran apakah arsitektur yang tidak didukung Rust sekarang akan ditinggalkan
Bagian inti kernel tetap harus ditulis dalam C
Disebutkan bahwa judul artikel diubah menjadi “The (successful) end of the kernel Rust experiment”
karena masukan komunitas bahwa judul aslinya terlalu berlebihan
Menurut panduan Hacker News
“ubah judul asli hanya jika menyesatkan”
karena eksperimen yang gagal tidak akan berakhir
Menanggapi pertanyaan “Apakah ini hal besar?”
Jika driver kernel Linux memang bergerak ke Rust, saya penasaran apakah keluarga BSD seperti FreeBSD juga akan mengalami oksidasi (oxidation) yang sama
atau justru akan ada perlawanan dan perpecahan
Ada yang menyambut baik upaya baru
Menurut saya, Rust layak dipelajari karena keamanan memori dan daya ekspresinya
Saya penasaran bagian mana dari kernel saat ini yang ditulis dalam Rust
Lihat artikel Phoronix
Saya penasaran seberapa banyak unsafe yang ada di kode Rust kernel
Dulu banyak keluhan bahwa unsafe terlalu merepotkan
Pengembang driver hampir tidak perlu menulis unsafe
Sebagian besar kode ditulis dalam Rust yang aman
Misalnya pwm_th1520.rs hanya berisi satu baris unsafe untuk mendukung
SenddanSync