31 poin oleh GN⁺ 2025-12-19 | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Di lingkungan pengembangan berbantuan AI, semakin banyak kasus engineer yang belum berpengalaman mengirimkan PR besar yang belum tervalidasi
  • Tugas inti developer bukan sekadar menulis kode, melainkan menyediakan kode yang terbukti berfungsi
  • Untuk itu, dua tahap yaitu pengujian manual dan pengujian otomatis wajib dilakukan
  • Coding agent juga harus dikonfigurasi agar memverifikasi sendiri perubahan yang dibuatnya
  • Pada akhirnya, tanggung jawab ada pada developer manusia, dan hanya kode yang disertai bukti verifikasi yang benar-benar bernilai

Masalah mengirimkan kode yang belum tervalidasi

  • Disebutkan adanya kasus engineer junior yang memanfaatkan alat LLM lalu mengirimkan PR besar yang belum diuji dan bergantung pada code review
    • Ini dinilai tidak sopan, tidak efisien, dan merupakan bentuk pengabaian tanggung jawab sebagai developer
  • Peran software engineer bukan sekadar menghasilkan kode, tetapi menyediakan kode yang terbukti berfungsi
    • Kode yang belum tervalidasi dianggap sebagai tindakan memindahkan beban ke reviewer

Dua tahap untuk membuktikan bahwa kode berfungsi

  • Tahap pertama adalah pengujian manual, yaitu harus memeriksa sendiri bahwa kode benar-benar bekerja dengan semestinya
    • Perlu melalui proses menyiapkan sistem ke kondisi awal, menerapkan perubahan, lalu memverifikasi hasilnya
    • Perintah terminal dan hasil output dapat dilampirkan pada komentar code review atau dibuktikan dengan video rekaman layar
    • Setelah dipastikan berjalan normal, perlu menelusuri masalah lewat pengujian edge case
  • Tahap kedua adalah pengujian otomatis, yang ditekankan sebagai prosedur wajib berkat kemajuan alat LLM
    • Pengujian otomatis harus disertakan bersama perubahan, dan jika implementasinya dibalik maka pengujian harus gagal
    • Penulisan pengujian mengikuti prosedur yang sama dengan pengujian manual, dan kemampuan integrasi test harness sangat penting
    • Menganggap pengujian otomatis saja sudah cukup lalu melewatkan pengujian manual disebut sebagai pendekatan yang keliru

Peran dan verifikasi coding agent

  • Arus utama di ranah LLM pada 2025 adalah pertumbuhan pesat coding agent, dengan Claude Code dan Codex CLI sebagai contoh representatif
    • Mereka dapat menjalankan kode dan memperbaiki masalah sendiri
  • Coding agent juga harus membuktikan perubahannya sendiri, serta melakukan pengujian manual dan otomatis
    • Untuk alat CLI, agent dapat dilatih agar mengeksekusinya langsung, atau diotomatisasi dengan sistem seperti CLIRunner dari Click
    • Untuk perubahan CSS, hasilnya dapat diperiksa dengan mengatur pengambilan screenshot
  • Jika proyek sudah memiliki pengujian yang ada, agent akan memperluasnya atau menggunakan ulang polanya
    • Struktur dan kualitas kode pengujian secara langsung memengaruhi kualitas pengujian yang dihasilkan agent
    • Sense estetika terhadap kode pengujian disebut sebagai kemampuan inti yang membedakan engineer senior

Tanggung jawab manusia dan nilai kode

  • Komputer tidak bisa dimintai tanggung jawab, dan manusialah yang harus mengambil peran itu
    • Fakta bahwa LLM dapat menghasilkan patch besar bukan lagi hal yang bernilai
  • Nilai yang sesungguhnya ada pada penyediaan kode yang terbukti berfungsi
    • Saat mengirim PR, wajib menyertakan bukti bahwa kode benar-benar bekerja dengan benar

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.