Martin Fowler menyampaikan presentasi selama 14 menit tentang pentingnya arsitektur perangkat lunak pada hari kedua konferensi OSCON 2015, dan ini adalah video yang telah diterjemahkan dengan subtitle. (subtitle bahasa Korea)
Martin Fowler membagikan isi diskusi emailnya dengan Ralph Johnson, salah satu anggota GoF, sambil mengkritik generalisasi berlebihan dari konsep [arsitektur perangkat lunak] yang selama ini lazim digunakan. Ia lalu menekankan bahwa dalam proyek perangkat lunak, kedalaman pengetahuan yang dibagikan para pengembang tentang proyek tersebut sangat penting, dan mengingat keputusan terkait arsitektur sulit diubah, hal terpenting dalam perancangan arsitektur adalah berbagai keputusan untuk nilai inti proyek.
Ia juga menyoroti satu hal lain, yaitu kecenderungan kualitas kode menjadi prioritas sekunder dalam proyek. Jika dipikir-pikir, ini memang wajar, karena dari sudut pandang pelanggan yang benar-benar membayar perangkat lunak tersebut, kualitas kode tidak mungkin terlihat. Martin Fowler mengatakan bahwa kualitas perangkat lunak terbagi menjadi kualitas eksternal (External Quality) dan kualitas internal (Internal Quality); cacat seperti UX atau bug yang terlihat oleh pengguna termasuk kualitas eksternal, sedangkan kualitas kode adalah kualitas internal yang tidak dapat dilihat pengguna. Arsitektur perangkat lunak berkaitan dengan kualitas internal, dan karena ini tidak terlihat secara langsung, dari sudut pandang pengguna wajar saja memilih yang lebih murah jika fungsinya sama. Namun, perangkat lunak dengan kualitas internal yang buruk akan menimbulkan biaya yang jauh lebih besar saat menambahkan fitur, melakukan perbaikan, atau pengembangan lanjutan. Sebaliknya, perangkat lunak dengan kualitas internal yang baik membuat source code menjadi platform, sehingga dalam jangka panjang penambahan fitur menjadi lebih mudah dan cepat. Martin Fowler menamai hal ini sebagai ‘hipotesis stamina desain’. Menurutnya, penambahan fitur secara berkelanjutan inilah alasan utama mengapa arsitektur perangkat lunak penting.
File PDF kolom yang muncul di tengah presentasi:
https://martinfowler.com/ieeeSoftware/whoNeedsArchitect.pdf
Artikel pada saat OSCON 2015:
4 komentar
Referensi - alasan mengapa perlu menulis ADR:
https://id.news.hada.io/topic?id=2665
Uncle Bob adalah Robert C. Martin
Begitukah? Kalau begitu, sepertinya saya yang salah paham.
Semangat ya