Tips penggunaan praktis yang dibagikan pencipta Claude Code
(x.com/bcherny)1. Maksimalkan pekerjaan paralel
- Menjalankan 3~5 git worktree secara bersamaan dan mengoperasikan sesi Claude terpisah secara paralel adalah tips peningkat produktivitas terbaik di internal tim Claude Code
- Sebagian orang lebih menyukai metode git checkout, tetapi mayoritas anggota tim Claude Code lebih memilih worktree
- Ada juga yang menamai tiap worktree dan menyiapkan shell alias (za, zb, zc) agar bisa berpindah hanya dengan satu ketukan tombol
- Beberapa anggota tim juga mengoperasikan worktree "analysis" terpisah khusus untuk memeriksa log dan menjalankan BigQuery
2. Untuk tugas kompleks, selalu mulai dengan Plan Mode
- Tugas yang kompleks dimulai dengan plan mode, lalu energi difokuskan pada penyusunan rencana agar Claude bisa menyelesaikan implementasi sekaligus
- Jika satu Claude menulis rencana, mereka juga memakai Claude kedua untuk meninjaunya sebagai staf engineer
- Saat pekerjaan mulai melenceng, yang penting adalah segera kembali ke plan mode dan menyusun ulang rencana, bukan memaksakan lanjut
- Pada tahap verifikasi pun, efektif untuk secara eksplisit meminta masuk ke plan mode
3. Terus berinvestasi pada CLAUDE.md
- Setiap kali melakukan perbaikan, mereka memberi instruksi seperti "perbarui CLAUDE.md agar kesalahan yang sama tidak terulang"
- Claude punya karakteristik sangat baik dalam mendokumentasikan aturan yang harus ia patuhi
- Seiring waktu, CLAUDE.md terus diperbarui, dan proses ini diulang sampai tingkat kesalahan Claude berkurang secara terukur
- Seorang engineer memelihara direktori notes untuk semua tugas/proyek dan meminta Claude memperbaruinya di setiap PR, lalu membuat CLAUDE.md merujuk ke sana
4. Buat Skill sendiri dan commit ke git
Tips dari tim Claude Code:
- Jika ada tugas yang berulang lebih dari sekali sehari, jadikan Skill atau Slash Command
- Membuat slash command /techdebt untuk menemukan dan menghapus kode duplikat saat sesi berakhir
- Menyiapkan sekumpulan slash command untuk menyinkronkan Slack, GDrive, Asana, GitHub selama 7 hari menjadi satu dump konteks
- Membuat agen bergaya analytics-engineer untuk menulis model dbt, melakukan code review, dan menguji environment dev
- Pelajari lebih lanjut: Extend Claude with skills
5. Serahkan perbaikan bug kepada Claude
- Aktifkan Slack MCP, tempel thread bug Slack ke Claude, lalu cukup ketik "fix" agar perbaikan bisa dilakukan tanpa berpindah konteks
- Atau cukup beri instruksi "Go fix the failing CI tests" dan biarkan Claude menentukan caranya
- Kirim docker logs ke Claude untuk troubleshooting sistem terdistribusi — kemampuannya mengejutkan
6. Naikkan level prompt
- Beri instruksi seperti "review perubahan ini dengan ketat, dan jangan buat PR sampai aku lolos pengujian" untuk memakai Claude sebagai reviewer
- Katakan "buktikan kalau ini benar-benar bekerja" sambil meminta Claude melakukan diff perbedaan perilaku antara branch main dan branch feature
- Jika hasil perbaikannya biasa saja, instruksikan: "berdasarkan semua yang sudah kamu pelajari sejauh ini, buang ini dan implementasikan solusi yang elegan"
- Kunci peningkatan kualitas output adalah menulis spesifikasi yang detail dan menghilangkan ambiguitas sebelum pekerjaan diserahkan
7. Terminal dan pengaturan environment
- Tim Claude Code lebih menyukai terminal Ghostty
- Keunggulannya mencakup rendering sinkron, 24-bit color, dan dukungan Unicode yang baik
- Kustomisasi status bar dengan /statusline agar penggunaan konteks dan branch git saat ini selalu terlihat
- Beri kode warna dan nama pada tab terminal, lalu gunakan tmux — satu tab untuk tiap tugas/worktree
- Disarankan memanfaatkan voice dictation
- Berbicara bisa 3 kali lebih cepat daripada mengetik, dan prompt jadi jauh lebih detail
- Di macOS, aktifkan dengan menekan tombol fn dua kali
- Tips tambahan: Optimize your terminal setup
8. Manfaatkan subagent
- Jika ingin Claude mengalokasikan lebih banyak komputasi, tambahkan "use subagents" pada permintaan
- Delegasikan tugas-tugas individual ke subagent agar context window agen utama tetap rapi dan fokus
- Menyiapkan hook yang merutekan permintaan izin ke Opus 4.5 — setelah pemindaian serangan, permintaan yang aman disetujui otomatis
9. Gunakan Claude untuk pekerjaan data dan analitik
- Minta Claude Code menggunakan CLI "bq" untuk mengambil metrik secara langsung dan menganalisisnya
- Check-in BigQuery skill ke codebase agar seluruh tim bisa menjalankan kueri analitik langsung dari Claude Code
- Sudah lebih dari 6 bulan tidak menulis SQL secara langsung
- Pendekatan yang sama bisa diterapkan ke semua database yang memiliki CLI, MCP, atau API
10. Belajar dengan bantuan Claude
- Di /config, aktifkan gaya output "Explanatory" atau "Learning" agar Claude menjelaskan alasan (why) di balik perubahan
- Minta Claude membuat presentasi HTML visual untuk menjelaskan kode yang belum familiar — hasil slide-nya sangat bagus
- Untuk memahami protokol baru dan codebase, minta Claude menggambarkannya dengan diagram ASCII
- Bangun skill spaced-repetition
- Saat pengguna menjelaskan apa yang sudah dipahami, Claude akan mengajukan pertanyaan lanjutan untuk menutup celah pemahaman dan menyimpan hasilnya
1 komentar
Cara Boris Cherny, kreator Claude Code, menggunakan Claude Code