Pengumuman TypeScript 4.0
(devblogs.microsoft.com)- Dukungan Variadic* Tuple Type
→ Spread tipe generic dimungkinkan
→ Operator ... dapat muncul di tengah juga.
-
Dukungan Label pada Tuple
-
Penambahan operator &&=, ||=, ??=
-
Tipe pada catch dapat ditentukan sebagai unknown atau any
→ Jika menggunakan unknown, ini menegaskan bahwa sebelum diproses harus dilakukan pemeriksaan tipe dengan typeof/instanceof dan sebagainya
-
Saat menggunakan JSX, dapat dikustomisasi dengan jsxFragmentFactory
-
Inferensi tipe properti dari constructor dimungkinkan
-
Bahkan saat menggunakan opsi --noEmitOnError, hasil kompilasi sebelumnya di-cache untuk meningkatkan kecepatan build
-
-incrementaldan--noEmitdapat digunakan bersama
Peningkatan editor (Visual Studio Code)
-
Fitur konversi otomatis Optional Chaining & Nullish Coalescing
-
Dukungan
/** @deprecated */ -
Dukungan Partial Semantic Mode saat startup - menjalankan server ringan yang hanya diterapkan pada sebagian file kode yang sedang dibuka untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan saat memuat proyek besar
-
Fitur Auto-Import yang lebih cerdas
Breaking Changes
- Perubahan pada tipe terkait DOM di lib.d.ts
→ document.origin dihapus dan disarankan menggunakan self.origin
-
Jika meng-override getter/setter milik kelas induk, selalu ditandai sebagai error
-
Saat strictNullChecks aktif, operand dari delete harus berupa any, unknown, never, atau optional
- Variadic: berarti menerima jumlah argumen yang tidak tetap. Contoh: argumen pada printf
1 komentar
Tidak ada perubahan sebesar saat 3.0
→ Jadi kalau Anda belum pernah memakai TypeScript, sekaranglah waktu yang tepat! Sepertinya ada kalimat promosi seperti itu di bagian awal tulisan.
Dalam survei pengembang Stack Overflow juga, TypeScript berada di peringkat 2 bahasa yang disukai setelah Rust.