31 poin oleh xguru 2020-09-14 | 4 komentar | Bagikan ke WhatsApp

Tulisan lanjutan dari seorang developer yang masuk Bloomberg pada 2018 dan dengan tekun merangkum hal-hal yang ia pelajari

"Bagaimana caranya agar bisa terus berkembang?"

  • Mari berkembang dengan memperluas bidang

→ kecepatan belajar menjadi lebih lambat

→ lihat siklus pengembangan produk/infrastruktur yang lebih luas daripada software development lifecycle (SDLC)

→ alih-alih hanya mendalami satu hal, bergerak lebih luas justru menuntun pada hal-hal mendalam lain yang perlu dipelajari

  • Tiga arah besar: belajar dari orang sekitar, mempelajari kebiasaan mental yang baik, memperoleh alat berpikir baru
  1. Pelajari apa yang dikerjakan orang-orang di sekitar

→ perlu memahami product manager, sales, dan analis

→ tujuan akhirnya bukan sekadar menulis kode, melainkan membangun bisnis yang menciptakan produk yang menghasilkan uang.

→ lakukan banyak meeting dengan berbagai orang dan pahami konteks pekerjaan mereka

  1. Pelajari kebiasaan mental yang baik

→ Thinking Well (cara berpikir): sedang mempelajari ilmu kognitif, Critical Thinking (berpikir kritis)

→ susun strategi agar setiap hari menjadi lebih efisien

  1. Peroleh alat baru untuk berpikir dan mental model

→ saat ada masalah, cari dan pelajari alat baru: baru-baru ini DDD (Domain Driven Design)

→ membaca Hacker News untuk membangun mental model

→ pelajari bahasa baru

Insight lain (hanya sebagian dipindahkan; silakan lihat tulisan aslinya.)

  • Lindungi slack (bukan nama produk Slack, tetapi kelonggaran)

→ salah satu hal yang menghasilkan produktivitas tinggi adalah "kecepatan yang lambat"

→ ketika ada kelonggaran, muncul kesempatan untuk bereksperimen, belajar, dan berpikir

  • Bertanyalah

→ orang sering tidak pandai bertanya. Mereka takut terlihat bodoh, atau justru membicarakan hal lain agar tidak tampak bodoh

→ sebelum menemukan jawabannya, kita tidak bisa menilai pertanyaan itu bodoh atau tidak

→ pertanyaan meta favorit: "Bagaimana Anda mengetahui hal itu (X)?"

setelah menanyakan sesuatu lalu bertanya bagaimana mereka mengetahuinya, dari jawaban itu saya bisa secara alami memahami apa yang perlu saya lakukan berikutnya

  • Force multipliers: hal-hal yang memperbesar dampak (orang atau sesuatu)

"Force adalah yang memberi Jedi kekuatannya. Ini adalah medan energi yang diciptakan oleh semua makhluk hidup, mengelilingi kita dan menembus kita. Ia mengikat galaksi menjadi satu. - Obi-Wan Kenobi"

→ "Dalam satu sprint saya tidak banyak menulis kode, tetapi saya mengoordinasikan perubahan, melakukan code review, testing, mengusulkan desain lain, dan pair programming. Itu adalah salah satu sprint tercepat tim kami"

→ mengetahui cara menjadi Force Multiplier tampaknya lebih berharga daripada menjadi developer 10x

→ salah satu Force Multiplier yang benar-benar baik adalah budaya tim

4 komentar

 
syous 2020-09-14

Maaf bertanya karena saya belum membaca tulisan aslinya,

pada bagian "hal yang perlu ditanyakan"

ada pertanyaan seperti, "Bagaimana Anda bisa mengetahui itu (X)?" kan. Bisakah Anda memberi beberapa contoh untuk "itu" di sini? Saya kurang paham bagian ini T_T

 
xguru 2020-09-14

Ah, di situ "itu (X)" merujuk pada tindakan menanyakan hal tersebut itu sendiri. Ketika penanya menanyakan A, maksudnya adalah menanyakan bagaimana pihak yang menjawab mengetahui jawaban tentang A tersebut. Bisa dibilang ini menanyakan jalur perolehan informasinya.

 
xguru 2020-09-14

Pertanyaan meta yang disebut di tengah, yaitu "Bagaimana Anda bisa mengetahui itu?", menurut saya benar-benar pertanyaan yang bagus.

Kalau kita tahu lewat jalur seperti apa orang itu sampai mengetahui hal ini, rasanya kita bisa belajar lebih banyak.

Setahun lalu saya pernah membagikan tulisan orang ini saat dia masuk ke Bloomberg dan merangkum tahun pertamanya. Ini adalah tulisan lanjutannya.

Di bagian akhir tulisan ini ada hal-hal yang ditulis ulang tentang poin-poin pada tulisan di atas (disebut sebagai Nuance). Coba baca sambil membandingkannya.

 
heycalmdown 2020-09-14

"Bagaimana Anda mengetahuinya?" juga merupakan alat yang penting saat melakukan wawancara sebagai pewawancara.