28 poin oleh xguru 21 hari lalu | Belum ada komentar. | Bagikan ke WhatsApp
  • Alat untuk developer yang secara otomatis membuat pengujian API dan integrasi dari traffic pengguna nyata
  • Berjalan dengan keploy record tanpa modifikasi kode, lalu menangkap traffic di level jaringan dengan eBPF untuk membuat test dan Mock
  • Merekam panggilan API, kueri DB, event streaming, dan lain-lain lalu memutarnya ulang (Replay) sebagai test sehingga pengujian offline bisa dilakukan tanpa dependensi eksternal
    • Mendukung virtualisasi seluruh infrastruktur seperti endpoint HTTP serta DB (Postgres, MySQL, MongoDB), queue (Kafka, RabbitMQ), dan lainnya
  • Menghitung otomatis statement/branch coverage untuk developer, serta cakupan skema API terintegrasi untuk QA
  • AI membaca skema Swagger/OpenAPI untuk perluasan cakupan berbasis AI: mendeteksi field yang hilang, nilai batas, dan error tipe
  • Mendukung integrasi CI/CD (GitHub Actions, Jenkins, Kubernetes, dll.)
  • Termasuk fitur kolaborasi dan debugging seperti Mock Registry, Time Freezing, console viewer, dan lainnya
  • Tidak bergantung pada bahasa (berbasis eBPF) — mendukung semua runtime seperti Go, Java, Node.js, Python, Rust, dll.

Belum ada komentar.

Belum ada komentar.