- Di lingkungan pengembangan berbantuan AI, semakin banyak kasus engineer yang belum berpengalaman mengirimkan PR besar yang belum tervalidasi
- Tugas inti developer bukan sekadar menulis kode, melainkan menyediakan kode yang terbukti berfungsi
- Untuk itu, dua tahap yaitu pengujian manual dan pengujian otomatis wajib dilakukan
- Coding agent juga harus dikonfigurasi agar memverifikasi sendiri perubahan yang dibuatnya
- Pada akhirnya, tanggung jawab ada pada developer manusia, dan hanya kode yang disertai bukti verifikasi yang benar-benar bernilai
Masalah mengirimkan kode yang belum tervalidasi
- Disebutkan adanya kasus engineer junior yang memanfaatkan alat LLM lalu mengirimkan PR besar yang belum diuji dan bergantung pada code review
- Ini dinilai tidak sopan, tidak efisien, dan merupakan bentuk pengabaian tanggung jawab sebagai developer
- Peran software engineer bukan sekadar menghasilkan kode, tetapi menyediakan kode yang terbukti berfungsi
- Kode yang belum tervalidasi dianggap sebagai tindakan memindahkan beban ke reviewer
Dua tahap untuk membuktikan bahwa kode berfungsi
- Tahap pertama adalah pengujian manual, yaitu harus memeriksa sendiri bahwa kode benar-benar bekerja dengan semestinya
- Perlu melalui proses menyiapkan sistem ke kondisi awal, menerapkan perubahan, lalu memverifikasi hasilnya
- Perintah terminal dan hasil output dapat dilampirkan pada komentar code review atau dibuktikan dengan video rekaman layar
- Setelah dipastikan berjalan normal, perlu menelusuri masalah lewat pengujian edge case
- Tahap kedua adalah pengujian otomatis, yang ditekankan sebagai prosedur wajib berkat kemajuan alat LLM
- Pengujian otomatis harus disertakan bersama perubahan, dan jika implementasinya dibalik maka pengujian harus gagal
- Penulisan pengujian mengikuti prosedur yang sama dengan pengujian manual, dan kemampuan integrasi test harness sangat penting
- Menganggap pengujian otomatis saja sudah cukup lalu melewatkan pengujian manual disebut sebagai pendekatan yang keliru
Peran dan verifikasi coding agent
- Arus utama di ranah LLM pada 2025 adalah pertumbuhan pesat coding agent, dengan Claude Code dan Codex CLI sebagai contoh representatif
- Mereka dapat menjalankan kode dan memperbaiki masalah sendiri
- Coding agent juga harus membuktikan perubahannya sendiri, serta melakukan pengujian manual dan otomatis
- Untuk alat CLI, agent dapat dilatih agar mengeksekusinya langsung, atau diotomatisasi dengan sistem seperti CLIRunner dari Click
- Untuk perubahan CSS, hasilnya dapat diperiksa dengan mengatur pengambilan screenshot
- Jika proyek sudah memiliki pengujian yang ada, agent akan memperluasnya atau menggunakan ulang polanya
- Struktur dan kualitas kode pengujian secara langsung memengaruhi kualitas pengujian yang dihasilkan agent
- Sense estetika terhadap kode pengujian disebut sebagai kemampuan inti yang membedakan engineer senior
Tanggung jawab manusia dan nilai kode
- Komputer tidak bisa dimintai tanggung jawab, dan manusialah yang harus mengambil peran itu
- Fakta bahwa LLM dapat menghasilkan patch besar bukan lagi hal yang bernilai
- Nilai yang sesungguhnya ada pada penyediaan kode yang terbukti berfungsi
- Saat mengirim PR, wajib menyertakan bukti bahwa kode benar-benar bekerja dengan benar
Belum ada komentar.