1 poin oleh GN⁺ 2025-12-16 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Unscii adalah sekumpulan font Unicode bitmap berbasis font sistem klasik, dengan bentuk yang cocok baik untuk character cell art maupun lingkungan terminal dan pemrograman
  • Versi utamanya adalah unscii-8 (8×8 piksel) dan unscii-16 (8×16 piksel), termasuk varian ‘full’ dengan gaya alternatif serta glif yang hilang telah dilengkapi
  • Unscii 2.0 dirilis dengan mencerminkan penambahan karakter ‘legacy computing’ di Unicode 13.0, disertai perbaikan kesalahan, peningkatan keterbacaan, dan penambahan karakter baru
  • Mewujudkan bentuk yang netral dan konsisten dengan meneliti ciri visual font sistem klasik seperti Amiga, Commodore 64, dan IBM PC
  • Berperan penting sebagai alat yang menjembatani seni karakter legacy dan lingkungan Unicode modern, terutama untuk reproduksi ASCII art dan grafis terminal

Ikhtisar Unscii

  • Unscii adalah sekumpulan font Unicode bitmap berbasis font sistem klasik
    • Cocok untuk character cell art dan juga dapat digunakan di lingkungan terminal maupun pemrograman
  • Dua varian utama: unscii-8 (8×8 piksel) dan unscii-16 (8×16 piksel)
    • unscii-8 memiliki beberapa gaya alternatif
    • unscii-16-full mencakup glif yang hilang dari Fixedsys Excelsior dan GNU Unifont
    • unscii-16-full berlisensi GPL, sedangkan varian lainnya berada di domain publik
  • Pembuatnya adalah Viznut

Unscii 2.0

  • Unicode 13.0 (2020-03-10) menambahkan 214 karakter grafis untuk ‘legacy computing’
    • Termasuk karakter yang sebelumnya hilang seperti PETSCII serta Teletext/Videotex
    • Karakter yang sudah ada di Unscii 1.x kini memperoleh pemetaan Unicode resmi
  • Unscii 2.0 hadir terutama untuk mencerminkan pemetaan ini
  • Selain itu juga dilakukan perbaikan kesalahan, peningkatan keterbacaan, dan penambahan karakter baru pada sebagian karakter
  • Disediakan gambar uji untuk karakter yang saat ini tersedia di Unicode

Contoh (EXAMPLES)

  • Seni ANSI Amiga: Divine Stylers karya Hellbeard, dirender dengan unscii-16
  • Seni ANSI PC: Ansi Love karya Rad Man, dirender dengan unscii-16
  • Gambar PETSCII Commodore 64: I Has Floppy karya Redcrab, The First Ball karya Dr.TerrorZ, Gary karya Mermaid
  • Paket kode sumber menyertakan konverter bitmap→Unscii
    • Juga tersedia contoh konversi unscii-8 yang memakai palet xterm 256 warna

Unduhan (DOWNLOADS)

  • Format bitmap yang tersedia ada dua: HEX dan PCF
    • HEX menggunakan format hexdump sederhana yang sama seperti proyek Unifont
    • TTF, OTF, WOFF adalah versi yang telah divektorkan
  • Versi PCF tidak menyertakan karakter di atas U+FFFF
    • Namun karakter grafis baru disediakan di rentang PUA (Private Use Area)
    • Informasi pemetaannya disertakan dalam berkas <uns2uni.tr>

Latar belakang (BACKSTORY)

  • Unicode memang memiliki karakter pseudographic, tetapi hampir tidak pernah digunakan dalam seni ANSI
    • Di MUD dan lingkungan serupa, yang dipakai biasanya hanya karakter blok dari MS-DOS code page 437
  • Penyebabnya adalah implementasi karakter grafis non-CP437 pada font Unicode yang ada masih tidak lengkap
    • Unicode Consortium kurang memberi perhatian pada implementasi pseudographic
    • Muncul lingkaran setan: “tanpa font tidak ada art, dan tanpa art tidak ada font”
  • Untuk mengatasinya, Unscii dikembangkan sebagai font Unicode yang kompatibel dengan art

Dasar desain

  • Font sistem 8×8 dibagi menjadi tipe 1 piksel dan 2 piksel berdasarkan ketebalan garis
    • Unscii mengadopsi tipe 2 piksel, karena kemiripannya antar sistem klasik lebih tinggi sehingga lebih mudah membentuk wujud netral
  • Sistem yang menjadi dasar visual versi 8×8:
    • Amiga (Topaz-8), Amstrad CPC, Atari 8-bit/Arcade/32-bit, BBC Micro, Commodore 64, IBM PC (CGA/VGA 80×50)
  • Versi 8×16 merupakan pengembangan dari 8×8 berdasarkan prinsip konversi
    • Font rujukan: Windows Fixedsys, IBM PC VGA, X Window 8x13/9x15, Macintosh Monaco, Digital VT420, DejaVu Sans Mono, Lucida Console, Inconsolata
  • Bentuk netral diprioritaskan, tetapi disesuaikan bila konektivitas art atau keterbacaan membutuhkannya
    • Contoh: /\\XY menjaga konektivitas ASCII art, serif pada iIl dibuat lebih panjang
  • Glif 8×16 yang belum didefinisikan diganti dengan versi 8×8 yang tingginya dilipatgandakan

Varian tambahan dan pemetaan karakter

  • Dengan meneliti font game dan font bergaris tipis, dibuat unscii-8-thin, unscii-8-mcr, dan unscii-8-fantasy
  • Ratusan karakter yang tidak ada di Unicode dipetakan ke area PUA
    • U+E080..E0FF: mosaik blok Teletext/Videotex
    • U+E100.. : PETSCII, mosaik halus Videotex, shading tambahan, sudut membulat, dan lain-lain
    • U+E800.. : garis silang, diagonal, pola non-linear, dan bentuk berguna lain yang tidak lazim
    • U+EC00.. : bitmap berorientasi game dan karakter khusus lainnya
  • Setelah Unicode 13.0, sebagian karakter telah masuk ke Unicode resmi, tetapi pemetaan PUA tetap dipertahankan demi kompatibilitas

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.