Workflow Coding LLM Saya Menyambut 2026 (Addy Osmani)
(addyosmani.com)Workflow pemanfaatan LLM yang dirangkum oleh Addy Osmani, mantan engineer tim Google Chrome, berdasarkan 1 tahun pengalaman coding dengan AI.
Prinsip-prinsip inti:
- Mulai dari spesifikasi sebelum kode: tulis
spec.mdlebih dulu bersama LLM, tetapkan kebutuhan, arsitektur, dan strategi pengujian sebelum mulai coding. Ia menyebutnya sebagai "waterfall 15 menit" - Iterasi dalam unit kecil: jangan meminta hasil besar sekaligus; pecah pekerjaan per fitur/fungsi/bug. Jika memberi bongkahan besar, hasilnya bisa terasa seperti "dibuat oleh 10 orang yang tidak pernah saling berbicara"
- Berikan konteks yang memadai: sertakan kode terkait, dokumentasi API, dan batasan secara aktif. Gunakan alat seperti
gitingest,repo2txtuntuk memasukkan codebase ke LLM - Pemilihan model dan penggunaan paralel: jika satu model buntu, pindah ke model lain. Manfaatkan verifikasi silang, misalnya meminta Gemini meninjau kode yang ditulis Claude
- Manusia harus tetap di dalam loop: perlakukan LLM sebagai developer junior yang "penuh percaya diri tetapi sering salah". Tinjau dan uji semua kode yang dihasilkan, dan jangan commit kode yang tidak bisa Anda jelaskan
- Version control super-rinci: lakukan commit untuk setiap pekerjaan agar ada "save point". Jalankan beberapa sesi AI secara paralel dengan
git worktree - Tetapkan aturan dengan
CLAUDE.md/GEMINI.md: tulis style guide proyek, pola yang disukai, aturan lint, dan sebagainya dalam file untuk diberikan ke AI - Integrasi dengan CI/CD: tes otomatis dan linter menjadi quality gate bagi kode AI. Log kegagalan lalu dikirim kembali ke AI dalam loop umpan balik berulang
Poin-poin menarik untuk dicatat:
- Di Anthropic, sekitar 90% kode Claude Code ditulis oleh Claude Code itu sendiri
- AI memberi imbal hasil lebih besar pada best practice yang sudah ada. Kemampuan engineer senior (desain, pengelolaan kompleksitas, penilaian otomatisasi) paling efektif saat dipadukan dengan AI
- Alat AI memperkuat kemampuan, bukan menggantikannya. Mengandalkan AI tanpa fondasi bisa menjadi "versi efek Dunning-Kruger yang diberi steroid"
Belum ada komentar.